Nutrisi

Apa Saja Nutrisi yang Wajib Dikonsumsi untuk Bantu Cegah Gangguan Pernapasan pada Anak?

13-10-2020

Berikan Nutrisi Lengkap untuk Mencegah Gangguan Pernapasan pada Anak

Apa benar Si Buah Hati yang berusia Toddler itu rentan terkena infeksi gangguan pernapasan pada anak? Mari kita simak Penelitian Pengembangan Departemen Kesehatan RI di tahun 2013, Bunda. Menurut hasil studi ini, faktanya sebanyak 41,9% balita di Indonesia masih sering terkena infeksi saluran pernapasan. Penyebab angka risiko gangguan pernapasan cukup tinggi pada usia Toddler adalah daya tahan tubuh mereka terhadap virus yang menyebabkan infeksi masih belum berkembang dengan baik.

 

Biasanya, ketika Si Buah Hati mengalami masalah gangguan pernapasan pada anak, ia menjadi rewel, menolak makan, dan tidak punya energi untuk bereksplorasi. Nah, supaya hal ini tidak terjadi, tentunya Bunda perlu memberikan perlindungan ekstra terhadap kesehatannya. Salah satunya dengan memberikan asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Apa saja nutrisi yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan melindungi kesehatan pernapasan Si Buah Hati? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

 

1. Vitamin D

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Universitas Colorado Anschutz Medical Campus, vitamin D mampu mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan akut. Hasil riset ini juga menunjukkan, Vitamin D meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi gangguan pernapasan. Vitamin D sebenarnya bisa diproduksi sendiri oleh tubuh. Selama Si Buah Hati rajin beraktivitas di bawah sinar matahari, maka kebutuhan vitamin D-nya dapat tercukupi. Namun makanan seperti ikan salmon, tuna, sarden, dan kuning telur juga memberikan tambahan asupan vitamin D.
 

2. Vitamin C

Vitamin yang satu ini memang sudah dikenal bermanfaat untuk daya tahan tubuh. Sebuah penelitian di Korea Selatan juga menemukan hubungan antara konsumsi vitamin C dengan turunnya risiko gangguan pernapasan. Bunda bisa memberikan buah jeruk, mangga, nanas, stroberi, dan kiwi kepada Si Buah Hati untuk memenuhi asupan nutrisi vitamin C. Sayuran seperti brokoli, bayam, dan kembang kol juga kaya akan vitamin yang satu ini.
 

3. Vitamin E

Selain vitamin C dan D, beberapa penelitian juga menunjukkan adanya manfaat positif mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin E dengan kesehatan anak, terutama untuk alat pernapasannya, seperti paru-paru. Salah satu penelitian dari Universitas Nottingham, mempelajari bagaimana vitamin E dapat menjaga kesehatan paru-paru dari polusi yang bisa mengganggu pernapasan. Adapun makanan yang menjadi sumber vitamin E antara lain: sayuran hijau seperti brokoli dan bayam, kacang-kacangan, serta makanan laut seperti ikan salmon dan udang.

 

Setelah mengetahui apa saja nutrisi penting yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta mencegah gangguan pernapasan pada anak, pastikan nutrisi ini tersaji dalam makanan Si Buah Hati sehari-hari, ya, Bunda Bantu penuhi nutrisi anak usia Toddler dengan susu pertumbuhan.

9 dari 10 Ibu berpendapat, DANCOW 1+ Nutritods bantu anak terlihat aktif*.

DANCOW 1+ Nutritods #ToddlerExpert adalah susu pertumbuhan yang diformulasi untuk anak Indonesia usia toddler 1-3 tahun, dengan kandungan 0 gram sukrosa, lebih banyak laktosa  dibandingkan dengan formula sebelumnya, tinggi kalsium & protein, minyak ikan, omega 3 & 6, serat pangan inulin, dan mikronutrien lainnya serta Lactobacillus rhamnosus.