Dancow Parenting Center

Home / Simak 6 Cara Mengatasi Anak Terlambat Bicara Berikut Ini

Si Kecil Terlambat Bicara? Simak Tips Ini

Oct 02, 2015

Simak 6 Cara Mengatasi Anak Terlambat Bicara Berikut Ini

Share Article ini

Banyak Bunda yang resah waktu si Kecil mengalami keterlambatan bicara saat umurnya masuk dua tahun atau di atas dua tahun. Maksud dari anak terlambat bicara atau keterlambatan bicara ini adalah si Kecil hanya mampu mengucapkan satu dua patah kata atau tidak bisa berbicara sama sekali.

Biasanya anak usia 1,5 tahun sudah bisa mengucapkan minimal empat sampai lima kata secara konsisten seperti ayah, bunda, minum, makan, ini, itu, iya, dan tidak. Memasuki usia dua tahun, kemampuannya berbicara akan tambah dengan merangkai kata yang lebih sederhana.

Sebenarnya Bunda tidak perlu resah bila si Kecil baru bisa melafalkan beberapa kata saja. Karena kemampuan bahasa seorang anak berbeda-beda antara satu dengan lainnya.

Namun bila si Kecil memang telat berbicara, Bunda perlu memperhatikan cara komunikasi si Kecil dengan orang di sekitarnya. Terutama dengan Bunda dan sang Ayah. Sebab tanpa Bunda sadari, cara komunikasi dengan si Kecil akan berpengaruh dengan perkembangan otaknya.

Bunda perlu juga memperhatikan apakah si Kecil terlalu sering menonton televisi. Bila iya, sebaiknya durasi kegiatan itu dikurangi. Karena televisi menyebabkan si Kecil lebih suka mendengar dan mencerna daripada mengucapkan sesuatu.

Untuk mendorong kemampuan bicara si Kecil, Bunda perlu melakukan sejumlah stimulasi sebagai cara mengatasi anak terlambat bicara. Misalnya stimulasi seperti yang ada di bawah ini:

1. Sering Ngobrol dengan Si Kecil

Bunda bisa meningkatkan intensitas percakapan dengan si Kecil. Ajaklah si Kecil ngobrol sebanyak-banyaknya sehingga bisa menyerap kosakata. Bisa jadi keterlambatan bicara pada si Kecil dikarenakan keterbatasan kosakata sehingga sulit baginya untuk berekspresi. Pertanyaan seperti “Adek sedang apa?” akan membuatnya berpikir untuk merangkai kata ketimbang pertanyaan dengan jawaban “ya” atau “tidak”.

Saat berkomunikasi, gunakan suara yang lemah lembut dan kata-kata yang jelas. Jangan pernah mengeluarkan kata-kata yang tidak layak didengar si Kecil.

2. Pilih Kalimat Sederhana

Saat berbicara dengan si Kecil, pastikan Bunda mengunakan kalimat sederhana yang mudah dimengerti. Jangan mengunakan istilah aneh atau bahasa asing karena akan membuatnya tambah bingung. Lebih baik lagi kalau menjelaskan sesuatu dengan lebih diskriptif sehingga kosakatanya makin banyak. Bila si Kecil bicara dengan cadel, tanggapi ucapannya dengan bahasa yang benar dan jangan ikut-ikutan bicara dengan bahasa yang cadel. Ini akan mengajarkan si Kecil untuk bicara dengan kata yang benar.

3. Menyanyikan atau Memperdengarkan Lagu Anak

Suara musik dan alunan lagu bisa jadi stimuli si Kecil untuk bernyanyi mengikuti irama dan secara tidak sengaja melatihnya berbicara. Bunda dapat bernyanyi bersama atau memperdengarkan lagu anak-anak melalui Youtube atau DVD edukatif.

4. Membacakan Buku Cerita Bergambar

Bunda bisa mengunakan fasilitas buku cerita bergambar untuk menarik perhatian si Kecil. Bacakan buku dengan suara keras dan tunjukkan gambar-gambar di buku untuk menambah kosakatanya. Ulangi kata-kata baru untuk diikuti si Kecil. Misalnya kata “nyamuk”, biasanya si Kecil akan mengucapkan dengan “amuk”. Bersabarlah dengan terus mengulangi kata tadi hingga sempurna. Jangan marahi si Kecil bila belum berhasil mengulang atau mengingat kata tersebut.

5. Bermain Bersama Teman Sebaya

Membatasi ruang gerak si Kecil hanya di rumah dan bergaul dengan orang yang itu-itu saja biasanya menjadi faktor yang memungkinkan anak terlambat bicara. Ada baiknya, Bunda sesekali membawa si Kecil ke taman untuk bermain dengan teman sebaya. Ini akan merangsang dia untuk belajar cara berbicara yang baik karena terpacu saat melihat temannya bisa bicara. Selain bermain di taman, Bunda juga bisa mendaftarkan si Kecil di tempat pendidikan anak usia dini (PAUD).

6. Lewat Game atau Permainan

Cara mengajari anak bicara yang juga tak kalah menarik dan menyenangkan adalah menstimuli kemampuannya berkomunikasi dengangame atau permainan yang bisa di-download melalui tablet maupun smartphone. Lewat beberapa aplikasi permainan khusus balita, si Kecil bisa belajar menambah kosakata dan mempermudahnya belajar bicara.

Seperti mengunggah DANCOW Stimulearn Apps secara gratis di telepon pintar Bunda. Satu fitur dalam aplikasi itu mengajarkan si Kecil untuk mampu berbahasa dengan baik sesuai dengan usianya. Dengan mengunakan aplikasi tersebut, si Kecil bisa belajar menyanyikan lagu-lagu sederhana atau kembali membaca ceritanya sendiri sementara Bunda bisa merekam suaranya.

DANCOW Lindungi Si Kecil dan Dukung Cinta Bunda agar Ia Berani Bereksplorasi #DANCOWLindungi.