Dancow Parenting Center

Home / Mainan Edukasi Game Asah Otak untuk Anak

Permainan Asah Otak untuk Si Kecil

Nov 13, 2015

Mainan Edukasi Game Asah Otak untuk Anak

Share Article ini

Pembentukan kecerdasan si Kecil sejak usia dini merupakan hal penting yang harus dilakukan setiap orangtua. Dalam praktek keseharian, Bunda bisa merangsang kecerdasan dengan selalu memberikan stimulus pada semua sistem indera si Kecil. Seperti pendengaran, penglihatan, perabaan, pembauan, dan pengecapan. Memberikan sentuhan gerak kasar dan halus pada kaki, tangan, jari-jari, serta mengajak berkomunikasi si Kecil juga akan memicu perkembangan kecerdasan otaknya.

Menurut situs Ikatan Dokter Anak Indonesia, hingga si Kecil berumur 3 tahun, jumlah sel-sel otak bertambah dengan cepat mencapai miliaran sel. Tetapi belum ada hubungan antar sel-sel tersebut. Dan semakin bervariasi rangsangan yang diterima, maka bertambah kompleks pula hubungan antar sel-sel otak. Sementara semakin sering dan teratur rangsangan diterima, akan bertambah kuat hjuga ubungan antar sel-sel otak tersebut.

"Dengan bertambah kompleks dan kuat hubungan antar sel-sel otak, maka semakin tinggi dan bervariasi kecerdasan anak di kemudian hari," tulis *situs Ikatan Dokter Anak Indonesia. "Dan bila dikembangkan terus-menerus, anak akan mempunyai banyak variasi kecerdasan (multiple intelligences)."

Proses penumbuhan kecerdasan bisa Bunda lakukan dengan mengajak si Kecil bermain dan bereksplorasi seru. Sebab kala bermain dan bereksplorasi seru, Si Kecil pun tengah belajar mengenal dunianya. Pada tahapan ini, Bunda bisa mengoptimalkan keterlibatan dalam permainan si Kecil. Juga dapat belajar mengenai kecenderungan dan kemampuan si Kecil pada setiap tahap perkembangannya saat bermain.

Mengutip *Balai Pengembangan Pendidikan Usia Dini, Non-Formal dan Informal Regional IV Banjarbaru, dan buku 57 Permainan Kreatif untuk Mencerdaskan Anak, ada sejumlah permainan asah otak yang mampu meningkatkan kemampuan si Kecil. Yakni:

Kemampuan memecahkan masalah

Jenis mainan edukasi yang bisa mengasah kemampuan si Kecil memecahkan masalah, di antaranya, permainan blok. Misalnya, Ayah dan Bunda membuat sebuah pola dengan menggunakan blok. Menyusun dua blok ke atas, tiga blok ke samping, dan seterusnya. Mintalah si Kecil untuk meniru bentuk pola yang dibuat Ayah dan Bunda. Setelah itu, minta si Kecil untuk membuat pola bloknya sendiri.

Permainan lainnya, mencocokkan gambar. Buatlah gambar bentuk atau hewan pada sejumlah kartu, buatlah gambar yang sama untuk masing-masing. Mulailah dengan membuat tiga atau empat pasang gambar. Baliklah bagian kartu yang bergambar. Buka salah satu kartu, tunjukkan pada si Kecil, kemudian mintalah dia untuk menyebutkan gambar apa yang ada di kartu tersebut. Katakan pada si Kecil bahwa Ayah atau Bunda akan mencari kartu dengan gampar yang sama. Lakukan hal yang sama pada kartu lainnya. Kemudian, minta si Kecil untuk melakukan hal yang sama yaitu menemukan pasangan untuk masing-masing gambar.

Kemampuan berpikir

Kemampuan berpikir si Kecil bisa diasah dengan bermain puzzle. Permainan ini melibatkan nalar dan kontrol otot si Kecil, yang akan menantang perkembangan otaknya. Puzzle juga bisa merangsang kecerdasan visual-spasial si Kecil.

Ayah dan Bunda bisa membuat permainan puzzle kertas sendiri, yang bisa dimainkan bersama si Kecil saat berusia 2 tahun ke atas. Potonglah kertas berwarna dengan berbagai bentuk, misalnya lingkaran, persegi, trapesium, persegi panjang, dan lain-lain. Tempelkan bentuk-bentuk itu pada sebuah papan atau kertas berukuran besar. Kemudian, sisihkan bentuk-bentuk yang sama, tetapi tidak ditempelkan. Mintalah si Kecil untuk mencocokkan bentuk pada papan tempel dengan kertas bentuk sama yang telah disisihkan.

Kemampuan berkonsentrasi

Permainan yang bisa melatih kemampuan konsentrasi si Kecil, di antaranya, permainan menyusun. Siapkan balok-balok atau alat permainan lain yang bisa disusun. Mintalah si Kecil untuk menyusun setinggi yang dia bisa. Mengasah memori atau kemampuan mengingat adalah proses yang dilakukan secara bertahap dan terus menerus. Ketika si Kecil belajar sesuatu yang baru maka akan terbentuk ingatan baru dari apa yang dialaminya.

Kemampuan mengingat

Permainan yang bisa mengasah ingatan si Kecil, misalnya, mengingat suara hewan. Tunjukkan pada si Kecil sebuah buku yang berisi gambar-gambar aneka hewan, contohkan suara masing-masing hewan tersebut. Contohnya, tunjuklah sapi, dan katakan pada si Kecil, “Lihat sapi ini. Dia selalu bersuara ‘moooo’”. Kemudian, mintalah si Kecil untuk menirukan suara sapi. Bantulah dia untuk mengingat dan menirukan suara hewan lainnya. Lakukan berulang sehingga akan melekat dalam ingatan si Kecil.

Permainan yang dirancang dengan baik untuk anak usia dini akan membantu perkembangan proses kognitif otaknya. Dan salah satu permainan yang bisa dilakukan adalah mencocokkan bentuk. Permainan ini melatih si Kecil mengenali bentuk dan ukuran. Begitu juga bermain balok-balok kayu akan mengoordinasi gerak motorik dan keseimbangannya.

Bunda pun bisa mengunduh aplikasi StimuLearn dan menemukan berbagai permainan seru serta ide aktivitas interaktif yang bisa dilakukan bersama si Kecil yang berusia di atas 5 tahun. StimuLearn adalah aplikasi game asah otak yang bisa membantu menstimulasi si Kecil belajar bereksplorasi secara interaktif bersama Bunda. Yuk Bunda unduh aplikasi StimuLearn di Play Store atau App Store Ponsel dan Tablet Bunda sekarang!

DANCOW Bantu Lindungi Eksplorasi si Kecil.

Sumber:
http://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/pentingnya-stimulasi-bermain-untuk-merangsang-kecerdasan-multipel
http://www.bppaudnibanjarbaru.org/index.php/artikel-paudni/141-aneka-mainan-yang-mencerdaskan-anak-usia-2-5-tahun