Dancow Parenting Center

Home / Kehebatan Lactobacillus dalam Mendukung Perlindungan Bagi Si Kecil

Feb 10, 2017

Kehebatan Lactobacillus dalam Mendukung Perlindungan Bagi Si Kecil

Share Article ini

Ingat saluran cerna sehat, ingat bakteri baik. Ingat bakteri baik, ingat Lactobacillus.

Lactobacillus? Mungkin Bunda yang belum tahu bakteri yang sangat bermanfaat untuk kesehatan ini. Memang, yang tergolong bakteri baik tidak hanya Lactobacillus, tetapi juga Bifidobacterium, Eubacterium, dan lainnya. Namun, “Lactobacillus menjadi perhatian para ahli karena punya dua kelebihan. Pertama, dia tidak mudah mati sehingga bisa berkembang biak dengan baik di saluran cerna hingga jumlahnya cukup banyak dan relatif stabil. Kedua, bakteri ini mudah dikembangbiakkan,” ungkap  Rita Ramayulis DCN, M.Kes., ahli gizi dari Poltekkes 2 Jakarta.  

Bakteri Lactobacillus sendiri banyak sekali jenisnya. Di antaranya yang populer adalah Lactobacillus acidophilus, Lactobacillus casei, Lactobacillus bulgaricus, Lactobacillus sporogenes, dan yang akhir-akhir ini dikenal para ahli nutrisi adalah Lactobacillus rhamnosus.

Mengenal Lactobacillus Rhamnosus

Sebelumnya, bakteri baik  Lactobacillus rhamnosus digolongkan sama dengan Lactobacillus casei. Namun, berbagai penelitian akhirnya menjadikan Lactobacillus rhamnosus sebagai spesies tersendiri. Bakteri ini pertama kali diisolasi pada 1983, kemudian dipatenkan pada 1985 oleh Sherwood Gorbach dan Barry Goldin, sehingga bakteri ini juga populer dengan nama Lactobacillus rhamnosus GG dengan tambahan embel-embel GG di belakangnya.  Bakteri baik ini dimanfaatkan sebagai sumber probiotik yang ditambahkan ke dalam produk makanan atau minuman seperti yoghurt, susu bubuk, dan lainnya. Berbagai riset menyebutkan, bakteri ini sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Manfaat Lactobacillus rhamnosus bagi Kesehatan

Ternyata, ada banyak manfaat Lactobacillus rhamnosus bagi kesehatan. Berikut di antaranya:

  1. Mencegah diare

Dalam jurnal Study of Apllied Microbiology 4 September 2006 yang diterbitkan oleh Department of Clinical Nutrition University of Kuopio, United Kingdom disebutkan, bakteri baik ini cukup ampuh mengobati berbagai diare. Ini karena asam laktat yang diproduksi bakteri Lactobacillus rhamnosus dapat membunuh bakteri merugikan di saluran cerna. Dalam jurnal yang sama disebutkan, pada saluran cerna, bakteri ini dapat menurunkan risiko infeksi saluran cerna dengan cara meningkatkan jumlah sel T, yaitu sekumpulan sel darah putih yang berperan pada sistem kekebalan. Sel T bekerja dengan membedakan bakteri penyebab penyakit sekaligus mengaktifkan sel Natural Killer (NK). Anak-anak yang mendapatkan pengobatan dibantu asupan bakteri baik ini, lebih cepat sembuh dari penyakit diare dibandingkan dengan kelompok yang diobati tanpa bakteri ini. Bahkan, konsumsi bakteri ini bisa mengurangi gejala diare dengan penyebab bakteri, bila dilakukan bersamaan dengan pengobatan antibiotik.

  1. Menyehatkan organ hati  dan saluran cerna

Dalam jurnal yang sama disebutkan pula, Lactobacillus rhamnosus dapat menurunkan efek kerusakan sel-sel atau organ jaringan hati yang berperan sebagai organ pencernaan dalam produksi asam empedu untuk metabolisme lemak. Jika jumlahnya cukup, bakteri baik ini akan mencegah perlekatan bakteri patogen dengan dinding usus, sehingga membantu si Kecil terhindar dari penyakit yang diakibatkan bakteri patogen tersebut. Mengonsumsi makanan yang mengandung bakteri ini, secara tidak langsung dapat membantu kesehatan saluran cerna si kecil. 

  1. Meningkatkan imunitas

Imunitas atau daya tahan tubuh si Kecil akan meningkat bila jumlah bakteri baik ini mencukupi di saluran cerna untuk memproduksi asam laktat dan asam asetat. Produksi asam laktat akan membuat pH atau kadar keasaman di saluran cerna menjadi tetap rendah. Dengan kondisi tersebut, bakteri yang merugikan alias bakteri jahat dapat  ditekan, sehingga anak pun terhindar dari penyakit.

Biasanya bakteri Lactobacillus rhamnosus mudah ditemukan pada makanan atau minuman seperti  yoghurt, susu, dan makanan lainnya. Bunda tak perlu khawatir tentang kecukupan jumlah bakteri baik ini di saluran cerna si Kecil, utamanya bila ia sudah rutin mengonsumsi makanan dengan porsi cukup dan gizi seimbang.  “Namun, untuk memastikannya, maka akan lebih baik jika ia mengonsumsi minuman dan makanan yang telah ditambahkan bakteri  Lactobacillus rhamnosus ke dalamnya,” ujar Rita.  

Dengan saluran cerna yang sehat, si kecil bebas bereksplorasi dan menerima stimulasi.

Bunda, yuk baca juga artikel tentang bakteri baik lainnya di artikel “Manfaat Bakteri Baik Bagi Kesehatan Tubuh Si Kecil”