Dancow Parenting Center

Home / Bunda, Yuk Ajarkan Si Kecil Mandi Sendiri

Mar 24, 2016

Bunda, Yuk Ajarkan Si Kecil Mandi Sendiri

Share Article ini

Memandikan si Kecil merupakan tugas yang menyenangkan untuk Bunda. Melihat anak bermain dengan air dan sabun akan menciptakan kebahagian tersendiri. Namun Bunda juga harus mulai membiasakannya untuk mandi sendiri sejak dini.

Bunda bisa mengajarkan anak untuk mandi sendiri sejak berusia tiga tahun. Sebab si Kecil sudah mampu menciduk air dari bak, meskipun sering tumpah dan menguyur tubuhnya. Dia juga bisa memegang sabun sendiri. Kedua hal ini bisa menjadi modal dasar anak untuk bisa mandi sendiri.

Namun, terkadang aktivitas mandi tidak menyenangkan. Saat merasa malas, si Kecil akan punya banyak alasan untuk menghindari masuk kamar mandi. Hal ini tentu menghambat latihan mandi sendiri. Inilah saatnya Bunda berperan untuk menumbuhkan motivasi dalam diri anak agar mau membersihkan diri. Berikut beberapa manfaat yang bisa dipetik saat anak berlatih mandi sendiri yang disarikan dari jurnal Psikologi Perkembangan karya Ernawulan Syaodih dan tulisan ilmiah Memahami Perilaku Kemandirian Anak Usia Dini dari Ahmad Susanto.

  • Mandi sendiri merupakan salah satu cara untuk melatih motorik kasar si Kecil dalam proses tumbuh kembang anak. Anak menjadi aktif mengerakkan tangan untuk mencapai bagian tubuh tertentu yang harus dibersihkan. Dia juga bisa memastikan kalau tubuhnya benar-benar bersih.
  • Mandi sendiri akan meningkatkan rasa percaya diri untuk melakukan segala sesuatu. Sebab dia jadi merasa mampu untuk melakukan banyak hal.
  • Mandi sendiri bisa melatih anak jadi lebih mandiri, terutama dalam hal membersihkan tubuh.
  • Mandi sendiri bisa mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan sejak dini.

Yuk Bunda, mulai ajarkan si Kecil mandi sendiri. Sehingga dia bisa mandiri saat usianya lima tahun nanti. Berikut beberapa tips yang bisa Bunda lakukan agar proses belajar mandi menjadi aktivitas yang membuatnya gembira:

Buat Kegiatan Mandi Menyenangkan

Banyak anak yang tidak suka aktivitas mandi. Jadi Bunda harus berusaha untuk membuat waktu mandi menjadi kegiatan eksplorasi balita yang menyenangkan. Misalnya dengan menempatkan sabun dan sampo dalam kemasan lucu, dan mengajak mainan kesukaan untuk mandi bersama si Kecil. Bunda juga boleh menyanyikan lagu kesukaan anak pada saat mandi.

Biarkan Si Kecil Memegang Gayung Sendiri

Biarkan si Kecil memegang gayung sendiri dan menciduk air. Meskipun tidak sempurna, tetapi kegiatan itu akan melatih fisiknya. Bunda juga bisa menyediakan gayung khusus untuk anak yang cocok untuk ukuran tubuhnya. Waktu mandi akan terasa lebih spesial saat peralatan mandi anak berwarna menarik.

Bantu menyabuni Tubuh

Saat proses belajar mandi sendiri, Bunda masih dapat membantu si Kecil menyabuni tubuh, terutama pada lipatan kulit dan bagian yang sulit dijangkau tangannya. Bimbing anak untuk mengosok semua bagian tubuhnya dengan baik. Lakukan dengan hati-hati, jangan sampai busa sabun atau sampo masuk ke matanya. Ingatkan selalu bagian tubuh mana saja yang sering terabaikan saat mandi misalnya: “Kaki harus digosok karena kaki adek sering menginjak lantai,” atau “Jangan lupa lehernya digosok ya, banyak bekas keringat.”

Pasang Cermin di Kamar Mandi

Cermin bisa membantu anak untuk melihat bagian tubuhnya yang belum dibersihkan. Bunda juga bisa menunjukkan sisi tubuh yang masih berbusa dan harus dibilas dengan air. Cermin juga jadi tempat untuk si Kecil mematut diri setelah mandi dan lebih segar.

Pilih: Air Dingin atau Air Hangat?

Saat masih belajar mandi sendiri, Bunda bisa menawarkan apakah si Kecil memilih air dingin atau air hangat. Biasanaya anak menyukai air hangat karena lebih bersahabat, apalagi bila prosesi mandi dilakukan di pagi hari. Tapi, nantinya Bunda juga harus membiasakan dia mandi air dingin, sehingga tidak ketergantungan dengan air panas.

Luangkan Waktu

Mengajari si Kecil mandi sendiri biasanya akan memakan waktu yang cukup lama. Bunda harus sabar dalam proses belajar tersebut. Bila anak keenakan dan terus main air, maka Bunda bisa menetapkan batas waktu, misalnya dengan mengatakan, “lima menit lagi selesai ya.”

Jadwal Tetap

Buat jadwal mandi tetap. Misalnya si Kecil harus mandi setiap pukul 7 pagi dan pukul 4 sore. Usahakan tidak meleset dari jadwal yang sudah Bunda buat, sehingga anak akan terbiasa dengan rutinitas mandi tersebut.

Mengajarkan mandi sendiri sangatlah penting untuk melatih anak lebih mandiri. Selama proses belajar, Bunda harus banyak bersabar. Bimbing si Kecil dengan penuh kasih sayang.

DANCOW Bantu Lindungi Eksplorasi si Kecil.