Dancow Parenting Center

Home / 6 Cara agar Si Kecil Cinta Makanan Bergizi untuk Anak

Jul 19, 2016

6 Cara agar Si Kecil Cinta Makanan Bergizi untuk Anak

Share Article ini

Memastikan kecukupan asupan gizi pada si Kecil memang tanggung jawab Bunda. Namun bisa jadi Bunda membutuhkan usaha ekstra untuk membuat si Kecil mau menyantap makanan bergizi untuk anak seperti sayur, ikan, tahu, atau tempe. Padahal kebiasaan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi sangat berguna untuk pertumbuhan optimal si Kecil hingga dewasa nanti.

Si Kecil mungkin menolak makanan yang bergizi karena rasanya yang cenderung hambar, tidak enak, atau membosankan. Sehingga ia memilih makanan yang disukai, seperti makanan manis atau yang memiliki aroma serta rasa kuat.

Tetapi Bunda tidak perlu khawatir. Banyak kok cara memotivasi si Kecil agar mencintai makanan yang bergizi. Seperti:

1. Hindari makanan fast food

Ketika menonton televisi, si Kecil mungkin kerap melihat ragam iklan makanan jenis fast food, seperti hot dog, hamburger, atau kentang goreng, sehingga mereka tergoda untuk meminta Bunda membeli kala bepergian ke pusat perbelanjaan. Anak bahkan cenderung memilih menu fast food ketimbang makanan rumah.

Janganlah khawatir Bunda, ada kok solusi untuk ini. Bunda hanya perlu menyediakan waktu untuk menyiapkan makanan fast food a la rumahan yang pastinya lebih terjamin untuk si Kecil. Misalnya saja Bunda membuat ayam goreng krispi dan nugget yang pastinya akan disukai si Kecil. Dengan meracik sendiri, Bunda tentu bisa menyelipkan ekstra bahan makanan yang bergizi seperti sayur atau wortel ke dalamfast food ala rumahan itu. Selain menjadi makanan utama, Bunda bisa menyajikannya sebagai camilan.

2. Kreatif dalam mengolah dan menyajikan makanan

Ya, kreativitas Bunda dalam mengolah menu bergizi akan “mengoda” si Kecil untuk mencintainya. Kalau biasanya memasak sayur bayam bening, Bunda bisa mulai mencoba membuat roti isi daging dan sayur dengan menyelipkan sayur bayam. Dijamin si Kecil pasti suka karena hidangan bayam yang membosankan sudah berubah bentuk.

Selain olahan yang kreatif, Bunda bisa menyajikan makanan bergizi untuk anak dengan tampilan yang disukai si Kecil. Misalnya roti sayur berbentuk boneka ginger bread lengkap dengan mata, mulut, dan hidung. Kreativitas Bunda itu akan menghilangkan persepsi di kepala si Kecil kalau makanan sehat dan bergizi pasti membosankan dan tidak enak.

3. Rutin kenalkan variasi makanan yang bergizi

Untuk menumbuhkan minat si Kecil, Bunda harus rutin memperkenalkan variasi makanan bergizi seimbang. Misalnya Bunda tidak hanya mengolah brokoli terus-menerus, tetapi juga wortel, tomat, selada, terong, dan ikan secara bergantian. Boleh juga melakukan variasi dengan mencampur dua atau tiga jenis jenis sayuran dalam satu masakan.

Ajak si Kecil mencicipi variasi makanan sehat dan bergizi yang Bunda Buat. Kemudian berilah pengertian kalau dia harus mencicipi makanan itu, sebelum berkata “tidak mau” atau "tidak suka". Ragam variasi makanan yang mengandung gizi ini akan menunjukkan ke Bunda, jenis makanan yang bergizi yang cenderung disukai si Kecil.

4. Makanan yang bergizi sebagai satu-satunya pilihan

Lambat laun, si Kecil akan menyukai makanan sehat dan bergizi bila tidak punya pilihan lain. Misalnya Bunda selalu mengisi kulkas dan meja makan dengan menghidangkan makanan yang bergizi, seperti buah-buahan, susu, es krim, yogurt, roti, atau sayuran, si Kecil pun akan merasa cuma makanan yang bergizi yang bisa disantap.

Hindari pula menyimpan makanan instan, mengandung penyedap rasa berlebihan, atau terlalu manis di rumah. Bila kebiasaan baik itu dimulai sejak dini, si Kecil akan terbiasa dengan makanan sehat dan bergizi.

5. Tidak membiasakan si Kecil jajan di luar

Jajan bisa menjadi kebiasaan buruk untuk si Kecil. Terutama bila dia kerap jajan kembang gula, aneka minuman manis, atau camilan berwarna serta berminyak. Selain tidak sehat, kebiasaan jajan juga menumbuhkan pola hidup konsumtif pada diri si Kecil. Untuk itu, sebaiknya Bunda rajin membuat camilan ala rumahan untuk si Kecil sehingga ia bisa ngemil makanan yang bergizi.

6. Mendongeng

Si Kecil pasti suka mendengar dongeng atau cerita dari Bunda. Nah, melalui mendongeng Bunda bisa pula menyinggung soal pentingnya sayur, buah, dan jenis makanan yang mengandung gizi lainnya kepada si Kecil. Misalnya kisah seorang anak yang kuat karena menyantap brokoli sehingga berhasil mengalahkan monster mengerikan.

Seringnya mendengar cerita tentang makanan yang bergizi bisa menanamkan pentingnya menu tersebut di otak si Kecil. Siapa tahu si Kecil terinspirasi makan sayur atau buah karena ingin menjadi anak yang kuat seperti dongeng yang Bunda ceritakan.

Membuat si Kecil mencintai makanan sehat dan bergizi memang tidak mudah, tetapi bisa Bunda mulai dengan memberikannya contoh. Bila melihat betapa Bunda menyukai makanan yang bergizi, si Kecil akan terbiasa dan perlahan mencintai makanan sehat dan bergizi juga.

DANCOW Bantu Lindungi Eksplorasi si Kecil.