Home / Semua Usia / Si Kecil Sudah Mulai Banyak Beraktivitas di Luar Rumah? Pastikan Ia Terlindungi!

Nov 16, 2017

Si Kecil Sudah Mulai Banyak Beraktivitas di Luar Rumah? Pastikan Ia Terlindungi!

Share Article ini

Di usia 3 tahun, anak akan semakin aktif dan mulai banyak beraktivitas dan bersosialisasi di luar rumah. Saat beraktivitas di luar rumah tentu saja si Kecil akan sering berinteraksi dengan lingkungan yang banyak terpapar kuman penyebab penyakit. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Edward Rogers dari Bethesda Hospital di Baltimore, Amerika, tahun 2013, seperti termuat di Journal of American Pediatric Association yang terbit Februari 2014, disebutkan, anak yang lebih banyak bermain di luar dua kali lebih mudah terkena infeksi pernapasan dan diare. Lalu, bagaimana cara melindungi si Kecil yang sudah mulai banyak beraktivitas di luar rumah?

  1. Cukupi kebutuhan nutrisi si Kecil, supaya daya tahan tubuhnya lebih kuat

Nutrisi dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh kembang secara optimal. Beberapa zat gizi yaitu vitamin A, C, D, E, dan mineral selenium, zat besi, serta zink, mempunyai peran penting untuk daya tahan tubuh, demikian dijelaskan dalam artikel “Vitamin A, Imunitas dan kaitannya  dengan penyakit infeksi” oleh Azrimaidaliza dalam Jurnal Kesehatan Masyarakat, September 2007.

 

  1. Pastikan zat gizi tersebut terserap sempurna

Tujuannyaagar Ada banyak cara untuk menyehatkan saluran cerna anak, yaitu dengan olahraga, istirahat yang cukup, banyak minum air putih, juga cukupi asupan serat dan probiotik.

 

  1. Seimbangkan jumlah bakteri baik dalam tubuhnya melalui probiotik
    Bakteri masuk ke dalam tubuh manusia melalui sentuhan tangan, hidung, mata, atau mulut (makanan). Sekitar  90% bakteri menginfeksi manusia melalui lapisan dalam saluran pencernaan sebagai jalan masuk. “Penelitian menjelaskan bahwa infeksi pada lapisan tersebut merupakan faktor utama yang memengaruhi kesehatan si Kecil yang berusia di bawah 5 tahun,” kata ahli gizi Dr. (c) Rita Ramayulis, DCN, MKes.

 

Untungnya, pada tubuh manusia pada dasarnya sudah terdapat bakteri baik yang dapat membantu mengontrol daya tahan tubuh. Ada jenis bakteri baik yang berperan membentuk kekebalan pada lapisan dalam usus. Bakteri baik tersebut adalah Lactobacillus rhamnosus.

 

4.Konsumsi susu yang mengandung probiotik dan prebiotik

  • Susu yang telah ditambahkan probiotik dan prebiotik, khususnya jenis probiotik yang berperan besar untuk mencegah kejadian diare dan infeksi saluran pernafasan, yaitu Lactobacillus rhamnosus, membantu mengatur kekebalan anak terhadap infeksi,” tutur Rita, mengutip paparan Kaila M, Isolauri E, Soppi E, Virtanen E, Laine S, dan Arvilommi H, dalam artikel “Enhancement of The circulating antibody secreting cell reponses in human diarrhea by a human lactobacillus strain” di jurnal Pediatr Res 1992; 32:141-4.

Susu untuk anak juga mengandung serat pangan inulin, yang merupakan kelompok karbohidrat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Serat yang disebut juga dengan oligofruktosa ini tidak dicerna oleh tubuh manusia, namun dapat difermentasi oleh bakteri baik.

Serat pangan inulin juga memicu pertumbuhan berbagai bakteri yang menguntungkan usus, pertumbuhan bakteri yang aktif dan metabolisme yang sehat, serta mampu mengubah bakteri pada usus menjadi komposisi yang menguntungkan kesehatan. 

“Serat pangan inulin merupakan makanan yang baik bagi Lactobacillus karena mudah dan cepat difermentasi oleh kedua bakteri tersebut,” tukas Rita.

Serat pangan inulin inilah yang disebut dengan istilah prebiotik. Dibandingkan dengan jenis prebiotik lain, serat pangan inulin dapat memberikan manfaat kesehatan yang lebih serta membantu menurunkan risiko banyak penyakit. Jika asupan ini terpenuhi, Bunda tak perlu khawatir lagi dengan kesehatan si Kecil yang makin banyak beraktivitas di luar rumah.

Jadi, untuk melindungi si Kecil yang semakin banyak beraktivitas, pastikan susu untuk Si Kecil  usia 3 tahun ke atas mengandung:

* serat pangan inulin
* Vitamin A, C, E, D
* Selenium
* Zat besi
* Zinc
* Minyak ikan
* Omega 3 (ALA)
* Omega 6 (LA)
* Lactobacillus rhamnosus

Bunda yuk baca juga artikel tentang aktivitas  Si Kecil di artikel "Kegiatan Edukatif di Luar Rumah untuk Mengisi Liburan"