Dancow Parenting Center

Home / Semua Usia / Mengelola Keuangan Pasca Lebaran Penting Loh Bunda, Ini Sebabnya!

Jun 20, 2017

Mengelola Keuangan Pasca Lebaran Penting Loh Bunda, Ini Sebabnya!

Share Article ini

Hari Raya Idul Fitri merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Mengapa tidak, di masa inilah orang berbondong-bondong pulang kampung untuk bersilahturahmi dengan keluarga besar, mungkin saja termasuk keluarga Bunda.

Bagi mereka yang tidak mudik, Lebaran pun menjadi momen liburan yang tak kalah mengesankan. Tapi tak sedikit orang yang terlalu bersemangat menyambut hari besar ini hingga lupa untuk memperhitungkan pemasukan dan pengeluaran. Hasilnya, kondisi keuangan pasca Lebaran pun menjadi tiris, membuat Ayah dan Bunda jadi kelimpungan.

Untuk menghindari hal itu, perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie SE, MCom, GCertFP, CFP.  menyarankan agar Bunda dan Ayah  mengelola dengan tepat  keuangan pasca Lebaran. Mengapa? Sebab tanpa pengelolaan keuangan yang tepat , bisa jadi muncul risiko Bunda dan keluarga mengalami kesulitan finansial untuk memenuhi kebutuhan hidup. "Itu terjadi lantaran Bunda menggunakan banyak dana untuk memenuhi kebutuhan Lebaran yang harganya meninggi dibanding bulan biasa," ujarnya.

Lalu, apa keuntungannya jika Bunda dan Ayah melakukan perencanaan keuangan untuk menghadapi situasi pasca Lebaran? Menurut Prita, pengaturan keuangan ini akan membuat Ayah dan Bunda tetap dapat memenuhi kebutuhan hidup secara ideal. Apalagi pengeluaran menjelang, saat, atau setelah Lebaran kemungkinan besar lebih tinggi ketimbang hari-hari sebelumnya."Nah, waktu yang tepat untuk mengelola keuangan pasca Idul Fitri adalah sebelum Bunda melakukan belanja Lebaran. Sehingga penghasilan yang diperoleh, baik dari gaji, bonus, dan THR bisa dialokasikan untuk kebutuhan Idul Fitri, pasca lebaran, dan kebutuhan Lebaran Idul Adha," menurut Prita.

Kalau tidak sempat mengelola keuangan jauh sebelum Lebaran, Bunda dan Ayah tetap bisa melakukan pengaturan setelah momen Lebaran dan liburan. Misalnya, Bunda melakukan pengelolaan dengan menghemat belanja sesuai kecukupan dana yang tersisa. Sementara jika Bunda merasa kekurangan dana untuk memenuhi kebutuhan seperti biasanya, maka perlu ada pengaturan ulang keuangan keluarga agar pengeluaran kembali terkontrol, lanjutnya.

"Dalam perencanaan keuangan pasca Lebaran, pos yang harus diprioritaskan adalah pos kebutuhan pokok seperti makanan bergizi selama 1 Bulan kebutuhan susu Si Kecil hingga dana pendidikan jika si Kecil sudah memasuki usia sekolah . Sementara itu,  Bunda juga perlu mengurangi pengeluaran yang bersifat konsumtif untuk tiga bulan ke depan jika di rasa tidak perlu," ujar Prita Gohzie.

Selain Lebaran, Bunda dan Ayah tetap perlu mengatur keuangan keluarga secara berkala. Tujuannya agar Ayah dan Bunda bisa memastikan bila pendapatan bulanan keluarga bisa memenuhi kebutuhan sandang, pangan, papan, juga kebutuhan rekreasi dan tetap dapat menabung untuk dana pendidikan si Kecil.

"Mengatur keuangan keluarga secara berkala juga memungkinkan Ayah dan Bunda untuk memiliki tabungan dana tak terduga," tambah Prita. "Ini penting, sehingga Bunda dan Ayah selalu mempunyai persiapan dana untuk segala hal yang di luar perkiraan." Ujarnya.

Nah, bagaimana Bunda? Sudahkah Bunda mengatur keuangan keluarga setelah Lebaran berlalu? Bila ya, jangan lupa juga untuk mulai mengatur keuangan keluarga secara berkala. Bunda yuk baca juga artikel mengenai keuangan di artikel “Menabung dan Investasi Kembali untuk Pendidikan Si Kecil”.