Dancow Parenting Center

Home / Semua Usia / 5 - 12 tahun / 4 Hal yang Mempengaruhi Perkembangan Otak Si Kecil

Mar 10, 2017

4 Hal yang Mempengaruhi Perkembangan Otak Si Kecil

Share Article ini

Ayah dan Bunda pasti mendambakan si Kecil tumbuh menjadi anak yang pandai. Dalam hal ini, otaklah yang memiliki peran penting. Sebab otak bertugas memproses informasi, yang kemudian meneruskan ke seluruh tubuh. Sehingga berpengaruh pada peningkatan kemampuan kognitif seperti bahasa, menulis, dan berhitung. Selain itu, kerja otak juga berdampak pada emosi, perilaku hingga seluruh aktivitas sehari-hari. Karena itu, Bunda harus memberi sokongan agar perkembangan otak anak optimal. Berikut beberapa faktor pendukung pertumbuhan otak anak:

Nutrisi

Berdasarkan artikel Asam Lemak Esensial dan Fungsinya Bagi Kesehatan yang dipublikasikan situs Universitas Bina Nusantara, salah satu nutrisi penting untuk otak adalah asam lemak linoleat. Omega-3 adalah salah satu jenis asam lemak tak jenuh yang membantu perkembangan otak. Sementara DHA adalah jenis Omega-3 yang berperan membangun 14 juta sel otak anak sejak dalam kandungan hingga usia 18 bulan. Bila mengalami malnutrisi asam lemak, khususnya omega-3, anak dapat mengalami penurunan kemampuan belajar, berat badan, dan otak. Karena itu, Bunda bisa memberikan berbagai hidangan ikan laut, seperti salmon mackerel dan tuna, agar kebutuhan Omega-3 si Kecil terpenuhi.

Kualitas Tidur

Bunda harus memperhatikan agar si Kecil mendapatkan kualitas tidur yang cukup. Sebab saat ia terlelap, otak akan memperbaiki dan memperbarui diri. Selain itu, otak akan menyimpan informasi yang diperoleh anak di saat belajar dan bermain.

Stimulasi

Stimulasi akan memperkaya otak serta merangsang panca indera. Bunda bisa memberikan rangsangan pada si Kecil berupa permainan yang dapat mengembangkan otak. Misalnya permainan puzzle yang melatih anak untuk mengenal bentuk, warna, serta memecahkan masalah.

Kasih Sayang Orangtua

Amelia Vinayastri dalam jurnal berjudul Pengaruh Pola Asuh (Parenting) Orang-Tua Terhadap Perkembangan Otak Anak Usia Dini menyebutkan, interaksi dengan orangtua mempunyai dampak jangka panjang terhadap fungsi keseimbangan kimia di dalam otak anak. Ketika si Kecil lahir hingga usia 5 tahun, sel saraf otak akan mengalami perubahan yang luar biasa. Miliyaran sel akan terbentuk, terurai, dan terbentuk kembali.

Dalam tahap ini, si Kecil bisa menjadi stres dan tertekan dalam menyeimbangkan keinginan dengan tuntutan lingkungannya. Apalagi ia belum dapat mengungkapkan perasaan dan pikirannya dengan lancar. Sehingga Bunda perlu memberikan bimbingan selama ia menjalani proses tersebut. Sebab cinta dan kasih sayang dari Bunda berpengaruh terhadap perkembangan otaknya.

DANCOW Bantu Lindungi Eksplorasi si Kecil.