Home / Semua Usia / 4 Pola Asuh Ini Dapat Mendukung Si Kecil Percaya Diri

May 16, 2018

4 Pola Asuh Ini Dapat Mendukung Si Kecil Percaya Diri

Share Article ini

Sebagai orang tua, tentu Bunda menginginkan Si Kecil tumbuh menjadi anak yang berani mengungkapkan pendapat, menunjukkan potensinya, dan mengeksplor lingkungan sekitarnya. Untuk mewujudkan harapan ini, Bunda membutuhkan pola asuh keluarga yang tepat untuk meningkatkan rasa percaya dirinya.

Penjelasan dari dr. Irma Rismayanty menyatakan bahwa kemampuan anak dapat berbeda-beda sesuai dengan usianya. Pada usia 2-3 tahun Bunda dapat mulai mendorong Si Kecil untuk melakukan kegiatan yang ia sukai dan lebih mengeksplorasi diri. Hindari sikap menyalahkan jika Si Kecil melakukan kesalahan. Hal ini dapat membuat Si Kecil menjadi takut untuk mengungkapkan keinginannya.

Kemudian, pada usia 4-5 tahun Si Kecil akan cenderung bertanya tentang banyak hal. Peranan Bunda dalam merangsang Si Kecil untuk aktif bereksplorasi dibutuhkan agar Si Kecil semakin percaya diri. Pertanyaan yang ditanggapi dengan positif akan memunculkan pertanyaan baru dari Si Kecil. Hal ini membantunya menjadi pribadi yang kritis.

Si Kecil yang Pendiam & Pemalu

Di masa kanak-kanak, Si Kecil membutuhkan eksplorasi lebih untuk dapat mengoptimalkan pertumbuhannya. Tapi bila Si Kecil termasuk ke dalam golongan anak pendiam atau pemalu, Bunda perlu trik khusus untuk menanganinya.

Menurut psikolog anak dan remaja dari klinik KANCIL, Jakarta, Alzena M. Asykouri, M.Psi., antara Si Kecil yang pendiam dan pemalu jelas berbeda. Si Kecil yang pendiam lebih banyak berpikir sendiri dan tidak mengemukakan pendapatnya secara lugas. Sedangkan Si Kecil yang pemalu memiliki karakter enggan mengekspresikan perasaan selain juga tak berani mengungkapkan pendapat.

Menelisik tentang penyebab Si Kecil menjadi pendiam atau pemalu, psikolog anak dan remaja di klinik konsultasi TigaGenerasi, Jakarta, Anna Surti Aianni, M.Psi, mengatakan bahwa pola asuh dalam keluarga turut memengaruhi Si Kecil menjadi pribadi yang pemalu. Ketika Si Kecil sering diledek, dicela, atau disalahkan, ia akan menjadi pribadi yang cenderung malu dan tidak berani bertindak spontan.

Selain itu, pengaruh hukuman dan sering dimarahi juga dapat menyebabkan Si Kecil menjadi pendiam. Namun terkadang, Si Kecil yang pendiam juga bisa disebabkan oleh kurangnya kosakata. Kondisi ini dapat terjadi bila Bunda tidak cukup memberikan kesempatan Si Kecil untuk mengungkapkan sesuatu.

Tips Tingkatkan Rasa Percaya Diri Si Kecil

Dengan pola asuh keluarga yang tepat, Si Kecil yang pendiam atau pemalu sekalipun akan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Berikut ini adalah beberapa tips meningkatkan kepercayaan diri Si Kecil yang dapat Bunda terapkan:

1. Buat Si Kecil Merasa Diterima

Menurut Erica Reischer, Ph.D., yang merupakan penulis sekaligus konsultan keluarga, seorang anak dapat lebih berani mengungkapkan sesuatu ketika diterima di dalam lingkungannya. Cara ini sebenarnya cukup efektik untuk mengoptimalkan tumbuh kembang Si Kecil, karena ia bebas menentukan keinginannya.

2. Berikan Hadiah

Seorang anak dapat meningkat kepercayaan dirinya ketika mendapatkan pujian atas keterampilan barunya. Bunda boleh memberikan hadiah atas interaksi yang dilakukannya. Namun, jika sudah berjanji akan memberikan sesuatu, Bunda harus ingat dan menepatinya, ya.

3. Ajak Si Kecil Berdiskusi

Saran dari Heidi Kiebler-Brogan seorang konselor profesional, mengajak Si Kecil berdiskusi tentang suatu hal dapat membantu Bunda lebih memahami karakter Si Kecil. Misalnya saja setelah Bunda bertemu dengan seorang teman, Bunda boleh menanyakan pendapat Si Kecil tentang pertemuan tersebut.

4. Latih Bersosialisasi

Memperkenalkan cara bersosialisasi yang baik akan memungkinkan Si Kecil terbiasa berkomunikasi dengan orang dan menghindari kecemasan berhadapan dengan orang lain. Maria Zimmitti, Ph.D, presiden Georgetown Psychology Associates di Washington DC, menyarankan  Bunda untuk mengajarkan bagaimana berkenalan dan berinteraksi di keramaian.

Beberapa tips di atas, bisa membantu Si Kecil lebih percaya diri dan berani bereksplorasi. Jadi, Bunda tak perlu ragu untuk katakan “iya boleh” untuk mendukung jiwa petualang Si Kecil. Asalkan, kesehatannya terlindungi. Pola asuh keluarga yang membebaskan Si Kecil mengeksplorasi dunia sekitarnya dapat membantu optimalkan tumbuh kembangnya. Yuk, cek tips selengkapnya seputar cara mendukung eksplorasi Si Kecil di #IyaBoleh !