Home / Semua Usia / 1 - 3 tahun / Variasi Permainan Anak yang Mendidik untuk Eksplorasi Si Kecil

Oct 11, 2016

Variasi Permainan Anak yang Mendidik untuk Eksplorasi Si Kecil

Share Article ini

Di usia 1 tahun, si Kecil mulai menyerap ragam kata dan meniru bunyi-bunyian. Agar kemampuan si Kecil berkembang optimal, Bunda harus rajin memberinya stimulus melalui beragam permainan anak yang mendidik yang mengajarkannya gerakan mendorong atau menarik, melatih kemampuan imajinasi, berkenalan dengan kegiatan sehari-hari, serta memperkenalkan beberapa bunyi. Untuk menghindari rasa bosan si Kecil kala bermain, ada baiknya Bunda mengeluarkan 4-5 macam mainan dalam sehari. Seminggu sekali, gantilah mainan itu dengan jenis berbeda. Tak perlu mainan yang mahal atau canggih, yang penting ia senang memainkannya dan mainan itu melatih berbagai aspek penting untuk perkembangannya. Seperti:

1. Mengenal Warna

Setelah menginjak usia 1 tahun, Bunda bisa memperkenalkan si Kecil tentang nama-nama warna. Perkenalkan satu per satu warna, agar ia tak bingung. "Ini merah, ini biru, yang itu hijau." Bila ia sudah paham satu warna, baru ajarkan warna lain. Agar Bunda tahu si Kecil sudah paham warna yang dimaksud, ujilah dengan benda yang ada di rumah. Misalnya, minta si Kecil untuk mengambilkan apel merah di meja makan atau baju berwarna merah. Kalau mengambil dengan benar, berarti sudah saatnya ia diajarkan warna lain. Lebih baik, perkenalkan ia pada warna-warna dasar terlebih dahulu, ya Bunda.

2. Membedakan Suara

Permainan membedakan suara juga bisa lakukan bersama si Kecil. Rekam atau tiru berbagai suara binatang dan benda-benda di sekeliling. Minta si Kecil menebak suara dari rekaman tadi. Ini amat baik untuk melatih aspek kognisinya. Bisa pula Bunda meminta si Kecil membedakan suara dengan cara memukulkan sendok ke kaleng lalu ke gelas. Atau gunakan tepukan tangan. Misalnya bunyi 2 tepukan dan 3 tepukan. Nah, ia akan belajar membedakan suara.

3. Mengenal Alam

Bunda sebaiknya juga mengenalkan si Kecil dengan alam. Mengenal binatang asli di kebun binatang, daun-daun sungguhan, dan lainnya. Dari sanalah kosakata si Kecil akan bertambah. Ia pun bisa mengembangkan imajinasinya setelah melihat beragam hewan, tumbuhan, dan lingkungan baru.

4. Bermain Pasir

Jika Bunda memiliki rumah yang berada di pinggir laut, permainan bisa dilakukan di dengan pasir pantai. Namun bila tempat tinggal Bunda di tengah kota, seperti apartemen, sediakanlah gunungan kecil pasir. Lalu taruh pasir itu di bak plastik atau kotak kayu khusus. Dengan media ini, si Kecil bisa belajar menulis di atas pasir dengan jemari kecilnya.

5. Bermain Jari

Menjelang usia dua tahun, Bunda bisa melatih si Kecil keterampilan memainkan jarinya. Dengan cara ini, motorik anak akan terlatih. Bunda dapat menggambar wajah pada ibu jari si Kecil. Lalu ia bermain peran, seperti sandiwara boneka. Bunda bisa pula menggunakan boneka tangan dengan beragam model, seperti hewan atau manusia. Permainan anak yang mendidik ini bisa melatih bahasa dan imajinasinya.

6. Bermain Kepingan Gambar

Puzzle atau kepingan gambar sederhana, yang terdiri dari beberapa keping saja, amat cocok untuk si Kecil. Untuk awalan, pilihlah keping gambar yang berdesain sederhana dan berwarna-warni cerah. Selain melatih motorik halus, puzzle juga melatih kognisinya. Bunda pun tidak harus membeli kepingan gambar, tapi bisa membuatnya sendiri. Ambil gambar warna-warni dari majalah, gunting menjadi beberapa bagian, tempel potongan gambar di atas karton. Murah tapi sarat manfaat, bukan?

7. Meronce atau merangkai

Bunda, merangkai atau meronce bukan hanya kegiatan orang dewasa saja. Si Kecil juga bisa Bunda ajarkan cara meronce, misalnya merangkai gelang atau kalung. Gunakan benang besar, seperti benang kasur atau benang wol besar, yang kemudian diberi warna atau manik-manik aneka warna. Selanjutnya minta si Kecil merangkai kelosan tersebut berdasarkan urutan warna yang dikehendaki. Saat memasukkan benang ke dalam kelosan dan menyusunnya berdasar urutan warna, sesungguhnya ia tengah berlatih menggunakan motorik halus sekaligus daya pikir.

9. Mengenal Aneka Benda

Mengenalkan macam-macam benda, entah itu binatang, peralatan rumah, atau sayuran, juga menambah perbendaharaan kata si Kecil. Misalnya dengan cara melihat-lihat gambar di buku atau mengajak si Kecil mencuci sayuran. Ketika mencuci sayur atau buah-buahan, si Kecil dapat melakukan aktivitas fisik sambil belajar.

10. Bermain Lego & Balok

Lego atau balok juga bisa diperkenalkan pada si kecil. Mungkin ia hanya akan menyusun ke atas, ke samping, atau melempar-lempar saja. Tapi tak apa. Di usia ini, anak memang sedang senang-senangnya bermain kasar. Misalnya sudah disusun tinggi, dirobohkan kembali. Buat si kecil, hal itu amat menyenangkan. Sebetulnya, dari situ pula anak belajar, bahwa jika benda bersusun dijatuhkan, yang tadinya berada di atas sekarang menjadi terpencar.

DANCOW Lindungi si Kecil dan Dukung Cinta Bunda agar Ia Berani Bereksplorasi #DANCOWLindung.