Nutrisi

Yuk, Dukung Daya Tahan Tubuh Anak dengan Susu Mengandung Probiotik

09-07-2020

Susu mengandung probiotik

Si Buah Hati tumbuh kembang dengan optimal tentu menjadi keinginan semua orang tua. Bunda pun tentu senang jika melihat Si Buah Hati sehat dan aktif, bukan? Agar ia terlindung dari berbagai penyakit, Bunda perlu memastikan daya tahan tubuh anak selalu terjaga. Nah, tahukah Bunda, salah satu cara untuk menjaga daya tahan tubuh adalah melalui kesehatan pencernaan, lho. Karena itu pula susu mengandung probiotik adalah salah satu pilihan sumber nutrisi yang dapat membantu mendukung daya tahan tubuh anak. Kok bisa, ya? Yuk, sama-sama kita cari tahu lebih banyak mengenai hubungan antara kesehatan pencernaan dan daya tahan tubuh Si Buah Hati berikut ini. 

 

Apa hubungan antara saluran pencernaan dan daya tahan tubuh?

 

  1. Saluran pencernaan disebut sebagai benteng kesehatan anak karena merupakan organ penting untuk menjaga daya tahan tubuh anak. 80% sel pada saluran cerna manusia menghasilkan antibodi dan 40% jaringan saluran cerna merupakan kelenjar getah bening yang memiliki peran penting dalam membentuk daya tahan tubuh.

 

  1. Saluran pencernaan berperan melindungi tubuh dari pengaruh lingkungan luar tubuh dan juga turut berperan dalam mengatur sistem pertahanan tubuh supaya menjadi lebih toleran menghadapi zat alergen.

 

  1. Di dalam tubuh manusia terdapat banyak sekali bakteri. Terutama di dalam saluran pencernaan dimana terdapat ratusan spesies mikroorganisme dengan jumlah hampir 100 triliun. Bakteri-bakteri ini ada yang jahat dan menimbulkan penyakit, tetapi ada pula yang membantu proses pencernaan. Misalnya bakteri baik seperti bifidobacteria dan lactobacillus.Penelitian juga menunjukkan bahwa Lactobacillus Rhamnosus dapat membantu mencegah serta mengatasi beberapa jenis diare, termasuk diare yang diakibatkan oleh konsumsi antibiotik.

 

  1. Penelitian menunjukkan bahwa bakteri baik di dalam sistem pencernaan dapat menstimulasi pertahanan tubuh dengan cara menjaga keseimbangan jumlah bakteri baik dan bakteri jahat dan juga dengan meningkatkan respon pertahanan tubuh.

 

  1. Apabila jumlah bakteri baik di saluran pencernaan sedikit, maka bakteri jahat dapat menyerang dan menggangu daya tahan tubuh Si Buah Hati.

 

Bagaimana susu mengandung probiotik dapat membantu menjaga daya tahan tubuh anak?

 

Probiotik adalah mikroorganisme hidup atau bakteri baik yang ada di dalam sistem pencernaan kita. Pencernaan yang sehat perlu memiliki komposisi bakteri baik dan bakteri jahat yang seimbang. Bisa disebut seimbang adalah apabila jumlah bakteri baik lebih banyak daripada jumlah bakteri jahat. Dengan begitu, probiotik yang mengandung bakteri baik akan membantu menyeimbangkan komposisi tersebut dan melindungi saluran cerna dari bakteri jahat. Memang, salah satu fungsi utama probiotik adalah mencegah pertumbuhan bakteri jahat.

 

Pada anak-anak, penggunaan antibiotik menjadi salah satu penyebab terganggunya keseimbangan bakteri di saluran pencernaan. Pasalnya konsumsi antibiotik akan membunuh bakteri baik sehingga Si Buah Hati dapat mengalami gangguan pencernaan. Nah, mengonsumsi probiotik, misalnya dari susu mengandung probiotik atau sumber lainnya, akan membantu mengatasi atau mencegah terjadinya gangguan pencernaan akibat antibiotik.

 

Dari penjelasan di atas, bisa dilihat bahwa dalam perannya untuk mendukung daya tahan tubuh anak melalui kesehatan pencernaan, probiotik bukan hanya bermanfaat untuk mengatasi gangguan pencernaan tetapi juga mencegah gangguan tersebut terjadi. Jumlah probiotik di saluran pencernaan bisa ditingkatkan melalui konsumsi berbagai makanan dan minuman yang difermentasi seperti yogurt, kefir, tempe, tahu dan tentunya juga dari susu mengandung probiotik.

 

 

Bunda, agar daya tahan tubuh Si Buah Hati selalu terjaga dan tumbuh kembangnya menjadi optimal, yuk lengkapi juga nutrisi Si Buah Hati dengan susu mengandung probiotik yang dapat membantu menjaga kesehatan pencernaannya sekaligus dilengkapi nutrisi penting lainnya.

DANCOW 1+ Nutritods, susu pertumbuhan untuk anak Indonesia usia Toddler 1-3 tahun. Dengan kandungan 0 gram sukrosa, lebih banyak laktosa, 3X vitamin D dibanding formula sebelumnya, protein, kalsium, vitamin (A, D, E, K, C), selenium, zink, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), serta serat pangan inulin, serta Lactobacillus rhamnosus yang membantu mencukupi kebutuhan gizi Si Buah Hati dan membantu memberikan perlindungan kesehatan saat Si Buah Hati aktif bereksplorasi.

Selain pemberian nutrisi, terus optimalkan masa Toddler dan Prasekolah Si Buah Hati dengan memonitor perkembangannya dan melakukan beragam aktivitas seru bersamanya, ya. Kini pantau tumbuh kembang jadi lebih gampang dengan Nutritods 101 Monitor dari DANCOW yang dirancang oleh para ahli yang tergabung dalam Nutritods Council Expert, lho. Bunda sudah coba, belum?