Nutrisi

Tips Mengetahui Mengetahui Kandungan Gula Tersembunyi dalam Makanan Sehat Anak

07-01-2020

membaca-label-kemasan-untuk-menghindari-gula-berlebih

Bunda, memberikan makanan sehat untuk anak memang penting untuk mendukung pertumbuhan serta perkembangan Si Buah Hati agar optimal. Salah satu caranya, dengan memastikan Si Buah Hati mengonsumi berbagai makanan yang sehat. Sayangnya, beberapa makanan yang mungkin Bunda anggap sehat ternyata bisa saja mengandung gula tersembunyi, lho. Bahkan menurut sebuah penelitian di Amerika, 74% makanan kemasan yang ada di supermarket mengandung gula tersembunyi. Padahal Si Buah Hati seharusnya tidak mengonsumsi gula dalam jumlah yang berlebihan.

 

Menurut rekomendasi American Heart Association (AHA), dalam sehari jumlah gula tambahan  yang dikonsumsi oleh anak-anak sebaiknya tidak lebih dari enam sendok teh. Sebenarnya, batas asupan gula tiap anak berbeda tergantung usia dan kebutuhan kalori masing-masing anak, namun jumlahnya antara 3-6 sendok teh per hari atau setara dengan 15-25 gram gula per hari.

 

Dampak Konsumsi Gula Berlebih pada Si Buah Hati 

Asupan gula yang berlebih tentunya tidak baik bagi perkembangan anak. Beberapa efek dari asupan gula yang berlebih pada Si Buah Hati antara lain:

 

1. Risiko Obesitas

Obesitas atau kelebihan berat badan penyebabnya bisa bermacam-macam, namun salah satunya adalah konsumsi gula berlebih. Seperti yang Bunda ketahui, obesitas dalam jangka panjang bisa memicu berbagai penyakit lainnya mulai dari kolesterol sampai penyakit jantung.

 

2. Risiko Terkena Penyakit Diabetes

Penyakit diabetes memang identik dengan gula. Itulah sebabnya mengapa konsumsi gula yang berlebih pada anak bisa meningkatkan risiko terkena penyakit satu ini.

 

3. Risiko Merusak Gigi

Terlalu sering dan banyak mengonsumsi gula juga tidak berdampak baik bagi kesehatan gigi. Asupan gula yang berlebih dan tidak rajin menyikat gigi adalah beberapa penyebab gigi jadi berlubang.

 

Cek Gula Tersembunyi pada Makanan Kemasan

Sebenarnya, Bunda bisa dapat membatasi asupan gula Si Buah Hati sehari-hari. Namun, seperti yang dijelaskan sebelumnya, terkadang di dalam makanan sehat untuk anak ada kandungan gula yang tersembunyi. Nah, untuk bisa menghindari gula berlebih yang tersembunyi ini, Bunda bisa mempelajari cara membaca label kemasan makanan yang akan dibeli untuk Si Buah Hati lewat cara berikut ini:

 

 

1. Cek Tulisan Gula atau Nama Lainnya Dalam Label Kemasan

Di label kemasan makanan atau minuman, biasanya sudah dituliskan berapa kandungan gula yang terdapat dalam makanan tersebut. Namun yang sering luput dari perhatian adalah, gula juga memiliki nama lain lho, Bunda. Fruktosa, glukosa, sukrosa, maltose, dekstrosa adalah beberapa nama lain gula. Jadi, jika melihat nama-nama tadi di label kemasan, berarti makanan tersebut mengandung gula.

 

2. Baca Nilai Kandungan Per Sajian

Memahami cara membaca nilai sajian juga penting, lho, Bunda. Makanan yang bertuliskan “0 g” pada bagian gula bukan berarti tidak mengandung gula sama sekali. Aturan dari BPOM menyatakan ada pembulatan nilai ke bawah untuk penulisan nilai kandungan gula. Jadi misalnya kandungan gula pada makanan jumlahnya kurang dari 0,5 gram per sajian akan ditulis sebagai 0 gram atau kandungan 7,4 gram gula per sajian akan ditulis sebagai 7 gram.

 

Setelah mengetahui dampak gula berlebih, ada baiknya Bunda selalu mengecek label kemasan sebelum membelikan makanan untuk anak. Jaga kesehatan Si Buah Hati dengan membatasi asupan gula dalam makanannya dan memberikannya makanan bergizi seimbang. Bunda juga bisa memberikan DANCOW Advanced Excelnutri+, susu pertumbuhan anak usia diatas 1 tahun yang mengandung protein, kalsium, vitamin (A, D, E, K, C), selenium, zink, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), Lactobacillus rhamnosus, serta serat pangan inulin untuk membantu mencukupi kebutuhan gizinya.

 

Yuk, lebih teliti mengecek kandungan gula dalam makanan yang dikonsumsi Si Buah Hati. Jangan sampai, keberadaan gula tersembunyi dalam makanan membuat Si Buah Hati jadi mengonsumsi gula secara berlebihan. Jika Bunda masih penasaran dan ingin tahu lebih banyak seputar tips memberikan makanan sehat untuk anak, yuk berkonsultasi langsung dengan para ahli di sini