Stimulasi Tumbuh Kembang Anak 1 Tahun | DANCOW Parenting Center
Stimulasi

Stimulasi Tumbuh Kembang Anak 1 Tahun

09-05-2018

Stimulasi Tumbuh Kembang  Anak 1 Tahun

Memasuki tahapan usia dengan masa tumbuh kembang yang pesat, Bunda perlu memberikan lebih banyak perhatian pada si Kecil. Masa tumbuh kembang pesat yang disebut sebagai periode emas pertumbuhan otak ini harus diisi dengan berbagai stimulasi yang tepat sesuai dengan usianya. Stimulasi apa saja yang perlu diberikan kepada si Kecil?

Di rumah, Bunda perlu memberikan area yang luas dan aman untuk si Kecil yang berusia satu tahun melatih kemampuan berjalannya. “Sebisa mungkin, berikan ruang dan waktu sebanyak-banyaknya bagi anak untuk bergerak,” ujar psikolog perkembangan anak Gisella Tani Pratiwi, MPsi, Psi.

Banyak bergerak dan bereksplorasi akan membuat si Kecil mengalami berbagai stimulasi berbeda di sekitarnya. Tentu saja, ada konsekuensi yang timbul; si Kecil  butuh pengawasan dan penjagaan lebih cermat. Lelah? Tentu saja. Karenanya, daripada bolak balik melarang dan khawatir, sekalian saja Bunda siapkan area bereksplorasi yang aman di rumah. Dengan begitu, si Kecil akan leluasa mendapatkan stimulasi.  

 

STIMULASI KEMAMPUAN BERJALAN

Tahapan perkembangan motorik yang paling ditunggu-tunggu dan terlihat jelas  di usia 1 tahun adalah kemampuan berjalan. Dalam buku Child Development edisi ke-8 yang ditulis John W. Santrock ditulis, kemampuan berjalan tanpa bantuan umumnya muncul di usia 12 hingga 13 bulan. Jika belum, Bunda dianjurkan untuk memberikan stimulasi yang membuat si Kecil mau mencoba melangkah sambil berpegangan dan kemudian melepaskan pegangannya. Misalnya, berlututlah dengan jarak kurang lebih 1 meter di hadapan si Kecil, lalu panggil dia agar berjalan ke pelukan Bunda.

Lazimnya hingga usia 18 bulan, kemampuan berjalan si Kecil sudah baik. Jika di usia 18 bulan si Kecil baru bisa berdiri tapi belum bisa berjalan, atau sudah mulai berjalan tetapi masih limbung dan belum stabil, maka ia dikatakan terlambat berjalan. Usia 18 bulan adalah batas akhir penantian kemampuan berjalan pada anak. Jangan khawatir, rentang waktu belajar berjalan ternyata cukup panjang, dari usia 10 bulan (minggu terakhir) hingga 18 bulan.

 

STIMULASI KEMAMPUAN MEMEGANG

Selain belajar berdiri dan berjalan yang merupakan stimulasi motorik kasar, si Kecil yang berusia satu tahun juga perlu mendapatkan stimulasi kemampuan motorik halus. Caranya antara lain, biarkan si Kecil meraba tekstur yang berbeda-beda, seperti kasar dan halus, licin dan kesat, butiran kecil dan butiran besar, hangat dan dingin, basah dan kering, dan sebagainya.

Di usia ini, si Kecil juga sudah bisa memegang gelas bertangkainya sendiri, karena jari jemarinya sudah bisa menggenggam dengan baik. Yang menggembirakan, si Kecil juga sudah bisa mengambil benda kecil seukuran kismis menggunakan ujung ibu jari dan jari telunjuk. Nah, hati-hati ya Bunda, kemampuan menjimpit ini cukup sering menyebabkan kasus tersedak akibat si Kecil menelan benda kecil. Kegiatan lainnya, seperti menyuap makanan ke mulut, menyiduk air dengan gelas plastik, mengelupas gambar tempel, mengorek lubang (hindari lubang listrik), dan merobek kertas, semua itu merupakan stimulasi yang dapat mengasah kemampuannya.

 

STIMULASI KEMAMPUAN BICARA DAN BERSOSIALISASI  

Di usia 12 bulan, si Kecil sudah bisa mengucapkan 1 kata atau lebih dan mengetahui artinya. Saat menginjak 18 bulan, ia sudah menguasai 10 kata atau lebih.  Kata pertama yang diucapkan setiap anak pastinya berbeda-beda. Namun, umumnya kata yang sering didengarnya dari Bunda dan Ayah akan menjadi kata pertamanya. Jika “kata-kata” yang dituturkannya  masih berupa gumaman tanpa makna, berarti ia mengalami keterlambatan. Keterlambatan bisa terjadi jika anak jarang diajak bicara, mengalami masalah pada organ pendengaran dan mulut, atau menyandang autisme.

Meski masih belum lancar bicara, si Kecil memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan cara menunjuk bagian-bagian tubuhnya yang disebutkan, juga bagian-bagian dari mainannya. Misalnya, tahu mana roda mobil-mobilannya atau mana mata dan telinga boneka. Bila kemampuan ini belum tercapai berarti ada keterlambatan, sehingga perlu dikonsultasikan dengan ahlinya. “Sehari-hari, ajaklah si Kecil bicara mengenai apa saja,” kata Gisella. “Di usia 1 tahun, anak menerima dan merekam semua yang ia dengar,” tambahnya.  

Dalam hal kemampuan bersosialisasi, anak satu tahun sudah bisa mengalihkan benda di tangannya ke tangan orang lain. Asah kemampuan ini dengan pura-pura meminta sesuatu yang dipegang si Kecil. “Jika dipanggil, ia juga sudah tahu siapa namanya,” tutur Gisella.

Nah, sungguh luar biasa ya, perkembangan si Kecil di usia 1 tahun ini. Bunda yuk baca juga artikel stimulasi anak di artikel “Stimulasi Kecerdasan si Kecil Harus Sesuai Umur"