Nutrisi

Rekomendasi Asupan Gizi Wajib untuk Anak Usia Toddler

01-02-2020

Rekomendasi Asupan Gizi Anak Usia Toddler

Tahukah, Bunda? Usia toddler adalah usia transisi bagi Si Buah Hati. Di masa ini, Si Buah Hati akan mulai mengenal berbagai jenis makanan untuk melengkapi asupan nutrisi, sebagai bagian dari kebutuhan tumbuh kembangnya. Oleh sebab itu, Bunda perlu mengetahui anjuran gizi anak yang harus dipenuhi oleh Si Buah Hati agar pertumbuhannya optimal dan terhindar dari risiko malnutrisi.

Rekomendasi Asupan Gizi untuk Si Buah Hati

Memasuki usia 1 hingga 2 tahun, Si Buah Hati membutuhkan nutrisi harian dalam bentuk protein, buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, dan produk olahan susu 2X lebih banyak dibandingkan orang dewasa. Namun, jumlah tersebut harus Bunda sesuaikan juga dengan perkembangan fisik anak dan aktivitasnya.

Di bawah ini adalah beberapa asupan nutrisi yang direkomendasikan bagi anak usia 1-2 tahun, beserta anjuran takaran penyajian yang bisa Bunda jadikan panduan saat mengatur gizi anak sehari-hari.

 

1. Zat Besi

Selain sumber protein, makanan seperti tahu, ikan, daging ayam, dan daging sapi juga mengandung vitamin dan mineral yang penting bagi Si Buah Hati, yaitu zat besi. Kekurangan zat besi akan memengaruhi kemampuan belajar dan perilakunya. Oleh sebab itu, sajikan protein sebanyak 2-4 ons atau 50-114 gram setiap harinya.

 

2. Vitamin C dan A

Perbanyak konsumsi vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi yang masih dibutuhkan oleh Si Buah Hati di masa toddler. Sementara itu, vitamin A penting bagi pertumbuhan tulang, sel, dan jaringan serta penglihatan dan daya tahan tubuh. Bunda bisa menyajikan kedua vitamin ini dalam bentuk buah-buahan segar, seperti jeruk dan mangga. Sajikan menggunakan takaran satu cangkir ukur, atau sekitar 200-250 ml.

 

3. Vitamin D


Vitamin D penting untuk kesehatan tulang dan otot. Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfat dari makanan, yang penting untuk tulang yang sehat dan kuat.  Makanan yang bisa menjadi sumber vitamin D antara lain minyak ikan kod, ikan salmon, ikan tuna, jamur portobello, hingga kuning telur.  Namun, sulit untuk mendapatkan cukup vitamin D dari makanan saja. Sebagian besar vitamin D diperoleh melalui kulit kita ketika terkena sinar matahari.

Jika dibandingkan dengan orang dewasa, kebutuhan nutrisi di masa toddlermemang cenderung lebih spesifik, sehingga jika tidak tercukupi dengan baik akan berdampak serius pada proses tumbuh kembang Si Buah Hati.

 

Indikator Tercukupinya Gizi Si Buah Hati yang Perlu Bunda Ketahui

Pelajari ciri-ciri berikut untuk mengetahui apakah Si Buah Hati sudah mendapat asupan nutrisi yang sesuai atau belum.

  1. Berat dan tinggi badan sesuai. Asupan nutrisi yang sehat dan seimbang akan langsung terlihat dari postur tubuh Si Buah Hati. Ia tidak akan terlalu pendek atau terlalu tinggi serta memiliki tubuh yang tegap.
  2. Aktif dan ceria. Si Buah Hati juga akan senantiasa penuh semangat dan berenergi saat menjalani aktivitasnya. Hal ini menandakan kebutuhan vitamin dan mineral, seperti vitamin C dan zat besi, juga tercukupi.
  3. Lancar buang air besar maupun kecil. Pencernaan yang lancar adalah indikator dari kebutuhan serat yang terpenuhi. Artinya, Si Buah Hati sudah mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran dalam jumlah yang sesuai. 

 

Gunakan metrik di atas untuk memantau perkembangan Si Buah Hati, atau dengan mengikuti program penimbangan berat badan secara berkala di posyandu maupun dokter. Jangan lupa untuk rutin mencatatnya pada Kartu Menuju Sehat (KMS) Si Buah Hati.

Lengkapi nutrisi dan gizi anak dengan DANCOW 1+ dengan Nutritods #ToddlerExpert, yang merupakan susu pertumbuhan yang diformulasikan khusus untuk toddler Indonesia usia 1-3 tahun. DANCOW 1+ dengan Nutritods mengandung 0 gram sukrosa, lebih banyak laktosa dan manfaat perlindungan dengan Lactobacillus rhamnosusdan 3X Vitamin D untuk lindungi eksplorasi Si Buah Hati di masa toddler. Bunda, temukan juga fakta lainnya tentang gizi di masa toddler di DANCOW Parenting Center #NutritodsToddler101.