Nutrisi

Peran Susu Pertumbuhan untuk Perlindungan Kesehatan Si Buah Hati

16-03-2020

Dukung Perlindungan Kesehatan Anak dari Penyakit

Tahukah, Bunda? Anak usia dini akan lebih rentan terkena infeksi penyakit, dan ini akan menghalangi kebebasannya bereksplorasi. Yuk, dukung perlindungan anak dengan memberikan makanan bergizi lengkap dan seimbang yang didukung oleh susu pertumbuhan anak.

 

Makanan bergizi lengkap dan seimbang merupakan sebagian kecil dari yang bisa Bunda lakukan untuk menjaga Si Buah Hati dari risiko infeksi penyakit yang rentan dialami Si Buah Hati. Pasalnya, menurut Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, kondisi geografis Indonesia yang berada di daerah tropis menjadikan variasi mikroorganisme penyebab penyakit jadi lebih beragam. Penyakit yang banyak diderita anak balita adalah diare, gastroenteritis, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) seperti batuk dan flu, demam tifoid dan paratifoid, serta pneumonia. Namun, penyakit yang mungkin ringan bagi orang dewasa tentu dampaknya akan berbeda jika menyerang balita.

 

Bagaimana Tubuh Si Buah Hati Melawan Infeksi Penyakit yang Menyerangnya?

Ketika tubuh terinfeksi oleh virus, sistem daya tahan tubuh biasanya mencari cara untuk mendukung perlindungan anak, dan ketika di kemudian hari, Si Buah Hati terpapar dengan mikroorganisme yang sama, sel-sel daya tahan tubuhnya pun siap untuk melawannya.

 

Karena daya tahan tubuh Si Buah Hati sudah bekerja keras, saatnya Bunda untuk membantu menguatkannya. Caranya? Yaitu dengan mengonsumsi nutrisi yang diperlukan tubuh agar daya tahan tubuhnya semakin optimal.

 

Protein

Mungkin, kebanyakan Bunda sudah tahu pentingnya asupan protein untuk tumbuh kembang anak. Tapi apakah Bunda tahu, bahwa protein juga berfungsi untuk mendukung sistem daya tahan tubuh Si Buah Hati? Lymphocites, Cytokines, Phagocytes, dan Complement Protein adalah jenis-jenis protein dalam tubuh kita yang tugasnya beragam, mulai dari menjaga sirkulasi darah, menyeimbangkan daya tahan tubuh, menghancurkan mikroorganisme asing yang masuk ke dalam tubuh, hingga menelan sel, bakteri, atau virus yang rusak.

 

Probiotik

Probiotik atau bakteri baik adalah mikroorganisme hidup yang bila diberikan dalam jumlah yang memadai, malah memberikan manfaat kesehatan pada inangnya. Bakteri asam laktat dan bifidobacteria adalah probiotik yang paling umum digunakan. Lactobacillus rhamnosus adalah salah satu probiotik yang sudah teruji klinis dapat membantu memperkuat daya tahan tubuh dan menurunkan risiko penyakit ISPA (seperti batuk dan flu) serta diare. Kandungan probiotik bisa ditemukan salah satunya pada susu pertumbuhan anak.

 

Zink

Zink adalah mineral yang bisa diperoleh dari makanan seperti daging merah, roti gandum dan sereal, kacang kering, dan makanan laut. Zink sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak dan memainkan peran dalam fungsi normal sistem daya tahan tubuh. Secara keseluruhan, suplementasi zink menghasilkan efek positif yang sangat signifikan pada tinggi dan berat badan anak-anak!

 

Vitamin C

Vitamin C membantu membentuk dan memperbaiki sel darah merah, tulang, dan jaringan tubuh. Vitamin ini meminimalkan memar dan goresan ketika Si Buah Hati terjatuh, meningkatkan sistem daya tahan tubuh, mencegah infeksi, dan membantu tubuh menyerap zat besi dari sumber makanan.

 

Vitamin D

Selain bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan tulang dan gigi, vitamin ini juga diteliti dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh Si Buah Hati. Dengan begitu, Bunda dapat membantu menjaga kesehatannya agar ia tidak mudah sakit.

 

Agar Si Buah Hati semangat mengonsumsi nutrisi yang diperlukannya, jangan lupa cek Piring Nutrisi untuk dapatkan inspirasi menu sehat, lezat, dan bergizi seimbang untuk buah hati Bunda!

 

Selain mengonsumsi nutrisi melalui makanan sehari-hari, asupan protein, probiotik, zink, dan vitamin C, akan membantu perlindungan anak, terutama kesehatannya, sehingga ia bebas untuk menjelajah tanpa khawatir terkena infeksi. Bunda dapat memberikan Si Buah Hati DANCOW 1+ dengan Nutritods. Susu pertumbuhan yang diformulasikan khusus untuk Toddler Indonesia usia 1-3 tahun ini, mengandung 0 gram sukrosa, lebih banyak laktosa, 3X lebih banyak vitamin D, dan bakteri baik Lactobacillus rhamnosus, untuk membantu mencukupi kebutuhan gizinya dan mendukung perlindungan kesehatannya saat ia bereksplorasi #Nutritods101 #ToddlerExpert #PreschoolExpert.