Nutrisi

Peran Susu Pertumbuhan untuk Perlindungan Kesehatan Si Buah Hati

06-09-2019

Peran Susu Pertumbuhan Anak.

Tahukah, Bunda? Anak usia dini akan lebih rentan terkena infeksi penyakit, dan ini akan menghalangi kebebasannya bereksplorasi. Yuk, dukung perlindungan kesehatannya, dengan memberikan makanan bergizi lengkap dan seimbang yang didukung oleh susu pertumbuhan anak.

Makanan bergizi lengkap dan seimbang merupakan sebagian kecil dari yang bisa Bunda lakukan untuk menjaga Si Buah Hati dari risiko infeksi penyakit yang rentan dialami Si Buah Hati. Pasalnya, menurut Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI[1], kondisi geografis Indonesia yang berada di daerah tropis menjadikan variasi mikroorganisme penyebab penyakit jadi lebih beragam. Penyakit yang banyak diderita anak balita adalah diare, gastroenteritis, infeksi saluran napas bagian atas akut, demam tifoid dan paratifoid, dan pneumonia. Namun, penyakit yang mungkin ringan bagi orang dewasa tentu dampaknya akan berbeda jika menyerang balita.

Bagaimana Tubuh Si Buah Hati Melawan Infeksi Penyakit yang Menyerangnya?

Ketika tubuh terinfeksi oleh virus, sistem kekebalan biasanya mencari cara untuk mempertahankan diri, dan ketika di kemudian hari, Si Buah Hati terpapar dengan mikroorganisme yang sama, sel-sel kekebalan tubuhnya pun siap untuk melawannya.

Karena daya tahan tubuh Si Buah Hati sudah bekerja keras, saatnya Bunda untuk membantu menguatkannya. Caranya? Yaitu dengan mengonsumsi nutrisi yang diperlukan tubuh agar kekebalan tubuhnya semakin mantap.

  1. Protein

Salah satu fungsi protein yang paling penting adalah mendukung sistem kekebalan tubuh Si Buah Hati. Lymphocites, Cytokines, Phagocytes, dan Complement Protein adalah jenis-jenis protein dalam tubuh kita yang tugasnya beragam, mulai dari menjaga sirkulasi darah, menyeimbangkan daya tahan tubuh, menghancurkan mikroorganisma asing yang masuk ke dalam tubuh, hingga menelan sel, bakteri, atau virus yang rusak.

 

  1. Probiotik

Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang bila diberikan dalam jumlah yang memadai, malah memberikan manfaat kesehatan pada inangnya. Bakteri asam laktat dan bifidobacteria adalah probiotik yang paling umum digunakan. Lactobacillus rhamnosus GG adalah salah satu probiotik yang menurut penelitian memiliki manfaat baik dan efektif dalam pengobatan banyak penyakit gastrointestinal pada anak-anak. Kandungan probiotik bisa ditemukan salah satunya pada susu pertumbuhan anak.

 

  1. Zink

Zink adalah mineral yang bisa diperoleh dari makanan seperti daging merah, roti gandum dan sereal, kacang kering, dan makanan laut. Zink sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak dan memainkan peran dalam fungsi normal sistem kekebalan tubuh. Secara keseluruhan, suplementasi zink menghasilkan efek positif yang sangat signifikan pada tinggi dan berat badan anak-anak!

 

  1. Vitamin C

Vitamin C membantu membentuk dan memperbaiki sel darah merah, tulang, dan jaringan tubuh. Vitamin ini meminimalkan memar dan goresan ketika Si Buah Hati terjatuh, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah infeksi, dan membantu tubuh menyerap zat besi dari sumber makanan.

Agar Si Buah Hati semangat mengonsumsi nutrisi yang diperlukannya, jangan lupa cek Piring Nutrisi untuk dapatkan inspirasi menu sehat, lezat, dan bergizi seimbang untuk buah hati Bunda!

Selain mengonsumsi nutrisi melalui makanan sehari-hari, asupan protein, probiotik, zink, dan vitamin Cyang salah satunya terkandung dalam susu anakakan membantu Si Buah Hati semakin terlindungi dan bebas untuk menjelajah tanpa khawatir terkena infeksi juga, lho. Bunda dapat memberikan Si Buah Hati susu pertumbuhan anak yang mengandung protein, kalsium, vitamin (A, D, E, K, C), selenium, zink, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), Lactobacillus rhamnosus, serta serat pangan inulin, untuk membantu mencukupi kebutuhan gizinya!