Nutrisi

Peran Penting Protein untuk Tumbuh Kembang Anak

11-10-2019

Telur, Sayuran, dan Susu Pertumbuhan Anak Mengandung Protein yang Dibutuhkan Si Buah Hati

Susu pertumbuhan anak mengandung protein yang membantu tubuh anak tumbuh dan bergerak. Tahukah, Bunda, protein merupakan pondasi utama bagi tumbuh kembang anak, yaitu sebagai nutrisi yang penyusun sel-sel tubuh.

Bagi anak-anak, protein sangat penting untuk membangun, memelihara, dan mengganti jaringan tubuh yang rusak dalam tubuh. Setiap sel, otot dan organ dalam tubuh anak membutuhkan protein. Itu karena setiap sel, otot, dan organ sebagian besar terdiri dari protein.

Ketika Si Buah Hati berlarian, atau sekadar duduk di kelas, protein melakukan tugas-tugas penting seperti menggerakkan kaki, menggerakkan paru-paru, dan melindungi Si Buah Hati dari penyakit.

Peran Protein bagi Perkembangan Anak

Berdasarkan tabel Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2013, anak-anak yang sedang tumbuh, terutama di usia 1-3 tahun, membutuhkan asupan protein 26 gram per hari. Kebutuhan protein semakin meningkat seiring bertambahnya usia Si Buah Hati, yaitu 35 gram per hari untuk anak usia 4-6 tahun, dan 49 gram per hari untuk anak usia 7-9 tahun. Kekurangan asupan protein akan membuat anak mengalami gangguan pertumbuhan, gangguan kecerdasan, serta masalah perilaku. 

Lalu, apa peran protein bagi perkembangan anak?

  1. Protein Dibutuhkan untuk Mendukung Perkembangan Otak

Otak anak membutuhkan protein agar berfungsi dengan baik. Anak dilahirkan dengan kondisi di mana sel-sel otak saling tidak terhubung. Hubungan antar sel dibuat ketika anak mendapat rangsangan dari lingkungan di sekitarnya.

Pada saat Si Buah Hati menginjak usia 3 tahun, ia akan membentuk 1.000 triliun koneksi di otaknya. Dan protein ambil bagian dalam pembentukan koneksi ini, yang disebut neurotransmitter.

  1. Protein Membentuk Bagian-Bagian dalam Sel-Sel Otak dan Jaringan Skat di Sekitarnya

Hal inilah yang memungkinkan otak Si Buah Hati tumbuh. Protein juga membantu otak Si Buah Hati mampu berpikir jernih, berkonsentrasi, dan menyerap pembelajaran.

Sebuah studi yang diterbitkan pada Juli 2008 dalam jurnal Behavioral and Brain Functions menemukan bahwa anak-anak dengan kekurangan gizi energi protein kronis memiliki IQ yang lebih rendah, hasil tes yang lebih rendah di sekolah, masalah perilaku, memori buruk, dan kekurangan kognitif lainnya.

  1. Protein Mendukung Daya Tahan Tubuh

Bagi kesehatan, protein merupakan salah satu zat gizi yang mendukung fungsi daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit. Itu sebabnya, konsumsi protein saat Si Buah Hati sedang sakit dapat membantu mempercepat proses penyembuhan.

Susu Pertumbuhan Anak sebagai Salah Satu Sumber Protein

Dari mana saja sumber protein untuk anak satu tahun? Secara umum, protein bisa didapat dari berbagai jenis makanan, baik hewani maupun nabati. Protein banyak ditemukan dalam daging, susu pertumbuhan anak, keju, yoghurt, ikan, dan berbagai sayuran.

Protein yang berasal dari sumber hewani disebut "protein lengkap" karena memiliki semua sembilan asam amino esensial. Sedangkan protein dari sumber tanaman (seperti kacang-kacangan, kacang-kacangan, brokoli, dll) disebut "protein tidak lengkap" karena mereka kekurangan satu atau lebih asam amino esensial.

Hal yang luar biasa tentang tubuh kita dan protein tidak lengkap adalah bahwa jika Si Buah Hati mengonsumsi berbagai makanan kaya protein yang mengandung protein tidak lengkap, tubuhnya benar-benar dapat menggabungkan protein tidak lengkap tersebut. Dan untuk memastikan itu, maka disarankan untuk mendapatkan semua asam amino esensial yang dibutuhkan. Konsumsi makanan yang bervariasi, mulai dari daging merah, ikan, daging unggas, kacang-kacangan, dan susu anak, sangat disarankan, terutama bagi anak-anak yang kebutuhan proteinnya cukup tinggi.

Bantu cukupi asupan protein Si Buah Hati dengan memberikan memberikan DANCOW Advanced Excelnutri+, susu pertumbuhan untuk anak usia diatas 1 tahun  yang mengandung protein, kalsium, vitamin (A, D, E, K, C), selenium, zink, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), dan Lactobacillus rhamnosus, serta serat pangan inulin.

Asupan nutirisi yang tercukupi penting untuk memelihara tubuh Si Buah Hati, sehingga ia bisa bebas bereksplorasi. Yuk Bunda, temukan info lengkap seputar pentingnya susu pertumbuhan anak, dan cara memenuhi nutrisi Si Buah Hati di artikel DANCOW Parenting Center.