Nutrisi

Pentingnya Memilih Susu Pertumbuhan Anak Sesuai Kebutuhan Usianya

22-11-2019

Pentingnya Memilih Susu Pertumbuhan Anak Sesuai Kebutuhan Usianya

Memilih susu pertumbuhan anak bisa jadi hal yang menantang, karena Bunda harus mempertimbangkan berbagai hal. Salah satunya, memastikan produk susu mengandung nutrisi yang disesuaikan dengan tahap perkembangan Si Buah Hati. Kenapa hal ini penting?

Nutrisi untuk anak-anak didasarkan pada prinsip yang sama dengan nutrisi untuk orang dewasa. Dalam artian, setiap orang membutuhkan jenis nutrisi yang sama, seperti vitamin, mineral, karbohidrat, protein dan lemak. Namun, anak-anak membutuhkan jumlah nutrisi spesifik yang berbeda pada usia yang berbeda, karena kebutuhan gizi akan berubah terus, tergantung pada tinggi, berat badan, massa otot, tingkat aktivitas, kondisi fisik secara umum, dan beberapa faktor lainnya. Kita bisa bandingkan perbedaan kebutuhannya melalui cuplikan tabel anjuran Angka Kecukupan Gizi berikut

 

Kelompok umur          BB* (kg) TB* (cm) Energi (kkal) Protein (g) Lemak (g)             Karbohidrat (g) Serat (g) Air (mL)

Bayi/Anak

        Total n-6 n-3      
1-3 tahun 13 91 1125 26 44 7,0 0,7 155 16 1200
4-6 tahun 19 122 1600 35 62 10,0 0,9 220 22 1500

 

Apa yang terjadi jika Si Buah Hati tidak mendapat nutrisi yang sesuai dengan kebutuhannya?

  1. Obesitas

Perlu diingat bahwa obesitas berbeda dengan sekadar kelebihan berat badan. Ketika Si Buah Hati mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang digunakan tubuhnya, maka akan meningkatkan risiko menjadi kelebihan berat badan atau obesitas. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa obesitas pada masa kanak-kanak dapat mempengaruhi obesitas pada masa dewasa, dan kemungkinan menderita penyakit-penyakit kronis degeneratif seperti diabetes mellitus tipe 2, penyakit jantung, stroke dan kanker.

 

  1. Kekurangan Protein

Kekurangan protein yang serius dapat menyebabkan pembengkakan, perlemakan hati, degenerasi kulit, resiko memperparah infeksi dan menghambat pertumbuhan pada anak-anak.

 

  1. Risiko Osteoporosis

Kalsium sangat penting dalam membangun tulang dan gigi yang kuat. Kebutuhan kalsium tidak terpenuhi selama masa kanak-kanak akan mempengaruhi kepadatan tulang, yang nantinya mungkin akan menyebabkan osteoporosis di masa tuanya.

 

  1. Anemia

Kekurangan zat besi dapat menjadi masalah bagi beberapa anak. Zat besi adalah komponen pembawa oksigen darah, dan anak-anak membutuhkan zat besi untuk meningkatkan volume darah selama periode pertumbuhannya yang cepat.

 

  1. Risiko Penyakit Saluran Pencernaan dan Pernapasan

Beberapa nutrisi seperti asam lemak, vitamin B-6, A, C, dan E, juga mineral seperti magnesium, seng, tembaga, dan selenium dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh Si Buah Hati. Ini penting, sebab menurut Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, kondisi geografis Indonesia yang berada di daerah tropis menjadikan variasi mikroorganisme penyebab penyakit jadi lebih beragam. Penyakit yang banyak diderita anak balita adalah diare, gastroenteritis, infeksi saluran napas bagian atas akut, demam tifoid dan paratifoid, dan pneumonia.

Agar daya tahan tubuhnya terjaga dan tumbuh kembangnya optimal, pastikan Si Buah Hati mendapatkan nutrisi yang sesuai kebutuhan tahap perkembangan anak. Cek label kemasan sebelum Bunda memilih susu untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi Si Buah Hati. Pastikan memilih susu pertumbuhan anak yang diformulasikan khusus untuk membantu memenuhi asupan gizi sesuai tahapan usia Si Buah Hati Bunda.

DANCOW Advanced Excelnutri+ merupakan susu pertumbuhan anak yang diformulasikan khusus sesuai tahapan[A2]  usia yang mengandung protein, kalsium, vitamin (A, D, E, K, C), selenium, zink, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), Lactobacillus rhamnosus, serta serat pangan inulin, untuk bantu cukupi asupan nutrisi Si Buah Hati. Cari tahu seputar pentingnya susu pertumbuhan bagi Si Buah Hati di sini.