Stimulasi

Manfaat Bermain di Ruang Terbuka Bagi Si Kecil

13-11-2020

Manfaat Bermain di Ruang Terbuka Bagi Si Kecil

Si Kecil menginjak usia satu tahun, artinya Bunda harus ekstra keras untuk menjaganya saat melalukan berbagai kegiatan. Namun, hal ini bukan berarti Bunda harus membatasinya dalam beraktivitas. Ajak dia melakukan beberapa kegiatan di luar rumah agar bisa membantu perkembangan fisik dan motoriknya.

Bermain di luar rumah bukan hanya menyenangkan, namun juga penting untuk tumbuh kembang anak. Tak harus pergi ke lokasi wisata yang jauh, Bunda bisa mengajaknya melakukan kegiatan di tempat terbuka seperti area sekitar rumah, taman komplek, atau halaman belakang rumah. Selain tidak mengeluarkan banyak biaya, Bunda pun tak perlu khawatir melepasnya untuk bereksplorasi karena lebih mudah mengawasinya.

Yuk, ajak si Kecil main di luar rumah setidaknya 30 menit sehari. Sebab, banyak keuntungan yang bisa didapat anak dengan beraktifitas di luar rumah. Mari simak manfaat bermain di luar ruangan untuk anak.

Menjaga Berat Badan

Obesitas selalu menghantui setiap anak. Terlebih, jika Bunda jarang mengajak si Kecil untuk melakukan olahraga. Dengan bermain di tempat terbuka, secara tak langsung Bunda mendorongnya untuk melakukan aktivitas gerak. Kegiatan ini sangat efektif untuk menjaga berat badannya.

Membangun Kepercayaan Diri

Secara psikologis, bermain di tempat terbuka bersama teman sebaya dapat membuat anak menjadi gembira. Kemampuan sosial anak akan berkembang. Sehingga si Kecil menjadi percaya diri, serta mampu mengeksplorasi diri.

Memaksimalkan Perkembangan Otak

Bermain di tempat terbuka membantu memaksimalkan perkembangan otak si Kecil. Saat ia menggerakkan anggota badan, terjadi komunikasi antara belahan otak kiri dan kanan. Rangkaian gerakan ini menyempurnakan bagian otak yang berkaitan dengan pola pikir kompleks.

Mempertahankan Daya Tahan Tubuh

Bergerak aktif di tempat terbuka dapat memperkuat daya tahan tubuh si Kecil. Salah satu aktivitas fisik yang bisa dilakukan anak usia dini adalah senam. Menurut Elpin Abdulkadir dalam jurnal berjudul Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak melalui Senam Ceria Dua di Kelompok B TK Negeri Pembina Kecamatan Tolangohula Kabupaten Gorontalo, mengatakan kegiatan senam Ceria Dua memberikan kesempatan kepada anak untuk melatih koordinasi tubuh, keseimbangan tubuh, kekuatan dan daya tahan tubuh.

Meningkatkan Kemampuan Motorik dan Sensorik

Di tempat terbuka, si Kecil memiliki kesempatan untuk bebas berlari, melompat, meniti jalan setapak, serta memetik daun. Aktivitas inilah yang mereka butuhkan untuk membantu meningkatkan kemampuan motorik. Selain itu, kemampuan sensorik anak juga akan jauh lebih baik. Karena bermain di luar umumnya melibatkan permukaan yang tidak rata, bebatuan, ranting pohon, dan permukaan yang tidak stabil seperti kerikil, pasir dan lumpur. Berbagai kegiatan yang dilakukan dengan elemen alam ini membutuhkan keseimbangan, kelincahan dan ketangkasan.

Nah, sekarang Bunda sudah siap pergi ke luar rumah bersama si Kecil. Tapi, apakah Bunda masih bingung menentukan kegiatan? Berikut beberapa aktivitas kreatif yang bisa Bunda lakukan bersamanya.

Aktivitas fisik menyerupai permainan yang disukai anak

Menjadikan aktivitas fisik sebagai permainan akan membuat mereka senang dan bersemangat. Sesekali Bunda dapat mengajak si Kecil melakukan permainan lempar tangkap bola dan lompat tali, petak umpet di halaman rumah. Berikan dia kebebasan memilih kegiatan yang disukainya agar dia melakukannya dengan perasaan senang.

Aktivitas bersama teman-teman

 

Biarkan si Kecil bermain bersama teman sekolah, saudara, atau tetangga. Selain itu, Bunda juga bisa mengikutsertakannya ke dalam klub olahraga seperti sepak bola anak atau sekolah berenang. Pilihkan klub yang sesuai dengan minat dan bakatnya.

Tetapkan jadwal rutin

Jadikan aktivitas fisik si Kecil sebagai bagian dari agenda rutin, baik saat dilakukan sendiri atau bersama keluarga. Lama kelamaan, dia akan mengingat jadwal tersebut. Misalnya, setelah pulang sekolah, dia akan bermain bola bersama teman selama satu jam. Saat waktu bermain habis, ia akan berhenti dan pulang untuk istirahat atau mengerjakan tugas sekolah. Selain itu, bila Bunda selalu mengajaknya bersepeda di akhir pekan, dia akan menunggu saat-saat kebersamaan itu.

Berikan teladan

Ayah dan Bunda dapat mencontohkan berbagai kegiatan positif untuk ditiru si Kecil. Beberapa hal sederhana yang bisa diteladani antara lain berjalan kaki daripada naik kendaraan pribadi ke tempat-tempat yang tidak jauh dari rumah seperti warung. Selain itu, jika terbiasa melihat orangtua berolahraga, maka anak akan tertarik untuk mengikuti.

Dancow Bantu Lindungi Eksplorasi si Kecil.