Nutrisi

Makanan yang Baik untuk Tumbuh Kembang Anak

30-08-2019

Makanan-Pendukung-Pertumbuhan-Anak.

Apakah gizi Si Buah Hati sudah tercukupi dengan makanan yang Bunda berikan di rumah? Yuk, cari tahu sumber pangan apa yang dapat membantu optimalkan pertumbuhan Si Buah Hati, dan sejauh mana susu anak 1 tahun dapat membantu melengkapi kebutuhan nutrisi Si Buah Hati.

Pada usia 1 tahun, buah hati Bunda akan mulai belajar makan sendiri. Sumber energi dan nutrisi utamanya pun tak bergantung pada ASI saja, melainkan juga pada makanan padat. Bagaimana sebaiknya mengatur asupan nutrisi untuk mencapai tinggi dan berat badan yang ideal untuk buah hati Bunda?

Kebutuhan Asupan Gizi Si Buah Hati

Menurut Angka Kecukupan Gizi Indonesia, anak berusia 1-3 tahun dianjurkan memiliki berat badan 13 kg dan tinggi badan 91 cm. Sedangkan asupan nutrisi harian yang diperlukan yaitu, 1125 kkal energi, 26 g protein, 44 g lemak, 650 mg kalsium, 155 g karbohidrat, 16 g serat, 1.200 ml air, 400 mcg vitamin A, 15 mcg vitamin D, 6 mg vitamin E, 15 mcg vitamin K, 0,6 mg vitamin B1, 0,7 mg vitamin B2, 6 mg vitamin B3, 2 mg vitamin B5, 0,5 mg vitamin B6, 160 mcg folat, 0,9 mcg vitamin B12, 8 mcg Biotin, 200 mg kolin, dan 40 mg vitamin C.

Di antara nutrisi lainnya, kalsium adalah nutrisi super yang membantu membuat tulang dan gigi Si Buah Hati kuat.[3] Kita hanya punya satu kesempatan untuk membangun tulang yang kuat, yaitu ketika kita masih anak-anak dan remaja. Anak-anak yang kebutuhan kalsiumnya tercukupi dapat tumbuh menjadi orang dewasa dengan tulang yang kuat. Tak hanya itu, kalsium juga membantu membuat saraf dan otot bekerja, yang merupakan hal penting untuk menjaga kesehatan jantung.

Selain kalsium, asupan protein juga termasuk yang harus Bunda perhatikan. Setiap sel dalam tubuh kita terbuat dari protein, sehingga nutrisi ini penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak yang sehat.

Bagaimana Bunda Dapat Memberi Asupan Protein dan Kalsium untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak?

  1. Protein

Protein bisa ditemukan dalam berbagai jenis makanan, mulai dari potongan daging merah, ikan, unggas, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak. Protein yang berasal dari sumber hewani disebut "protein lengkap" karena memiliki semua asam amino penting, sedangkan protein dari sumber tanaman (seperti kacang-kacangan, kacang-kacangan, brokoli, dll) disebut "protein tidak lengkap" karena kekurangan satu atau lebih asam amino penting. Namun, jika kita memakan makanan yang mengandung protein tidak lengkap, tubuh kita bisa menggabungkan protein tidak lengkap agar tetap mendapatkan semua asam amino esensial yang dibutuhkan. Menarik, bukan?

 

  1. Kalsium

Beberapa jenis makanan memiliki kandungan kalsium yang sangat tinggi dan merupakan sumber kalsium alami, seperti susu, yoghurt, dan keju. Namun, jika Si Buah Hati tidak dapat minum susu anak 1 tahun, atau makan produk susu lainnya, mereka tetap dapat memperoleh kalsium dari makanan seperti tahu, kacang kedelai, brokoli, sawi, kubis, sayuran hijau lainnya, kacang almond dan wijen, kacang, kacang merah, buncis, dan buah jeruk.

Jika Si Buah Hati tidak memiliki masalah dengan mengonsumsi susu pertumbuhan, berikan DANCOW Advanced Excelnutri+ 1+, susu anak 1 tahun ke atas, yang mengandung protein, kalsium, vitamin (A, D, E, K, C), selenium, zink, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), Lactobacillus rhamnosus, serta serat pangan inulin, untuk membantu melengkapi kebutuhan gizinya. Masih memiliki pertanyaan seputar nutrisi Si Buah Hati? Yuk, konsultasikan langsung dengan para DANCOW Parenting Expert di sini!