Parenting

Kegiatan Ngabuburit Ceria Bareng si Kecil

04-11-2020

Kegiatan Ngabuburit Ceria Bereng si Kecil

Bunda, si Kecil kini telah belajar berpuasa. Pada awalnya, mungkin dia baru bisa mengikuti puasa bedug alias menjalankan puasa setengah hari, hingga waktu zuhur. Atau dia sudah mampu berpuasa sehari penuh, namun kerap bilang, “Bunda, aku lapar,” atau bertanya, “Kapan maghrib datang, Bunda?” Bisa jadi, ia mempertanyakan itu karena merasa waktu berjalan begitu lambat. Sehingga rasa lapar terasa begitu mengganggu.

Supaya si Kecil sabar menanti waktu berbuka, ada baiknya Bunda membuat beragam kegiatan yang seru dan menyenangkan. Sehingga tanpa terasa, ia bisa menjalani puasa hingga waktu berbuka tiba. Nah, berikut beberapa aktivitas selama puasa yang bisa dilakukan si Kecil:

1. Rainbow Bottles

  • Untuk awalan, bersihkan botol bekas dan penutupnya.
  • Isi botol dengan air berwarna, secukupnya. Bunda bisa menggunakan pewarna makanan, agar aman untuk si Kecil.
  • Setelah itu, tambahkan glitter ke dalam air. Bila tidak ada glitter, Bunda bisa membuat potongan kecil dari plastik mika.
  • Tutup botol dengan rapat, kemudian ajak anak untuk menaruh botol di balik jendela.
  • Dengan memanfaatkan sinar matahari, Bunda dan si Kecil bisa mengamati glitter bergerak turun ketika botok dibalikkan. Seakan butiran hujan.

Untuk botol, bila bisa pilihlah yang terbuat dari plastik agar aman dimainkan si Kecil. Jika hanya ada botol kaca, Bunda harus terus mendampingnya agar tidak menjatuhkan botolnya. Biar lebih menarik, buatlah beragam warna dalam beberapa botol, sehingga mirip pelangi.

Ketika malam tiba, Bunda bisa pula menaruh botol berwarna itu di kamar si Kecil. Lalu taruh lampu kecil di balik botol dan matikan lampu kamar. Sorotan cahaya dari balik botol berwarna membuatnya menjadi lampu tidur yang unik.

2. Melukis dengan pewarna manis

  • 250 gram tepung maizena
  • 2 sendok makan gula pasir
  • Air secukupnya
  • Pewarna makanan

Aduk rata seluruh bahan dan masak dengan api sedang. Setelah panasnya merata, dan warna sudah tercampur dengan semua bahan, matikan api lalu dinginkan adonan.

Untuk pewarna makanan, Bunda bisa pula menggantinya dengan sari buah atau sari sayuran. Pakailah warna premier, seperti kuning, merah, atau biru. Sehingga si Kecil bisa mencampur-campur adonan dan mendapatkan warna baru. Kalau pun tidak tersedia warna apapun, tak masalah adonan berwarna bening. Permainan akan tetap menarik, Bunda. Jangan memaksakan menggunakan pewarna lain ya Bunda, ini penting agar adonan aman bila si Kecil lupa sedang berpuasa dan tak sengaja memakannya.

Selanjutnya, Bunda bisa mengajarkan si Kecil untuk mencelupkan spons bersih ke dalam warna, lalu cap ke kertas putih polos. Biarkan ia berkreasi dengan warna dan bentuk sesuai imajinasinya. Bagaimana bila ia ingin mencelupkan tangan ke dalam adonan dan menjiplakan warna ke kertas? Katakan IYA BOLEH untuk hal tersebut, Bunda. Dengan mencelupkan tangannya, ia akan belajar mengenai terkstur adonan yang sedikit kenyal.

3. Membuat kartu lebaran

Untuk kegiatan yang satu ini, Bunda cukup memerlukan kertas karton, glitter, lem, kertas warna-warni, gunting, dan pensil warna atau krayon. Setelah semua bahan siap, ajarkan si Kecil untuk menggunting karton seukuran kartu ucapan. Lalu dampingi ia untuk menggunting kertas warna-warni menjadi bentuk ketupat, bedug, atau masjid. Dan tempelkan potongan gambar itu pada karton kartu ucapan.

Agar lebih meriah, taburkan glitter pada kertas karton yang sebelumnya telah diolesi lem. Ajarkan juga Si Kecil untuk menuliskan ucapan selama hari raya atau selamat berpuasa  di kartunya ya Bunda. Kartu ucapan siap dikirimkan lewat Pak Pos.

Berani berkata #IYABOLEH untuk mencobanya Bunda? 

Bunda yuk baca juga artikel mengenai puasa di artikel “Ngabuburit Sambil Bereksplorasi dengan Si Kecil, Yuk!”