Ini Dia Tips Membentuk Karakter Anak yang Disiplin | DANCOW Parenting Center
Parenting

Ini Dia Tips Membentuk Karakter Anak yang Disiplin

31-08-2018

Ini Dia Tips Membentuk Karakter Anak yang Disiplin

Dalam membesarkan anak, tentunya banyak hal yang dapat menentukan perkembangan karakter anak itu sendiri. Supaya Si Kecil dapat tumbuh sesuai potensinya, karakter yang positif pastinya jadi bekal penting yang perlu dimilikinya. Untuk membentuk karakter tersebut, salah satu hal yang perlu diperkenalkan pada Si Kecil adalah kedisiplinan.

Kenapa Penting Ajarkan Kedisplinan pada Si Kecil?

Menurut Amy Morin, psikolog dari Northeastern University di Boston, Massachussetts, anak-anak yang memiliki disiplin diri dapat mengatasi perasaan emosi yang tidak nyaman pada dirinya dengan cara yang sehat. Mereka dapat belajar mengontrol rasa marah dan mampu mengendalikan perilaku yang impulsif. “Kedisiplinan ini dapat membantu anak dalam menanggapi kritik atau koreksi dari orang dewasa dengan penuh respek. Mereka juga biasanya lebih memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi,” jelasnya.

Tak hanya itu saja, mengajarkan kedisiplinan pada Si Kecil juga dapat memberikan berbagai manfaat bagi masa depannya, seperti:

1. Hidup Teratur

Dengan kedisiplinan yang diajarkan, Si Kecil memiliki kemampuan untuk mengatur dirinya sendiri serta mengelola waktunya untuk berbagai kegiatan dengan baik. Ini penting untuk membentuk karakter anak  yang memiliki pola hidup teratur.

2. Tumbuh Menjadi Pribadi yang Tenang

Si Kecil menjadi mudah mengontrol perilakunya dan mudah pula untuk bersikap tenang jika diperlukan, karena ia sudah terbiasa untuk bersikap sesuai tempat dan waktunya.

3. Makin Percaya Diri

Disiplin berarti melakukan segala sesuatunya sendiri juga, misalnya untuk makan, mandi, menyikat gigi, atau membereskan mainan. Dengan cara terbiasa melakukan banyak hal sendiri, Si Kecil terlatih untuk percaya kepada kemampuannya sendiri.

Kiat Mengajarkan Kedisiplinan pada Si Kecil

Mengajarkan Si Kecil tentang kedisiplinan memang bukan hal yang mudah. Diperlukan pola pengasuhan yang tepat dan konsisten agar ia dapat memahami arti disiplin yang sebenarnya.  Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Bunda terapkan dalam mengajarkan kedisiplinan pada Si Kecil:

- Tentukan Aturan

Mulai dengan 4-5 aturan keluarga yang sederhana. Misalnya, saling berbicara yang baik, saling membantu, menabung dalam nominal tertentu dalam sehari, dan juga menjaga mainannya.

- Berikan Pujian

Setiap Si Kecil berhasil melakukan apa yang telah diajarkan, berikan ia pujian atau hadiah, misalnya dalam bentuk stiker bintang yang ditempel di tembok kamarnya setiap ia berbuat baik . Cara ini dapat memotivasi Si Kecil untuk terus berperilaku seperti yang telah diajarkan.

- Berikan Contoh

Si Kecil belajar dengan memperhatikan apa yang Bunda lakukan, jadi berilah contoh yang baik. Misalnya saja jika Bunda ingin makan, lakukan dengan duduk bersama anggota keluarga yang lain, cuci kaki dan gosok gigi sebelum tidur, tidur sesuai batasan waktu di malam hari, serta memberi contoh bagaimana cara menjadi anak sholeh.

- Berikan Konsekuensi

Tentukan konsekuensi saat Si Kecil melanggar aturan yang sudah Bunda berikan. Misalnya, jika Si Kecil tak mau membereskan mainannya setelah digunakan, Bunda bisa coba tidak membelikan kudapan favoritnya saat berbelanja bulanan. Menurut Journal of Applied Developmental Psychology, anak akan memperlihatkan perubahan ketika orang tuanya juga menerapkan strategi konsekuensi dalam mendidik anak. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa teknik konsekuensi ini dinilai cukup efektif untuk menerapkan disiplin pada Si Kecil.

Itulah beberapa tips seputar mengajarkan kedisiplinan pada buah hati. Untuk terus mendukung perkembangan Si Kecil, tentu Bunda juga perlu memenuhi kebutuhan nutrisinya setiap hari. Biasakan Si Kecil disiplin mengonsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang. Susu pertumbuhan DANCOW Advanced Excelnutri+  mengandung vitamin A, C, E; minyak ikan, omega 3 & 6, dan Lactobacillus rhamnosus untuk membantu optimalkan tumbuh kembang Si Kecil. 

Bagaimana Bunda, sudah siap membentuk karakter anak  menjadi pribadi yang disiplin?