Nutrisi

Ganti Susu Pertumbuhan Si Buah Hati, Perhatikan Hal Ini

07-01-2020

Ganti Susu Pertumbuhan Anak dengan Cara Tepat

Memilih susu pertumbuhan anak yang masih berusia satu tahun memang terkadang bisa membuat Bunda bingung. Apalagi jika telah memilih suatu produk, namun karena satu dan lain hal Bunda kemudian mempertimbangkan untuk mengganti produk susu yang dikonsumsi Si Buah Hati. Kalau sudah begini, Bunda mungkin khawatir dan berpikir “Aman atau tidak ya, mengganti produk susu pertumbuhan Si Buah Hati?”

 

Pertimbangan untuk Ganti Susu Pertumbuhan Si Buah Hati

Biasanya ada beberapa alasan yang membuat seorang Ibu memutuskan untuk mengganti susu bubuk yang dikonsumsi Si Buah Hati. Yuk, kita bahas alasan ini satu per satu agar Bunda bisa mempertimbangkan sebelum akhirnya memutuskan untuk mengganti produk susu Si Buah Hati.

  1. Alasan Kesehatan

Salah satu alasan mengganti susu pertumbuhan yang dikonsumsi Si Buah Hati dengan produk lain adalah karena kesehatan atau alasan medis. Misalnya, susu yang diminum Si Buah Hati ternyata mempengaruhi kebiasaannya buang air besar (BAB) atau membuatnya muntah.

Jika alasan kesehatan membuat Bunda ingin mengganti produk susu Si Buah Hati, maka sebaiknya Bunda berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter. Biasanya dokter akan memeriksa kondisi tubuh anak, sehingga dapat menentukan susu seperti apa yang lebih tepat untuk dikonsumsi Si Buah Hati.

 

  1. Alasan Rasa

Rasa juga bisa jadi salah satu pertimbangan Bunda untuk mengganti produk susu yang diminum Si Buah Hati. Misalnya, karena anak ternyata tidak terlalu menyukai rasa susu yang saat itu ia minum.

Jika hal ini yang terjadi, sebelum mempertimbangkan mengganti susunya, Bunda bisa mencoba memberikan Si Buah Hati susu dengan rasa yang berbeda dari merek yang sama terlebih dulu. Dengan begitu, Si Buah Hati tidak perlu sulit beradaptasi dari awal dengan produk susu yang baru.

 

  1. Alasan Harga

Harga tidak dipungkiri jadi alasan lain untuk mengganti produk susu pertumbuhan anak. Namun untuk alasan ini, Bunda harus lebih berhati-hati dan jangan tergoda dengan harga yang terlalu murah.

Sebelum memutuskan untuk mengganti produk susu dengan merek yang harganya lebih terjangkau, cek terlebih dahulu kandungan nutrisi dan gizi dalam susu tersebut. Pastikan memang mengandung nutrisi yang dapat memenuhi asupan gizi harian Si Buah Hati, khususnya kandungan probiotik dan serat pangan (prebiotik) yang penting untuk melindungi kesehatan anak.

 

 

Tips Mengganti Susu Pertumbuhan Menurut Ahli

Dengan mempertimbangkan alasan-alasan tadi, jika akhirnya Bunda sudah menetapkan hati untuk mengganti produk susu pertumbuhan Si Buah Hati, sebaiknya lakukanlah secara perlahan, ya. Tidak semua anak mudah beradaptasi dengan sesuatu yang baru, sehingga ada baiknya Bunda tidak terlalu sering gonta-ganti produk susu pertumbuhan untuk Si Buah Hati.

 

Untuk mempermudah Si Buah Hati beradaptasi dengan produk susu pertumbuhan anak yang baru, Bunda bisa mencoba tips berikut ini:

  1. Ganti frekuensi bertahap dan diselang-seling dengan merek yang lama. Misal, di hari pertama Bunda memberikan susu baru sebanyak satu kali dan sisanya Si Buah Hati masih minum susu merek lama.
  2. Jika tidak terlihat reaksi alergi saat mencoba susu baru, beberapa hari berikutnya Bunda bisa memberikan susu merek baru sebanyak dua kali, sisanya susu merek lama, dan seterusnya.  
  3. Lamanya proses pergantian susu berbeda-beda pada tiap anak. Si Buah Hati bisa saja butuh waktu lebih lama atau lebih cepat, jadi pastikan Bunda melihat reaksi Si Buah Hati saat memberikannya susu baru.
  4. Menurut dr Aryana Diani SpA, dokter spesialis anak di RS Mitra Keluarga Group, Bunda juga bisa mencampur dua merek susu yang berbeda untuk membuat Si Buah Hati terbiasa. Namun syaratnya, jika kedua susu tersebut adalah susu bubuk, maka masing-masing susu harus dicampur air sebelum dicampur menjadi satu.

Bunda tidak perlu bingung dan khawatir jika pada akhirnya memutuskan untuk mengganti susu pertumbuhan anak yang dikonsumsi Si Buah Hati. Pergantian susu ini tetap dapat berlangsung aman selama Bunda memilih susu yang memang mengandung nutrisi seimbang untuk anak, ya. Jika Bunda masih punya pertanyaan seputar susu untuk anak, Bunda bisa cari tahu di sini.