Nutrisi

Ciri-ciri Si Buah Hati Kurang Gizi

13-09-2019

Kenali Ciri-ciri Anak Tidak Dapatkan Gizi Seimbang

Kebanyakan orang tua mempersepsikan buah hati yang lebih gemuk sebagai anak yang sehat dan memiliki gizi seimbang. Namun, benarkah demikian?

Perawakan yang lebih pendek, lebih tinggi, lebih kurus, atau lebih gemuk, bukan merupakan indikator mutlak bahwa Si Buah Hati cukup gizi, apalagi jika tidak diukur sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi Indonesia. Jika hanya sekadar dilihat dengan mata telanjang saja, meski Si Buah Hati tampak montok, mungkin saja ia tidak memiliki gizi yang seimbang. Yuk, kenali apa saja tanda yang mungkin terjadi ketika anak kekurangan gizi, Bunda.

6 Tanda Anak yang Kurang Gizi:

  1. Kurangnya berat badan sebanyak 20% di bawah berat badan ideal (sebaiknya diperiksa di Posyandu atau fasilitas medis lainnya).
  2. Persentase tinggi badan kurang dari grafik pertumbuhan standar usia Si Buah Hati.
  3. Tegangan ototnya kurang baik.
  4. Lemas.
  5. Berat badan turun, meskipun sudah makan cukup banyak.
  6. Kurang menunjukkan minat pada makanan.

Apa Penyebab Anak Kurang Gizi?

Tak perlu menyalahkan diri jika Si Buah Hati saat ini belum mendapat gizi seimbang, sebab ada banyak faktor penyebab Si Buah Hati mengalami kekurangan gizi, seperti:

  1. Ketidakmampuan tubuhnya menyerap makanan.
  2. Kurangnya ketersediaan makanan.
  3. Kurangnya pengetahuan orang tua tentang pola makan yang tepat.
  4. Si Buah Hati tidak mau makan (tidak nafsu makan, tantrum).
  5. Peningkatan kebutuhan metabolisme yang disebabkan oleh kondisi medis tertentu (lahir prematur, luka bakar, dan infeksi).
  6. Gangguan pada proses pencernaan (infeksi kronis, diare, dan muntah).

Pastikan Aupan Nutrisi Si Buah Hati Tercukupi

Semakin cepat Bunda mengenali masalah yang dialami Si Buah Hati, semakin cepat pula Bunda dapat memperbaiki pola makan dan asupan gizi untuknya. Caranya? Yaitu dengan memberikan beragam makanan bergizi, seperti:

  1. Protein untuk membantu membangun sel-sel tubuhnya, sumber energi, dan melawan infeksi.

 

  1. Karbohidrat membantu tubuhnya memanfaatkan lemak dan protein untuk membangun dan memperbaiki jaringan. Karbohidrat dapat berwujud gula, pati, dan serat, namun sebaiknya si buah hati memakan lebih banyak pati dan serat dan sedikit gula.

 

  1. Lemak, sumber energi yang baik dan mudah disimpan dalam tubuh. Lemak juga membantu tubuh untuk menggunakan beberapa nutrisi lain yang dibutuhkannya.

 

  1. Kalsium membantu membangun tulang dan gigi anak yang sehat, dan penting untuk pembekuan darah dan untuk fungsi saraf, otot, dan jantung.

 

  1. Zat besi untuk membuat darah sehat yang membawa oksigen ke sel-sel di seluruh tubuh.

 

  1. Folat diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan sel anak yang sehat. Kekurangan vitamin ini bisa menyebabkan anemia.

 

  1. Serat membantu mengatur kerja usus pada anak. Serat juga mengurangi kemungkinan penyakit jantung dan kanker di kemudian hari.

 

  1. Vitamin A membantu pertumbuhan, menjaga kesehatan mata, menjaga kulit tetap sehat, dan mencegah infeksi.

 

  1. Vitamin C menyatukan sel-sel tubuh, memperkuat dinding pembuluh darah, membantu tubuh menyembuhkan luka, dan penting untuk membangun tulang dan gigi yang kuat.

Bantu lengkapi kebutuhan gizi Si Buah Hati dengan memberikan DANCOW Advanced Excelnutri+ 3+, susu pertumbuhan anak usia 3-5 tahun yang mengandung protein, kalsium, vitamin (A, D, E, K, C), selenium, zink, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), Lactobacillus rhamnosus, serta serat pangan inulin, untuk membantu memenuhi nutrisi Si Buah Hati. Temukan juga inspirasi menu sehat dengan gizi seimbang untuk anak di Piring Nutrisi.