Nutrisi

Bagaimana Cara Menjaga Berat Badan Ideal Balita? Simak Tipsnya di Sini!

07-02-2019

Menu Makanan Agar Berat Badan Balita Ideal

 

Berat badan ideal balita merupakan salah satu tanda bahwa Si Kecil tumbuh sehat. Sebab, kelebihan atau kekurangan berat badan dapat memengaruhi kondisi kesehatan Si Kecil. Misalnya, kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Sementara, kekurangan berat badan bisa jadi pertanda Si Kecil mengalami kekurangan gizi yang dapat memperbesar risiko stunting.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, berat badan ideal untuk anak laki-laki usia satu tahun adalah 9,6-12 kg, sedangkan untuk anak perempuan adalah 8,9-11,3 kg. Dengan mengetahui batasan tersebut, Bunda dapat lebih bijak dalam mengatur asupan nutrisi untuk buah hati tercinta.

Makanan Seperti Apa yang Sebaiknya Diberikan?

Nah, agar Si Kecil tidak kelebihan atau kekurangan berat badan, Bunda perlu memberikan makanan dengan gizi seimbang yang mengandung zat gizi protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, serat, dan air. Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang sebaiknya Bunda sajikan dalam menu makan Si Kecil setiap harinya:

  1. Sumber Karbohidrat

Ini merupakan gizi yang dibutuhkan untuk menghasilkan energi. Kementerian Kesehatan RI, menyarankan anak 1-3 tahun mengonsumsi sebanyak 155 gr karbohidrat tiap harinya. Ini bisa didapatkan dengan menyiapkan sekitar tiga porsi sumber karbohidrat dalam sehari. Misalnya, 4-6 sendok makan nasi di waktu makan siang dan malam, serta satu lembar roti tawar atau satu buah kentang rebus sedang di pagi hari.

  1. Sumber Protein

Penuhi kebutuhan protein Si Kecil dengan asupan protein hewani sebanyak 2-4 porsi (setara dengan 2-4 potong daging sapi, ayam, atau ikan ukuran sedang) dalam sehari.

  1. Sayur dan Buah

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan konsumsi sayuran dan buah setiap orang sejumlah 400 gr dalam sehari. Jumlah ini terdiri dari 250 gr sayur (setara dengan 2,5 gelas sayur) serta 150 gr buah (setara dengan 3 buah pisang ambon atau jeruk ukuran sedang).

  1. Sumber Serat

Serat amat baik untuk pencernaan, menormalkan gula darah, mencegah penyakit jantung dan mempertahankan berat badan ideal balita . Beberapa contoh menu yang bisa Bunda sajikan adalah beras merah, roti gandum, atau oatmeal dengan campuran gandum utuh. Si Kecil yang berusia 1-3 tahun membutuhkan sekitar 16 gr serat per hari.

  1. Sumber Kalium

Kalium penting untuk mendukung sistem saraf, fungsi otot, serta keseimbangan tubuh Si Kecil. Sayangnya, belum banyak orang tua yang mengetahuinya. Untuk mendapatkan kalium tersebut, Bunda dapat memberikan Si Kecil beberapa menu yang mengandung bahan ikan, kerang , tiram, atau tomat. Kebutuhan kalium harian Si Kecil adalah sekitar 2,5 mEq/ kgBB atau setara dengan ukuran 2,5 cc.

  1. Tidak Mengandung Gula atau Garam Berlebih

Peraturan Menteri Kesehatan nomor 30 tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, dan Lemak; menyebutkan bahwa konsumsinya perlu dibatasi untuk mengurangi risiko hipertensi stroke, diabetes, dan serangan jantung. Untuk gula maksimal empat sendok makan, garam dibatasi maksimal satu sendok teh, dan lemak (atau minyak) maksimal sebanyak lima sendok makan setiap harinya.   

  1. Susu Pertumbuhan

Selain itu, untuk membantu melengkapi asupan gizi harian Si Kecil, Bunda dapat memberikannya maksimal dua gelas susu pertumbuhan dalam sehari. DANCOW Advanced Excelnutri+ 1+  merupakan susu pertumbuhan anak usia 1-3 tahun yang mengandung protein, kalsium, vitamin (A, D, E, K C, ), selenium, zink, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), Lactobacillus rhamnosus, serta serat pangan inulin untuk membantu mencukupi kebutuhan gizi Si Kecil. Asupan gizi yang cukup dibutuhkan anak untuk mendukung perlindungan kesehatan saat ia bereksplorasi, sehingga Bunda bisa terus bilang #IyaBoleh  pada Si Kecil.

Semoga, informasi di atas dapat membantu Bunda untuk mendapatkan berat badan ideal balita . Jadi, mulai sekarang pastikan Si Kecil mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, ya. Sebaiknya jangan mudah percaya dengan pemberian susu penambah berat badan anak , karena ini belum tentu direkomendasikan oleh tenaga kesehatan. Yuk, dukung berat badan ideal Si Kecil sejak dini!