Nutrisi

Apa Saja Kriteria Makanan Sehat untuk Si Buah Hati?

04-10-2019

Makanan Sehat untuk Anak yang Bergizi untuk Tumbuh Kembang Si Buah Hati

Tentu Bunda ingin agar Si Buah Hati tumbuh menjadi anak sehat. Hal ini dapat diwujudkan dengan cara memastikan Si Buah Hati mengonsumsi makanan sehat agar kebutuhan gizinya tercukupi. Lalu, apa saja kriteria makanan sehat untuk anak?

Nutrisi untuk anak sesungguhnya memiliki prinsip yang sama dengan nutrisi untuk orang dewasa, yaitu terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Namun, tentu saja anak membutuhkan jumlah nutrisi spesifik yang berbeda dengan orang dewasa.

Secara umum, inilah kriteria makanan sehat untuk Si Buah Hati yang perlu Bunda ketahui:

1. Mengandung Gizi yang Dapat Mencukupi Kebutuhan Hariannya

Misal, untuk anak usia 1-3 tahun, berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2013, ia membutuhkan energi sebesar 1125 kkal per hari. Kebutuhan energi meningkat menjadi 1600 kkal untuk anak usia 4-6 tahun, dan 1850 kkal untuk anak usia 7-9 tahun.

2. Porsi Makanan Sehat untuk Anak Harus Sesuai Usia

Mengonsumsi berbagai makanan merupakan kunci pola makan yang sehat dan seimbang karena setiap makanan memiliki nutrisi masing-masing, baik makronutrien (karbohidrat, protein, dan lemak) maupun mikronutrien (vitamin dan mineral).

Bunda bisa berpatokan pada panduan piring nutrisi yang menyediakan acuan untuk membantu Bunda membuat pilihan makan terbaik untuk Si Buah Hati.

Dalam satu porsi sajian makan anak, Bunda bisa mengisi piring makan anak dengan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Sayur-sayuran dan buah-buahan harus memiliki porsi paling banyak, yaitu setengah bagian dari piring makan. Dan pastikan sayuran dan buah yang dipilih memiliki warna yang beragam. Semakin banyak warnanya, semakin baik.

Setengah bagian lainnya dapat Bunda isi dengan makanan pokok yang mengandung karbohidrat dan lauk-pauk yang banyak mengandung protein, di mana porsi protein harus lebih banyak dibanding karbohidrat.

3. Makanan Dimasak dengan Cara yang Dapat Meminimalkan Kerusakan Nutrisi

Tak harus jadi koki hebat untuk menyiapkan menu makanan yang sehat untuk Si Buah Hati. Yang perlu Bunda ketahui adalah teknik memasak dasar untuk menyiapkan makanan dengan cara yang sehat. Dengan teknik memasak sehat, Bunda bisa meminimalkan asupan lemak jenuh, misalnya dengan menghindari menggoreng makanan menggunakan mentega.

Lalu, bagaimana cara memasak sehat yang enak namun tetap dapat mempertahankan nutrisi dalam makanan tanpa menambahkan lemak atau garam dalam jumlah berlebihan? Bunda bisa mencoba beberapa teknik memasak sehat berikut ini:

  • Memanggang

Selain memanggang roti, Bunda juga bisa memanggang aneka seafood, unggas, daging, dan sayuran menggunakan oven. Kelebihannya, Bunda tak perlu menambahkan lemak apapun ke dalam makanan sebelum memanggang.

  • Merebus

Bunda bisa merebus telur, sayuran, daging unggas, serta daging merah menggunakan kaldu. Gunakan panci bertutup untuk menghindari keluarnya uap air yang membawa nutrisi makanan.

  • Menumis

Menumis bisa dilakukan dengan cepat tanpa menggunakan minyak atau lemak. Bunda bisa menggunakan kaldu atau air sebagai pengganti minyak. Bahan makanan yang bisa dimasak dengan cara ini di antaranya sayuran dan daging. Tapi, pastikan daging sudah dalam kondisi matang sebelum ditumis, ya.

  • Mengukus

Mengukus bisa Bunda terapkan untuk beberapa bahan makanan seperti sayur dan buah-buahan. Cara ini dinilai lebih sehat, karena tak ada nutrisi makanan yang terbuang.

Setelah mengetahui cara memasak makanan yang aman, sekarang Bunda perlu menyiapkan beragam menunya. Kalau kehabisan ide, Bunda bisa dapatkan rekomendasi menu sehat untuk anak di sini.  

4. Makanan Aman dari Paparan Kuman Penyebab Diare pada Anak

Makanan yang Bunda sajikan untuk Si Buah Hati haruslah aman dari paparan dan kontaminasi kuman penyebab penyakit. Itu karena penyakit bawaan makanan yang terjadi akibat konsumsi makanan yang terkontaminasi oleh patogen mikroba, beberapa bisa sangat serius dan bahkan mengakibatkan kematian. Salah satunya yang cukup sering ditemui adalah diare pada anak.

Bunda bisa memastikan makanan untuk Si Buah Hati aman dari paparan kuman penyebab penyakit dengan cara berikut(5):

  • Menjaga wadah makanan selalu bersih. Cuci semua peralatan makan, seperti piring, sendok, garpu, dan gelas segera setelah digunakan.
  • Pisahkan makanan mentah dari makanan matang.
  • Masak makanan sampai benar-benar matang.
  • Simpan makanan pada suhu yang aman, baik saat penyajian maupun penyimpanan.
  • Gunakan bahan makanan yang aman dan air yang bersih untuk memasak.

Nah, dengan memastikan Si Buah Hati mengonsumsi makanan sehat setiap hari, menjaga kebersihan rumah, serta menjaga kebersihan diri dengan memastikan Si Buah Hati selalu mencuci tangan pakai sabun setiap sebelum dan sesudah makan, Bunda dapat membantu melindungi kesehatan Si Buah Hati dari penyakit berbahaya.

Bunda juga bisa bantu lindungi kesehatan Si Buah Hati dengan melengkapi asupan gizinya. Salah satunya dengan memberikan DANCOW Advanced Excelnutri+,  susu pertumbuhan anak usia diatas 1 tahun yang mengandung protein, kalsium, vitamin (A, D, E, K, C), selenium, zink, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), dan Lactobacillus rhamnosus, serta serat pangan inulin.

Yuk Bunda, ajarkan kebiasaan sehat pada Si Buah Hati sejak dini, termasuk mengonsumsi makanan sehat untuk anak . Dengan begitu, Bunda dapat membantu memberikannya perlindungan kesehatan dari dalam. Sehingga, Bunda tak perlu khawatir membebaskan Si Buah Hati bereksplorasi!.