Stimulasi

8 Potensi Kecerdasan Anak, Mana yang Merupakan Potensi Si Buah Hati?

11-03-2020

8 Stimulasi yang Tepat untuk Dukung Potensi Kecerdasan Anak

Tumbuh kembang Si Buah Hati akan semakin optimal jika didampingi nutrisi dan stimulasi yang tepat sesuai dengan kebutuhan usianya. Terkait nutrisi, Bunda dapat menjadikan anjuran angka kecukupan gizi dari Kementerian Kesehatan sebagai pedoman untuk memenuhi asupan nutrisi dalam makanan Si Buah Hati sehari-hari. Namun, bagaimana dengan stimulasi? Stimulasi seperti apakah yang dapat membantu mengembangkan kecerdasan anak?

 

Apa Itu Potensi Kecerdasan Anak?

Stimulasi untuk anak, tak hanya harus memperhatikan tahapan tumbuh kembangnya saja. Perhatikan juga apa yang menjadi potensi kecerdasannya, agar Bunda dapat memilih stimulasi yang tepat untuk mengoptimalkannya.

Saat ini, banyak ahli berpendapat bahwa mengukur kecerdasan Si Buah Hati tidak bisa dipukul rata dengan satu standar saja, misalnya perkembangan kognitif anak saja. Howard Gardner melalui bukunya, Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences, mengusulkan 8 kecerdasan berbeda alih-alih jenis kecerdasan yang lebih sempit yang diterapkan di sekolah-sekolah. 8 jenis kecerdasan ini antara lain:

  1. Kecerdasan verbal/linguistik – biasanya mudah mengingat informasi tertulis maupun lisan, ia juga mahir menjelaskan hal-hal, dan gemar menulis.
  2. Kecerdasan logis/matematis – mahir memisahkan, mengelompokkan, dan melihat hubungan antar objek/masalah untuk menjawab pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana”, sehingga biasanya unggul dalam memecahkan masalah.
  3. Kecerdasan musikal - kemampuan untuk merasakan nada, dan pola ritmis, serta membuat melodi dan mengingat lagu dengan mudah.
  4. Kecerdasan visual/spasial – kemampuan memproses informasi melalui gambar dan citra. Biasanya imajinasinya aktif, dan memiliki kemampuan untuk merancang dan menciptakan.
  5. Kecerdasan tubuh/kinestetik – memiliki koordinasi fisik yang baik. Lebih mudah mengingat dengan melakukan, daripada dengan melihat atau mendengar.
  6. Kecerdasan interpersonal – kemampuan untuk berhubungan baik dengan orang lain, peka terhadap suasana hati, perasaan, dan niat orang lain. Biasanya mudah bekerja sama dalam tim.
  7. Kecerdasan intrapersonal – memiliki kemampuan untuk mengenali dan mengerti diri sendiri. Biasanya fasih membuat target, dan lebih efektif bekerja sendiri.
  8. Kecerdasan naturalistik – kemampuan untuk mengenali, memahami, dan berhubungan dengan flora dan fauna atau aspek alam lainnya.

 

8 Stimulasi untuk Kembangkan Potensi Kecerdasan Anak

Nah, tiap tipe kecerdasan anak tentunya membutuhkan stimulasi yang berbeda. Yuk, intip beberapa aktivitas sederhana di rumah yang dapat Bunda terapkan untuk mendukung 8 potensi kecerdasan anak.

 

1. Membantu Bunda Melipat dan Merapikan Pakaian

Karena melibatkan aktivitas membuat lipatan sesuai bentuk yang diinginkan, dengan berbagai jenis dan ukuran pakaian, maka bisa digunakan untuk melatih kemampuan problem solving, atau kecerdasan logisnya.

2. Berolah Raga Ringan Seperti Senam

Karena melatih gerakan anggota tubuh, maka berpotensi mengasah kecerdasan tubuh/kinestetiknya.

3. Menggambar dan Mewarnai

Karena melatih caranya memproses informasi dari foto atau objek visual lainnya, maka berpotensi mengasah kecerdasan visual.

4. Temukan Kata Tersembunyi

Permainan mencari tulisan-tulisan yang terlihat di sepanjang perjalanan dari rumah ke pasar swalayan, misalnya. Karena melatih membaca dan menyimpan informasi tertulis, dapat mengasah kecerdasan linguistik.

5. Musical Chair

Permainan sederhana di mana Si Buah Hati harus menari ketika musik dipasang dan duduk ketika musik berhenti. Permainan ini merupakan latihan kecerdasan musikal yang baik untuk anak.

6. Playdate

Atur jadwal bermain berkelompok di luar rumah/sekolah bersama teman-temannya. Kesempatan bermain dan bersosialiasi membantu mengasah kecerdasan interpersonalnya.

7. Menulis Puisi Pendek atau Haiku

Tak hanya baik untuk melatih kecerdasan linguistiknya, menulis puisi juga membantunya berlatih merefleksikan perasaannya untuk membangun kecerdasan intrapersonalnya.

8. Kunjungan ke Kebun Binatang

Beri kesempatan ia bersentuhan langsung dengan hewan dan tanaman yang biasanya hanya ada dalam buku cerita saja untuk melatih kecerdasan naturalistiknya.

Untuk mendukung kecerdasan anak, pastikan Bunda memberikan asupan makanan sehat bergizi seimbang dan stimulasi sesuai usia Si Buah Hati. Selain itu, Bunda bisa bantu dukung tumbuh kembang Si Buah Hati yang berusia lima tahun dengan memberikannya DANCOW 5+ dengan Nutritods. Susu pertumbuhan yang diformulasikan khusus untuk anak Indonesia usia 5+ ini, mengandung 0 gram sukrosa, lebih banyak laktosa, vitamin B6 & B12, omega 3 & 6, zink, vitamin C, dan Lactobacillus rhamnosus, untuk membantu lindungi kesehatannya saat ia bereksplorasi #Nutritods101 #ToddlerExpert #PreschoolExpert.