Nutrisi

Bunda, Penuhi Kebutuhan Protein dan Karbohidrat Saat Sahur Agar Si Buah Hati #SiapBelajarPuasa

04-05-2021

Bunda, Penuhi Asupan Karbohidrat dan Protein Saat Sahur Agar Si Buah Hati #SiapJadiJagoanPuasa

Bulan Ramadan telah tiba, seluruh keluarga akan berpuasa, termasuk anak-anak. Sebagai orang tua, melatih anak berpuasa sangat penting sebagai untuk bekal di kemudian hari. Namun di sisi lain, tentunya tidak sedikit orang tua yang merasa cemas akan pemenuhan kebutuhan nutrisi Si Buah Hati, terutama di masa pertumbuhan. Namun, tidak perlu berkecil hati, dengan pola makan sahur dan buka puasa yang baik, Bunda akan tetap dapat mencukupi kebutuhan gizi Si Buah Hati.

Tahukah Bunda? Ketika Si Buah Hati sedang belajar puasa berjam-jam, nutrisi dalam tubuhnya berkurang, seperti asupan protein dan karbohidrat. Untuk mendukung Si Buah Hati #SiapBelajarPuasa, pastikan kebutuhan protein dan karbohidratnya terpenuhi ya, terutama di saat jam sahur anak.

Asupan Karbohidrat Dan Protein Berkurang Saat Si Buah Hati Berpuasa

Bunda, berdasarkan temuan dari University of Sousse, Tunisia, yang telah mengumpulkan berbagai penelitian tentang pengaruh puasa dan asupan nutrisi anak, disimpulkan bahwa puasa ternyata memengaruhi jumlah asupan makro nutrisi dalam tubuh anak, seperti kebutuhan protein dan karbohidrat. Lalu, kalau asupan karbohidrat dan protein Si Buah Hati berkurang saat puasa, apa akibatnya ya? Baca terus informasi lengkapnya di bawah ini, ya Bunda.

Pentingnya Penuhi Kebutuhan Karbohidrat untuk Si Buah Hati yang Berpuasa

Asupan karbohidrat dibutuhkan oleh Si Buah Hati saat puasa, karena ini adalah sumber energi bagi tubuhnya. Ketika Si Buah Hati tidak mendapatkan asupan karbohidrat karena tidak makan dan minum setelah selesai sahur, maka kadar gula dalam tubuhnya jadi menurun. Hal ini dapat menyebabkan Si Buah Hati jadi lemas dan berisiko terkena hipoglekimia (turunnya kadar gula darah dalam kadar yang banyak). Gejala yang timbul biasanya adalah wajah pucat, kepala pusing, dan juga berkeringat.

Baca Juga: 3 Tips Menjaga Kesehatan Anak Saat Puasa

Untuk mencegah hal itu terjadi, Bunda perlu memberikan asupan karbohidrat kompleks terutama di saat jam sahur. Ini karena jenis karbohidrat ini lebih lama dicerna dalam tubuh, sehingga Si Buah Hati mendapatkan asupan karbohidrat dalam waktu yang lebih lama. 

Selain itu, proses pencernaan karbohidrat kompleks juga membantu Si Buah Hati mempertahankan rasa kenyang saat puasa. Beberapa contoh karbohidrat kompleks di antaranya, beras merah, oatmeal, roti gandum, kacang hijau, ubi, sayuran, dan buah-buahan seperti pisang tanduk, apel, atau jeruk.


 

Gambar 1

Apa Manfaat Memenuhi Kebutuhan Protein Saat Si Buah Hati Puasa?

Asupan karbohidrat saja tidak cukup untuk memenuhi gizi harian Si Buah Hati di bulan puasa. Tentu Bunda tahu, bahwa protein adalah nutrisi penting untuk membangun sel-sel dalam tubuh Si Buah Hati. Nah, selain itu protein juga merupakan komponen penting dalam pembentukan antibodi atau sistem imun tubuhnya. Jadi, supaya kebutuhan protein Si Buah Hati terpenuhi selama berpuasa, pastikan menu sahur Si Buah Hati juga terdiri dari lauk pauk yang tinggi protein hewani seperti daging ikan, ayam, sapi, ataupun protein nabati seperti tempe, tahu, dan kacang-kacangan. Protein ini berfungsi untuk menstimulasi zat gizi lainnya yang dikonsumsi oleh anak ke berbagai jaringan sel tubuh melalui aliran darah. Kelebihan lainnya dari mengonsumsi protein dengan cukup adalah dapat membantu Si Buah Hati agar tidak cepat merasa lapar, Bunda. 

Adapun anjuran banyaknya lauk pauk yang harus dikonsumsi untuk bantu penuhi kebutuhan protein per hari Si Buah Hati di bulan puasa adalah ⅓ dari ½ piring nasi. Sederhananya, sekitar 2 potong ayam ukuran sedang, 1 butir telur ukuran besar, 2 potong daging sapi ukuran sedang, dan 2 potong tempe ukuran sedang. Sumber protein ini juga bisa didapatkan dengan minum susu saat sahur dan sebelum tidur.

Selain itu, Bunda juga bisa memberikan gizi tambahan untuk Si Buah Hati dengan memberikan DANCOW FortiGro. DANCOW FortiGro adalah susu yang diformulasikan khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak usia sekolah 6-12 tahun. Ketika memasuki usia sekolah, kebutuhan nutrisinya berbeda dibandingkan tahapan sebelumnya. DANCOW FortiGro mengandung vitamin dan mineral yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mental serta mendukung imunitas anak.

Di dalam segelas susu DANCOW FortiGro mengandung nutrisi untuk dukung proses belajar seperti seperti vitamin B1, B2, B3, B6, serta omega 6 dan DHA (khusus varian Instant kemasan box); kandungan nutrisi pendukung daya tahan tubuh seperti zat besi, zink, vitamin A, C, & D; serta kandungan nutrisi untuk membantu pertumbuhan seperti protein dan kalsium.

Kandungan susu DANCOW FortiGro yang lengkap ini dapat bantu penuhi asupan nutrisi seluruh anggota keluarga dan juga aman dikonsumsi. Kini tersedia dalam 3 macam varian yaitu Instant, Cokelat, dan Full Cream. Selain itu juga, DANCOW FortiGro dilengkapi dengan kemasan UHT siap minum rasa Cokelat, Stroberi, dan Vanila dengan rasa yang disukai Si Buah Hati.

Gambar 2

Sambil memenuhi kebutuhan protein dan karbohidrat Si Buah Hati dengan menyiapkan menu sahur anak yang bergizi lengkap, Bunda dapat mendukungnya #SiapBelajarPuasa dengan mengajarinya makna tentang puasa. 

Nah, mau tahu tips lainnya untuk bantu Si Buah Hati #SiapBelajarPuasa? Bunda bisa cek di sini!