Nutrisi

5 Tips Pola Makan untuk Melindungi Masa Eksplorasi Si Buah Hati

11-11-2020

Tips Parenting Anak: Tips Pola Makan untuk Melindungi Masa Eksplorasi Si Kecil

Pada masa periode emas pertumbuhan, Si Buah Hati biasanya sangat aktif bergerak. Sebentar lari ke halaman, tak lama kemudian sudah berloncat-loncatan di atas kasur. Tentu tidak ada yang salah dengan itu. 

Bunda menginginkan Si Buah Hati bebas bereksplorasi kan? Aktifnya Si Buah Hati juga sebagai proses belajar dia untuk lebih percaya diri dan mandiri.

Namun pada masa eksplorasi anak, terkadang Bunda merasa khawatir dengan daya tahan tubuh Si Buah Hati yang masih berkembang. Nah, agar kekhawatiran itu tidak terjadi, Bunda sebaiknya memberikannya asupan bernutrisi lengkap. 

Si Buah Hati memiliki daya tahan tubuh optimal dan selalu sehat untuk mendukung periode eksplorasinya.

Bagaimana pola makan yang mendukung Si Buah Hati untuk terlindungi dan aktif bereksplorasi? Berikut penjelasan pakar gizi Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc.:

1. Siapkan Menu Makanan Bernutrisi Lengkap Saat Makan

Secara umum, tentunya Si Buah Hati harus mendapatkan asupan energi dan zat gizi lengkap dari makanannya selama sehari semalam. Bunda perlu menyediakan hidangan makan pagi, siang, dan malam yang terdiri dari berbagai jenis bahan makanan sehingga dapat menjadi sumber energi, karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral serta air.

"Setiap kali anak makan, Bunda harus melengkapinya dengan karbohidrat seperti nasi, roti atau mie, juga sayur beraneka warna seperti brokoli, dan wortel, serta lauk-pauk hewani dan nabati seperti ikan, telur atau unggas, serta tahu maupun tempe," kata dokter Tati, sapaan akrab Saptawati.

2. Berikan Makanan Selingan Padat Gizi di antara Dua Waktu Makan

Di antara dua waktu makan, lengkapi kebutuhan energi dan zat gizi Si Buah Hati dengan menyediakan makanan selingan yang padat gizi seperti susu pertumbuhan. Bunda bisa pula memberikannya buah beraneka warna, seperti pepaya, pisang, jeruk yang setiap musim tersedia ataupun kudapan sehat. 

Misalnya, bubur kacang hijau atau puding susu. Untuk besarnya porsi disesuaikan dengan perut Si Buah Hati, ya Bunda. "Yakni sekitar setengah porsi orang dewasa," jelas dokter Tati.

3. Pastikan Makanan Mengandung Nutrisi untuk Anak Aktif

Nutrisi spesifik seperti protein dan kalsium sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan otot dan tulang Si Buah Hati, serta zat besi untuk mendukung fungsi kognitif dan konsentrasinya. Ini penting agar Bunda bisa selalu mendukung aktivitasnya untuk bereksplorasi.

Selain itu, ia juga membutuhkan seng (Zn), Selenium (Se), serta vitamin C, E, dan A. Zat gizi ini penting untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh Si Buah Hati ,agar selalu terlindungi dari berbagai penyakit infeksi. 

Tentunya Si Buah Hati juga membutuhkan asam lemak omega-3 & omega 6 agar selalu dapat berkonsentrasi dan kreatif dalam bereksplorasi.

4. Sediakan Susu Pertumbuhan yang Diperkaya Probiotik

Selain makanan sebagai sumber energi dan zat gizi lengkap agar Si Buah Hati dapat aktif bereksplorasi, pastikan kekebalan tubuhnya optimal. Sehingga ia selalu siap untuk melindungi kesehatan Si Buah Hati.

Menurut dokter Tati, saluran cerna merupakan organ kekebalan tubuh terbesar. Agar pencernaan tetap terjaga, sebaiknya Si Buah Hati kerap mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik atau bakteri baik. Probiotik berfungsi menyeimbangkan ekosistem dalam pencernaan manusia dengan menekan pertumbuhan bakteri jahat. 

Oleh karena itu Si Buah Hati perlu memperoleh probiotik dari makanannya seperti susu pertumbuhan atau produk susu yang diperkaya dengan probiotik. "Salah satunya adalah probiotik Lactobacillus rhamnosus yang manfaatnya terbukti menjaga kekebalan tubuh Si Buah Hati," kata dia.

Selain itu, pastikan probiotik tersebut selalu dalam keadaan hidup dan berkembang biak sehingga bisa memberi manfaat tersebut. Misalnya dengan memberikan Si Buah Hati asupan serat yang berfungsi sebagai prebiotik, yang merupakan makanan probiotik agar dapat menjalankan perannya. Contoh prebiotik adalah laktosa yang juga merupakan kandungan susu.

5. Suguhkan Multivitamin atau Suplemen Tambahan

Bila Bunda sudah menyediakan hidangan makanan yang mengandung beraneka jenis bahan makanan di setiap waktu makan besar, yaitu makan pagi, siang, dan malam serta dilengkapi makanan selingan di antara dua waktu makan. 

Jika Si Buah Hati selalu dapat menghabiskan porsi makannya, maka ia tidak memerlukan suplemen vitamin dan mineral sintetik. Kecuali saat Si Buah Hati sedang tidak sehat sehingga tidak dapat menghabiskan porsi makannya.

Itulah 5 cara yang bisa dilakukan untuk mendukung dan melindungi Si Buah Hati dalam bereksplorasi. Dengan cinta kasih dan stimulasi dari Ayah dan Bunda, ia pun akan tumbuh kembang secara optimal.

Dukung eksplorasi Si Buah Hati dengan DANCOW 5+ Nutritods. Ini merupakan susu pertumbuhan yang mengandung 0 gram sukrosa, tinggi zink, vitamin C, vitamin B6, B12, biotin, minyak ikan, omega 3 & 6, serat pangan, dan mikronutrien lainnya, serta Lactobacillus rhamnosus.