Nutrisi

5 Langkah Aman Menyiapkan Buah untuk Si Buah Hati

20-05-2020

Cara Menyiapkan Makanan Sehat yang Aman untuk Anak

Ketika Si Buah Hati mulai memasuki usia 1 tahun, atau sudah mulai bisa mengonsumsi makanan padat, tentu Bunda sudah tak sabar ingin memperkenalkan buah-buahan pada Si Buah Hati. Pasalnya, buah-buahan merupakan sumber makanan sehat untuk anak yang alami dan merupakan sumber berbagai vitamin, mineral, dan serat pangan.

Apa Saja Kandungan Gizi yang Terdapat dalam Buah-buahan?

Sebagian vitamin, mineral yang terkandung dalam sayuran dan buah-buahan berperan sebagai antioksidan atau penangkal senyawa jahat dalam tubuh. beberapa di antaranya:

  1. Kalium

Dapat membantu menjaga tekanan darah. Buah yang mengandung kalium antara lain pisang, prem, buah persik kering, aprikot, blewah, melon, dan jus jeruk.

  1. Serat

Serat makanan dari buah-buahan membantu mengurangi kadar kolesterol darah dan menurunkan risiko penyakit jantung. Serat juga penting untuk fungsi saluran cerna karena dapat membantu mengurangi sembelit.

  1. Vitamin C

Vitamin C baik untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh, membantu menyembuhkan luka, dan menjaga kesehatan gigi dan gusi terutama untuk Si Buah Hati dalam masa pertumbuhan. Sumber vitamin C antara lain jeruk, jeruk bali, kiwi, dan stroberi.

  1. Folat

Asam folat membantu tubuh membentuk sel darah merah. Buah-buahan yang mengandung asam folat antara lain alpukat, buah bit, jus jeruk, jus tomat, pepaya, pisang, blewah atau melon jingga.

Tidak hanya kaya nutrisi, sebagian besar buah-buahan juga secara alami rendah lemak, sodium, kalori, dan tidak memiliki kolesterol. Buah-buahan juga merupakan sumber karbohidrat terutama berupa fruktosa dan glukosa, dan karenanya memiliki rasa manis sehingga dapat dinikmati Si Buah Hati tanpa perlu pemanis buatan.

 

Cara Memberi Asupan Buah-buahan yang Tepat untuk Si Buah Hati

Menurut Pedoman Gizi Seimbang sesuai Peraturan Kementerian Kesehatan No. 41 Tahun 2014, anak balita dan anak usia sekolah sebaiknya mengonsumsi buah dan sayur sebanyak 300 – 400 gram per hari yang setara dengan 3-4 porsi sayur dan 2-3 porsi buah setiap hari atau setengah bagian piring berisi buah dan sayur (lebih banyak sayuran) setiap kali makan. Namun, tak sekadar diberikan begitu saja, ada langkah-langkah yang harus diperhatikan saat menyiapkan buah agar manfaatnya sebagai makanan sehat untuk anak benar-benar optimal:

  1. Pemilihan Buah Segar dan Lokal

Pilih buah yang tidak rusak, meskipun tidak mengurangi nutrisinya, buah yang telah rusak akan lebih cepat membusuk dan berisiko terkontaminasi jamur. Bunda juga bisa memilih buah hasil panen lokal untuk mengurangi risiko kontaminasi, selain juga membantu membangun ekonomi petani atau pemilik kebun buah lokal.

  1. Persiapan: Mencuci Buah

Sebelum dipotong, cuci buah di bawah air yang mengalir. Buah-buahan dapat terkontaminasi dalam berbagai cara, mulai dari hewan, zat berbahaya di tanah atau air ketika dalam fase pertumbuhan, hingga risiko kontaminasi dari pengangkutan atau penyimpanan setelah dibeli.

  1. Penyajian

Tahap ini penting, terutama jika Bunda ingin menyajikan buah sebagai makanan anak 1 tahun yang masih belajar konsumsi makanan padat sejak usia 6 bulan, yang dilanjutkan dengan tekstur makanan seperti orang dewasa di usia 1 tahun

    • Untuk mencegah tersedak, kulit buah dikupas, buang bagian bijinya, lalu potong kecil-kecil.
    • Agar Si Buah Hati bersemangat dan tertarik mencoba, pilih variasi buah yang warnanya berbeda-beda dan potong dalam aneka bentuk.
  1. Penyimpanan

Segera habiskan buah yang sudah dikupas, dan hindari menyimpannya dalam kulkas sebab beberapa buah malah lebih cepat membusuk dalam suhu dingin.

Bantu lengkapi asupan nutrisi Si Buah Hati dengan memberikan DANCOW 1+ dengan Nutritods #ToddlerExpert, susu pertumbuhan yang diformulasi khusus untuk anak Indonesia usia Toddler 1-3 tahun, dengan kandungan 0 gram sukrosa, lebih banyak laktosa, 3X lebih banyak vitamin D dibandingkan dengan formula sebelumnya, protein, kalsium, vitamin (A, D, E, K, C), selenium, zink, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), Lactobacillus rhamnosus, serta serat pangan inulin untuk membantu mencukupi kebutuhan gizi Si Buah Hati.

Nutrisi yang tercukupi dapat membantu melindungi Si Buah Hati saat bereksplorasi, sehingga dapat mendukungnya untuk menjadi Anak Unggul Indonesia. Ingin tahu tips dalam memberikan makanan sehat untuk anak? Bunda bisa berkonsultasi langsung dengan para DANCOW Parenting Expert di sini , lho!