Stimulasi

5 Aktivitas Mudah untuk Menambah Kosakata Si Buah Hati

11-03-2020

5 Cara Mudah Bantu Tambah Kosakata dan Dukung Kecerdasan Anak

Si Buah Hati masih bergumam dan mengoceh tidak jelas ketika kawan-kawan seusianya sudah mulai mengucapkan beberapa kata? Jangan khawatir, Bunda. Setiap anak memiliki tempo sendiri untuk tumbuh kembangnya. Namun, pastikan untuk selalu memperhatikan dan membimbing setiap tahapan tumbuh kembang agar potensi kecerdasan anak bisa tercapai secara optimal.

Stimulasi Kecerdasan Berbahasa Sebaiknya Mulai dari Kapan?

Menurut para ahli, ketika anak berceloteh atau menggumam pun, ia sedang mengembangkan kecerdasan linguistiknya. Bahkan “bahasa bayi” yang pertama ia kuasai merupakan bahasa nonverbal dan terjadi segera setelah ia lahir. Betul sekali, ketika bayi meringis, menangis, dan menggeliat untuk mengekspresikan berbagai emosi dan kebutuhan fisiknya, ia tengah berbicara atau berkomunikasi dengan Bunda.

Tepatkah Anjuran untuk Tidak Membiasakan “Bahasa Bayi”?

“Bahasa bayi” mulai dari sekadar ocehan hingga kata-kata yang diucapkan secara patah-patah, cadel, atau dengan menambahkan aksen-aksen tertentu seperti yang biasa ditemukan pada Si Buah Hati, sebenarnya membantu anak membangun kecakapan berbahasanya. Bunda tak perlu khawatir dan melarangnya menggunakan “bahasa bayi” tersebut, melainkan gunakan bahasa tersebut sebagai jembatan untuk melatihnya memahami dan menyerap kata-kata baru atau keterampilan berbahasa yang lebih halus.

Caranya? Tetap berkomunikasi dengannya seperti biasa. Tak perlu menyederhanakan bahasa atau ucapan Bunda ketika sedang berbicara dengan Si Buah Hati. Anak-anak memiliki kosakata reseptif yang lebih besar daripada kosakata ekspresif. Artinya, mereka mengerti lebih banyak kata daripada yang bisa mereka gunakan. Bunda tinggal membantunya melatih kecerdasan anak dalam berbahasa dengan memperkaya dan melatih kosakatanya.

Aktivitas yang Dapat Menambah Kosakata Anak

Untuk mendukung perkembangan kecerdasan linguistik Si Buah Hati, Bunda bisa menerapkan latihan-latihan berikut ini supaya kosakatanya kian bertambah:

1. Menggunakan Kata Secara Rutin

Ketika Bunda mencoba mengenalkan kata baru kepada Si Buah Hati, gunakan kata tersebut secara rutin dalam percakapan sehari-hari. Fungsinya, agar anak terbiasa dengan lafal atau bunyi kata tersebut, juga memahami maknanya melalui konteks kalimat yang Bunda gunakan. Biasanya, anak perlu mendengar kata baru sebanyak 4-12 kali sebelum ditambahkan ke kosakatanya.

 

2. Peragakan Kata Baru

Gunakan gestur atau gerakan tubuh untuk memvisualisasikan atau memberi konteks terhadap kata yang baru Bunda ajarkan. Misalnya, kata sifat seperti "gatal" bisa Bunda contohkan dengan menggaruk dagu atau tangan.

 

3. Membaca Bersama

Kata-kata baru ada di mana-mana. Jika Si Buah Hati sudah bisa membaca, ia dapat menemukan kata-kata yang tertulis pada barang-barang di dalam maupun di luar rumah. Namun, untuk anak yang belum bisa membaca, sumber kosakata baru hanya bisa didapat dari Bunda. Karena itu gunakan buku untuk membantu memberi kerangka saat mentransfer kosakata dari Bunda kepada Si Buah Hati.

 

4. Jadilah Pemandu Kata untuk Si Buah Hati

Melihat, mengucapkan, dan menulis merupakan latihan kunci untuk menambah kosakata baru. Untuk anak yang belum bisa membaca dan menulis, Bunda bisa menjadi pemandu kata, dengan memanfaatkan aktivitas sehari-hari seperti berdoa. Ketika anak berdoa, Bunda bisa membimbingnya secara lisan, dan membujuknya untuk mengulangi dengan suara lantang.

 

5. Mengobrol dengan Si Buah Hati

Anak-anak seperti spons, jadi penting untuk membiasakannya dengan bahasa sejak dini. Kualitas interaksi orang tua-anak adalah salah satu faktor terbesar yang memengaruhi kosakata, jadi penting untuk selalu berbicara dengan Si Buah Hati dan memaparkannya pada kata-kata yang berbeda.

Jangan bosan untuk memberikan stimulasi yang sesuai usia Si Buah Hati untuk membantunya mengasah kecerdasannya, Bunda.

Bantu dukung kecerdasan anak dengan asupan bergizi seimbing dan berikan stimulasi sesuai usia Si Buah Hati. Selain itu, Bunda juga dapat memberikan Si Buah Hati susu pertumbuhan DANCOW 3+ dengan Nutritods, yang diformulasikan khusus untuk anak Indonesia di masa Prasekolah usia 3-5 tahun dengan 0 gram sukrosa, lebih banyak laktosa, tinggi zat besi & zink, tinggi vitamin A & C, omega 3 & 6, serta Lactobacillus rhamnosus untuk bantu lindungi eksplorasi #Nutritods101 #ToddlerExpert #PreschoolExpert.