Nutrisi

4 Kesalahan Umum yang Sering Bunda Lakukan Saat Menyimpan Susu Anak 1 Tahun ke Atas

08-11-2019

Kesalahan Umum Ssaat Menyimpan Susu Anak 1 Tahun ke Atas

Setelah pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama Si Buah Hati, sesuai dengan perkembangan saluran cernanya, ia dapat diberikan makanan pendamping ASI secara bertahap. Setelah menginjak usia 1 tahun, tak sedikit Bunda yang mulai memberikan susu anak 1 tahun sebagai tambahan sumber nutrisi Si Buah Hati.

Standar Kualitas Nutrisi dalam Susu Pertumbuhan Anak

Hasil survei susu pertumbuhan anak yang dilakukan Badan Litbangkes Kemkes, Badan POM, dan Institut Pertanian Bogor menunjukkan produk susu bubuk yang beredar di Indonesia sudah memenuhi standar yang disyaratkan  Badan POM, meski masyarakat diimbau untuk mengikuti petunjuk penyimpanan, penyiapan, dan penyajian, sebagaimana tercantum dalam label. Hal ini penting agar nutrisi dalam susu tetap terjaga kualitasnya serta menjaga agar susu bubuk tidak terkontaminasi.

Perhatikan Cara Penyimpanan Susu Anak 1 Tahun

Nah, sudahkah Bunda menyimpan susu pertumbuhan Si Buah Hati dengan benar? Berikut beberapa kekeliruan yang mungkin Bunda lakukan saat menyimpan susu pertumbuhan anak, terutama untuk susu anak 1 tahun ke atas yang biasanya dijual dalam kemasan kardus:

  1. Mengeluarkan seluruh susu bubuk dari kemasan alumunium untuk dipindahkan ke wadah lain.
  2. Mencampur susu bubuk yang masih baru dengan susu bubuk yang masih tersisa dari pemakaian sebelumnya di wadah/toples yang sama.
  3. Menyimpan susu bubuk yang kemasannya telah dibuka tanpa dimasukkan ke wadah kedap udara.
  4. Menyimpan susu di ruangan yang terkena cahaya langsung.

Mengapa 4 hal tersebut tidak disarankan untuk menjaga kualitas susu? Charlotte P. Brennand, Food Science Specialist, dari Utah State University memaparkan beberapa kondisi penyimpanan yang dapat mempengaruhi/mengubah kualitas susu bubuk:

  1. Suhu — Faktor terpenting dalam menentukan lamanya waktu penyimpanan susu bubuk, sebaiknya disimpan di tempat yangdengan suhunya sejuk , (namun hindari menyimpannya  susu bubuk di dalam kulkas.)harus sedingin mungkin.
  2. Oksigen — Paparan oksigen mempengaruhi kecepatan perubahan kimia yang tidak diinginkan.
  3. Pengemasan — Hindari udara atau uap air masuk ke dalam kemasan.
  4. Kelembaban — Kelembaban menyebabkan pengerasan dan mempercepat perubahan rasa yang tidak diinginkan.
  5. Cahaya — Cahaya akan mempercepat perubahan kimia yang tidak diinginkan dalam rasa dan bau.

Tips Menyimpan Susu Pertumbuhan dengan Aman

Untuk menjaga kualitas nutrisi yang terkandung dalam susu Si Buah Hati, jangan lupa untuk memperhatikan poin-poin di atas dan menerapkan metode penyimpanan susu bubuk berikut:

  1. Simpan susu bubuk dalam kemasan dengan cara melipat kantong sachet beberapa kali
  2. Masukkan kantong yang sudah dilipat dalam toples yang kering, bersih, dan kedap udara.
  3. Simpan di tempat yang kering dan sejuk dan tidak terkena paparan cahaya langsung.
  4. Habiskan dalam waktu 3 minggu (beri label tanggal ketika susu dibeli), dan jangan mencampur susu sebelumnya dengan susu yang baru dibeli.

Memperhatikan cara penyimpanan susu bubuk yang tepat, dapat membantu Si Buah Hati mendapatkan manfaat yang optimal terutama untuk konsumsi susu anak 1 tahun ke atas. Bantu cukupi asupan nutrisi Si Buah Hati dengan memberikan DANCOW Advanced Excelnutri+, susu pertumbuhan anak usia di atas 1 tahun  yang mengandung protein, kalsium, vitamin (A, D, E, K, C), selenium, zink, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), Lactobacillus rhamnosus, serta serat pangan inulin. Mau tahu tips lain seputar memberikan susu pertumbuhan pada Si Buah Hati? Yuk, tTemukan selengkapnya di sini, Bunda!