Stimulasi

Cara Mudah Stimulasi Motorik Halus Si Kecil di Rumah

14-11-2020

Pematangan fungsi otak si Kecil dipengaruhi faktor genetika dan pola asuh anak. Maka, Bunda mesti memahami cara pengasuhan yang benar untuk mendukung perkembangannya. Berdasarkan hasil penelitian dokter Soedjatmiko yang berjudul Pentingnya Stimulasi Dini untuk Merangsang Perkembangan Bayi dan Balita Terutama pada Bayi Risiko Tinggi, orangtua memiliki lima peran dalam perkembangan anak. Lima peran tersebut, kemudian disingkat 5P, yaitu:  1. Penyediaan lingkungan pembelajaran. 2. Predictability yaitu sikap or

Pematangan fungsi otak si Kecil dipengaruhi faktor genetika dan pola asuh anak. Maka, Bunda mesti memahami cara pengasuhan yang benar untuk mendukung perkembangannya. Berdasarkan hasil penelitian dokter Soedjatmiko yang berjudul Pentingnya Stimulasi Dini untuk Merangsang Perkembangan Bayi dan Balita Terutama pada Bayi Risiko Tinggi, orangtua memiliki lima peran dalam perkembangan anak. Lima peran tersebut, kemudian disingkat 5P, yaitu:

1. Penyediaan lingkungan pembelajaran.
2. Predictability yaitu sikap orangtua dapat diramalkan.
3. Bermain dengan proses ping-pong. Atau dengan kata lain, permainan yang mengutamakan proses interaksi antara pemain, layaknya permainan bola ping-pong. Namun tentu Si Kecil belum bisa diajak bermain tenis meja, ya Bunda.
4. Biarkan dan dorong anak secara persisten untuk tetap tertarik di dalam aktivitas.
5. Jangan menjadi semacam "profesor" dengan selalu berbicara dan tidak memberi kesempatan kepada si Kecil.

Lebih lanjut, dalam hasil penelitian yang ditayangkan di situs berisi kumpulan laporan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu, Soedjatmiko menyebutkan beberapa kegiatan yang bisa Bunda lakukan untuk menstimulasi motorik halus si Kecil yang sudah berusia 1-3 tahun. Aktivitas sederhana ini bisa dilakukan di rumah. Berikut saran Soedjatimiko :

1. Stimulasi gerak halus, koordinasi visual dan kognitif untuk si Kecil yang berusia 1-1,5 tahun : mencoret-coret, menyusun kubus, balok, memasukkan dan mengeluarkan benda-benda kecil dari wadahnya.

2. Stimulasi gerak halus, kemandirian dan kognitif untuk si Kecil yang berusia 1-1,5 tahun : dengan bermain menggunakan boneka, alat-alat rumah tangga, sendok garpu, atau belajar melepas celana dan baju.

3. Stimulasi kemampuan gerak halus, kemandirian, dan kognitif untuk anak berumur 1,5-2 tahun :dengan berlatih mencuci tangan, menyikat gigi, memakai celana, baju, menggambar garis.

4. Stimulasi gerak halus, kemandirian dan sosial anak yang berusia 2 tahun : dengan memakai baju sendiri, menyikat gigi, bermain kartu, menyebutkan nama teman, menggambar garis dan lingkaran, atau menggambar manusia.

Nah, kini Bunda sudah tahu cara menstimulasi motorik halus si Kecil dengan cara sederhana dan bisa dilakukan di rumah. Saat menjalankan itu semua, jangan lupa untuk memberikan kehangatan, rasa cinta, dan kepedulian ya, Bunda. Sebab, hal-hal tersebut juga menjadi faktor penting dalam penerimaan serta pembelajaran si Kecil agar tumbuh kembangnya menjadi optimal.

DANCOW Bantu Lindungi Eksplorasi si Kecil.