Stimulasi

Yuk, Asah Kreativitas Anak Prasekolah di Rumah dengan Kegiatan Sederhana Ini

16-09-2020

Asah kreativitas anak paud lewat berbagai permainan edukasi

Selama beraktivitas di rumah saja, Bunda bisa mencoba kegiatan yang mengasah kreativitas anak paud bersama Si Buah Hati, lho! Kreativitas merupakan kemampuan untuk menciptakan sesuatu, mengekspresikan sesuatu, menuangkan ide, hingga memecahkan sebuah masalah. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan McClelland dan Cameran di 2011, kreativitas juga berhubungan dengan kemampuan motorik. Jadi, mengasah kreativitas Si Buah Hati penting karena hal ini akan membantu Si Buah Hati mengembangkan kemampuan motorik kasar dan halus serta menstimulasi kemampuannya dalam memecahkan masalah sejak usia dini.

Salah satu kegiatan yang bisa Bunda lakukan bersama Si Buah Hati di rumah adalah [I3] permainan edukasi anak yang menyenangkan. Selain menjaga Si Buah Hati agar tidak bosan karena harus di rumah saja, permainan edukasi juga dapat mengasah kreativitas serta meningkatkan kemampuan kognitif Si Buah Hati yang sudah memasuki usia Prasekolah. Beberapa ide aktivitas permainan edukasi sederhana yang bisa Bunda dan Si Buah Hati coba di rumah antara lain:

 

1. Menggambar Bayangan

Permainan ini bisa dilakukan di teras atau halaman rumah saat siang hari. Bunda bisa mengajak Si Buah Hati memilih benda atau mainan favoritnya dan letakkan mainan tersebut di atas kertas. Arahkan mainan sehingga membentuk bayangan di atas kertas dan mintalah Si Buah Hati menggambar di atas kertas tersebut dengan mengikuti pola bayangan yang ada.
 

2. Sulap Tisu Jadi Berwarna

Untuk melakukan permainan ini, Bunda memerlukan tisu dapur (tisu yang agak tebal) dan juga spidol berwarna. Lipatlah kertas tisu menjadi dua bagian, kemudian pada bagian depan kertas tisu gambarlah hal favorit Si Buah Hati menggunakan spidol hitam Lalu di bagian dalam lipatan tisu, gambar ulang menggunakan spidol berwarna. Cara memainkannya, rendam tisu ke dalam sepiring air. Tisu yang tadinya memiliki gambar berwarna hitam akan berubah menjadi berwarna saat basah!
 

3. Lukisan Daun/Buah
Permainan sederhana ini hanya membutuhkan cat warna, kertas, serta daun-daunan. Bunda bisa mengajarkan Si Buah Hati untuk mewarnai daun-daunan menggunakan cat warna-warni sesuai keinginannya kemudian menempelkan bagian daun yang sudah di cat ke atas kertas.

4. Mozaik Kacang-Kacangan

Gambarlah sebuah pola di atas kertas dan siapkan beberapa biji-bijian misalnya biji kacang hijau, biji jagung, atau biji-bijian lainnya. Kemudian ajaklah Si Buah Hati untuk menempelkan biji-bijian pada gambar tersebut menggunakan lem. Biarkan ia memilih biji-bijian apa yang akan ditempel pada tiap bagian gambar.
 

5. Membuat Bangunan Bertingkat

Tujuan akhir dari permainan ini adalah membuat bangunan dari benda-benda di sekitar rumah yang tingginya hampir sama dengan tinggi Si Buah Hati. Ajaklah Si Buah Hati memilih barang yang akan disusun dan ditumpuk sehingga dapat menjadi bangunan yang tinggi namun tidak gampang jatuh. Ajarkan bahwa agar bangunan tidak mudah roboh, maka benda yang berada di bawah harus lebih lebar daripada benda-benda yang ditumpuk di atasnya.

 

Melalui berbagai permainan untuk kreativitas anak paud tadi, kemampuan si Buah Hati jadi lebih terasah dengan cara yang menyenangkan. Untuk bisa melakukan berbagai aktivitas yang mengasah kreativitas, perkembangan kemampuan kognitif dan motorik Si Buah Hati haruslah berjalan dengan optimal. Kemampuan kognitif membantunya memecahkan masalah dan berkreasi sedangkan kemampuan motorik membantu koordinasi anggota tubuhnya saat melakukan permainan edukasi. Bunda bisa mengecek apakah kognitif dan motorik Si Buah Hati sudah sesuai tahapan usianya lewat Nutritods 101 Monitor. Di Nutritods 101 Monitor, Bunda juga bisa mendapatkan inspirasi aktivitas lainnya untuk mengembangkan lima dimensi tumbuh kembang Si Buah Hati di usia Prasekolah.

 

Selain mencoba berbagai permainan edukasi untuk mengasah kreativitas anak paud, jangan lupa bantu lindungi kesehatan Si Buah Hati di usia Prasekolah dengan memastikan asupan gizinya terpenuhi. Si Buah Hati yang semakin aktif bereksplorasi membutuhkan asupan gizi seimbang agar tumbuh kembangnya semakin optimal sesuai tahapan usianya.