Parenting

Ciri ciri Kecerdasan Kinestetik dan Kemampuan Psikomotorik Anak

06-11-2020

Cari Tahu Yuk tentang Kemampuan Psikomotorik Si Kecil!

Lihat deh, si Kevin tampak lebih lincah gerakkan badannya kesana kemari ketimbang Ruben. Padahal umurnya sama 2 tahunan. Memang sih tahap perkembangan Si Buah Hati berbeda-beda dan unik, tergantung dari perkembangan dan ciri-ciri kecerdasan kinestetik si Buah Hati. Tentu Bunda tidak mau kan, perkembangan psikomotorik Si Buah Hati tertinggal jauh dari teman seusianya? 

Sebelum tahu bagaimana cara menstimulasinya, cari tahu dulu yuk mengenai kemampuan psikomotorik. Kemampuan ini dikenal juga sebagai kecerdasan kinestetik, yaitu kemampuan menggunakan gerak seluruh tubuh untuk mengekspresikan ide, pemikiran dan perasaan.

Kemampuan ini meliputi keterampilan menggunakan tangan dan organ tubuh lainnya dalam koordinasi, keseimbangan, keterampilan, kekuatan, kelenturan, kecepatan, dan keakuratan terhadap rangsangan.

Lalu apa sih ciri-ciri kecerdasan kinestetik Si Buah Hati yang punya kemampuan psikomotorik yang baik?

Biasanya ditandai dengan kemampuan motorik kasar dan halusnya yang berkembang lebih cepat dari anak lain seusianya. Misal di usia 2 tahun ia sudah bisa melompat, naik turun tangga perlahan dengan berpegangan, serta terlihat lincah dan terus bergerak. Saat diminta menirukan gerakan pun ia bisa melakukannya.

Perlu Bunda tahu nih, kemampuan psikomotorik Si Buah Hati merupakan bagian penting dari perkembangan fisik dan mentalnya. Karena mereka tidak hanya memperbaiki pergerakan dan tindakannya, tapi juga mengenali tubuh, tindakan, dan akibat dari gerakan/tindakan yang mereka lakukan. Nah, untuk bisa memiliki kemampuan psikomotorik yang baik, tentunya Bunda bisa melatih Si Buah Hati sejak dini.

Beberapa stimulasi yang bisa Bunda ajarkan:

  • Melatih kemampuan koordinasi mata-tangan dan kaki dengan menggambar, menulis, mencermati objek, melempar, menendang dan menangkap.
  • Melatih gerak lokomotor, yaitu gerakan yang dilakukan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Meliputi berjalan, berlari, melompat, berbaris, merayap, berguling dan merangkak. Sebaliknya, latih juga keterampilan non-lokomotor seperti membungkuk, menjangkau, memutar tubuh, merentang, mengayun, berjongkok, duduk dan berdiri.
  • Melatih kemampuan mengontrol dan mengatur tubuh seperti keseimbangan, kemampuan kapan ia harus memulai dan menghentikan gerakannya serta mengubah arah.

Selain permainan interaktif, jangan lupa untuk rutin memberikan Si Buah Hati susu DANCOW 1+ Nutritods. Ini merupakan susu pertumbuhan yang diformulasi untuk anak Indonesia usia toddler 1-3 tahun, dengan kandungan 0 gram sukrosa, tinggi kalsium & protein, minyak ikan, omega 3 & 6, serat pangan inulin dan mikronutrien lainnya, serta Lactobacillus rhamnosus.

Jangan lupa untuk tetap memberikan nutrisi dukung tumbuh kembang Si Buah Hati dengan susu DANCOW. Bunda juga bisa tukarkan poin di program Parenting Rewards DANCOW. Yuk, tunggu apa lagi? Tukar poin sekarang!