Stimulasi

Latih Kekuatan Otot Si Buah Hati dengan Menari

05-11-2020

Latih Kekuatan Otot Si Kecil dengan Menari

Setelah menginjak usia toddler, Si Buah Hati sudah mulai aktif bergerak. Pada momen ini juga, Bunda haruslah rajin memberikannya beragam stimulasi yang dapat mendukung perkembangan Si Buah Hati, agar optimal. Satu kegiatan yang dapat Bunda berikan untuk Si Buah Hati adalah menari.

Mengapa menari? Karena dalam menari, Si Buah Hati akan belajar melakukan pelbagai gerakan yang menstimulasi motorik kasarnya. Sementara menurut Mella Kumala Dewi, peneliti dari Universitas Bengkulu, menari dapat mengembangkan kelenturan otot tubuh.

"Si Buah Hati yang sering berlatih menari dengan meliukkan badan ke kanan dan ke kiri dapat meningkatkan kelenturan pinggang dan lengan," tulis Mella.

Karena usianya yang masih kecil, tentu saja Bunda tidak perlu mengajarkan gerakan yang sulit. Cukup gerakan sederhana yang bisa membantu menstimulasi motorik Si Buah Hati, seperti mengangkat tangan, menggoyangkan pinggul ke kiri dan ke kanan, atau bertepuk tangan sambil melompat. 

Tentu saja, semua itu akan lebih mengasyikkan bila diiringi oleh musik. Sesuaikan dengan kemampuan Si Buah Hati ya, Bunda. Jangan dipaksakan. Selain melatih kekuatan otot Si Buah Hati, menari juga memberikan banyak manfaat. Misalnya berikut ini.

1. Menyalurkan Energi Dengan Cara Tepat

Si Buah Hati selalu punya banyak energi untuk bergerak ke sana-sini. Dengan bantuan tarian yang teratur, ia bisa menyalurkan energi dengan cara yang tepat dan menyenangkan. 

Apalagi perkembangan teknologi seperti smartphone atau tablet cenderung membuat Si Buah Hati betah berdiam diri di depan layar. Namun, smartphone bisa juga menjadi 'sarana' mencari gerakan menari dan menari bersama Bunda dan Ayah.

2. Menunjang Kesehatan Fisik

Latihan tari yang teratur dapat meningkatkan fleksibilitas tubuh Si Buah Hati. Kekuatan fisik dan staminanya juga akan lebih baik. Selain itu, Si Buah Hati juga akan memiliki postur tubuh yang tegak. Bahkan jantung dan paru-parunya akan lebih sehat, karena menari merupakan bagian dari olah tubuh.

3. Melatih Kontrol Diri

Ketika menari bersama-sama, Si Buah Hati akan mengikuti gerakan Bunda, guru, atau temannya. Dengan begitu, ia akan belajar bekerja sama dan melatih kontrol diri yang baik.

4. Ekspresikan Diri dan Melatih Daya Ingat

Menari bukanlah sekedar menggerakkan badan melainkan upaya untuk mengekspresikan perasaan dan pikiran Si Buah Hati. Kala menari berkelompok, Si Buah Hati harus belajar menghafal gerakan tarian itu. Dengan begitu, secara tidak langsung, menari akan membantu Si Buah Hati mengembangkan daya ingatannya.

Bunda bisa memberikan pelengkap nutrisi untuk melatih kemampuan Si Buah Hati, seperti Susu DANCOW 1+ Nutritods. Ini merupakan produk susu pertumbuhan yang diformulasi untuk anak Indonesia usia toddler 1-3 tahun, dengan kandungan 0 gram sukrosa, tinggi kalsium & protein, minyak ikan, omega 3 & 6, serat pangan inulin dan mikronutrien lainnya, serta Lactobacillus rhamnosus

Jadi tunggu apa lagi Bunda? Setel musiknya sekarang dan mulailah bergoyang bersama Si Buah Hati. Seru, ya?