Parenting

Cara Melatih Anak Berbicara yang Efektif. Bunda Wajib Tahu!

09-11-2020

Wah Si Kecil Sudah Bisa Jalan, Simak Cara Mengajari Anak Bicara

Setelah memasuki usia toddler, Si Buah Hati akhirnya bisa berjalan. Pada usia ini, tanda-tanda perkembangan keterampilan motoriknya mulai terlihat jelas, seperti merangkak, berdiri, dan berjalan sendiri. Namun ada aspek-aspek perkembangan lain yang perlu Bunda perhatikan sehingga tumbuh-kembangnya berlangsung sesuai dengan tonggak perkembangan usianya.

Salah satunya adalah perkembangan bahasa-komunikasi, yang termasuk di dalamnya adalah berbicara. Yuk Bunda, ketahui cara melatih anak berbicara yang efektif agar hasilnya juga optimal. 

Tanda Perkembangan Keterampilan Bahasa-Komunikasi

Untuk mengetahui laju tumbuh kembang Si Buah Hati, terutama dalam keterampilan bahasa, ada beberapa tanda yang dapat Bunda perhatikan, seperti menggunakan 2-3 kata pada umur 12-15 bulan, memahami dan mengikuti perintah sederhana saat berusia 14-16 bulan, dan dapat menyebutkan nama barang, hewan, atau namanya sendiri ketika menginjak usia 2 tahun.

Pada usia 1-2 tahun, perbendaharaan kata-kata yang ia pahami artinya akan terus bertambah, bahkan ia bisa belajar satu kata baru setiap harinya. Si Buah Hati juga mulai mengenali namanya sendiri dan akan menyebut dirinya menggunakan nama. Ia juga akan berusaha menyebutkan kata-kata dengan benar walau masih sulit dimengerti, misalnya jangan menjadi jayan atau kucing menjadi ucing.

Ia akan memancing percakapan dengan menunjuk sesuatu dan bertanya, “Apa itu?” Secara garis besar, ia sudah memahami apa yang Bunda katakan tapi masih kesulitan untuk menyampaikan apa yang ia inginkan.

Perkembangan kemampuan pada setiap anak berbeda-beda, jadi tidak perlu terlalu cemas jika merasa Si Buah Hati tertinggal dari teman-teman seusianya. Konsultasikan pada dokter tentang apa yang Bunda khawatirkan untuk mendapatkan solusi terbaik.

Cara Melatih Anak Berbicara saat Usia Toddler

Bisa jadi Bunda sangat bersemangat untuk melatih si Buah hati agar ia pintar berbicara. Namun perlu Bunda pahami bahwa cara melatih anak 1 tahun berbicara yang efektif adalah menyesuaikan dengan kemampuannya di usia tersebut. Karena itu, memahami tonggak perkembangan Bahasa-komunikasi si Buah Hati merupakan hal penting sebagai dasar untuk menentukan bagaimana cara melatih anak berbicara.

Nah, untuk si Buah Hati berusia toddler, Bunda bisa menerapkan cara-cara berikut:

  • Ajak mengobrol

Mengobrol dengan si Buah Hati yang masih usia toddler tidak sama dengan saat Bunda mengobrol dengan anak yang usianya lebih besar. Bunda bisa melakukannya dengan berhadapan atau duduk berdekatan dengannya. Jangan lupa untuk menyebutkan namanya agar ia tahu bahwa Bunda mengajaknya berbicara. Selain itu, lakukan kontak mata dan beri variasi intonasi selama mengobrol agar ia lebih paham apa maksud perkataan Bunda. Topik obrolannya bisa apa saja, mulai dari benda yang sedang ia pegang atau sesuatu yang ia lihat.

  • Membacakan cerita

Salah satu cara yang efektif untuk menstimulasi keterampilan Bahasa si Buah Hati adalah dengan membacakan cerita. Pilih buku yang ceritanya sederhana, bergambar besar, dan penuh warna untuk menarik perhatiannya. Pada usia ini, pengulangan merupakan cara yang tepat untuk membantunya belajar dan mengingat kata. Jadi, pilih buku yang banyak menampilkan pengulangan kata-kata dalam ceritanya, atau bisa juga Bunda tambahkan sendiri pengulangan tersebut.

Baca Juga: Dukung Perkembangan Anak Toddler dengan Permainan Motorik

  • Bernyanyi bersama

Cara melatih anak berbicara usia 1 tahun lainnya bisa dengan musik. Lagu bisa jadi media yang tepat untuk mengajar Si Buah Hati berbicara. Nyanyikan lagu berdurasi singkat dengan kata-kata yang mudah diingat, seperti Burung Kakak Tua, Cicak di Dinding, atau Balonku. Selain menambah kosakata baru, bernyanyi terbukti efektif dan mudah dipahami. Tidak lupa tambahkan gerakan, suara-suara seru, dan ekspresi wajah yang lucu agar lebih menarik juga tidak membosankan.

  • Flash card

Salah satu cara agar anak cepat bicara yang sedang populer akhir-akhir ini adalah menggunakan flash card. Kartu bergambar ini ditunjukkan kepada Si Buah Hati untuk membantu penyebutan nama-nama benda yang dilihatnya, seperti hewan dan barang-barang yang ada di sekitarnya. Agar hasilnya lebih optimal, tunjukkan flash card saat ia dalam kondisi fit, kenyang, dan tidak rewel. Batasi durasi penggunaannya agar tidak cepat merasa bosan.

  • Membatasi screen time

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan agar anak di bawah usia 18 bulan tidak mendapat screen time sama sekali (kecuali untuk video call dengan keluarga), dan baru mendapatkannya setelah usia 18 bulan dengan waktu yang terbatas. Manfaatkan screen time dengan menonton program-program cara melatih anak berbicara. Dampingi selama ia menonton agar Bunda dapat membantunya belajar dengan efektif.

Jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan gizinya sehari-hari, Bunda, tentunya dengan asupan gizi yang seimbang dan bervariasi. Asupan gizi yang sesuai dengan usianya akan membantu si Buah Hati mengalami tumbuh kembang yang optimal sesuai dengan tonggak perkembangan anak usianya.

Berikan susu DANCOW 1+ Imunutri untuk bantu melengkapi kebutuhan gizi si Buah Hati. Susu bubuk ini diformulasikan untuk bantu mendukung daya tahan tubuh toddler Indonesia usia 1-3 tahun, agar ia bebas bereksplorasi dan tumbuh percaya diri.

DANCOW 1+ Imunutri memiliki 0 gr sukrosa serta tinggi kandungan Vitamin C dan zink, tinggi kalsium, protein, Vitamin D serta, DHA, zat besi, omega-3 dan omega-6, dan Lactobasillus rhamnosus.

Cara melatih anak berbicara dengan efektif dan sesuai dengan usianya, ditambah dengan asupan gizi yang seimbang, akan membantu proses belajar si Buah Hati agar keterampilan berbicaranya berkembang pesat.