Stimulasi

4 Efek Negatif Memberikan Gadget untuk Mengatasi Tantrum Pada Anak

28-10-2020

Jangan berikan gadget untuk mengatasi tantrum pada anak

Tantrum pada anak tentu pernah membuat Bunda jadi kelelahan karena harus mengatasinya. Saat Si Buah Hati yang memasuki usia Prasekolah mendadak tantrum, memberikan gadget mungkin jadi solusi yang Bunda pilih untuk mengatasinya. Emosi Si Buah Hati pun mungkin jadi lebih tenang saat diberikan gadget. Namun apakah hal ini sudah tepat dan bijak untuk dilakukan?

 

Memberikan gadget untuk mengatasi anak tantrum sebenarnya langkah yang kurang tepat dan tidak dianjurkan untuk dilakukan. Menurut sebuah penelitian dari Boston University Medical Center, kebiasaan memberi gadget saat anak tantrum dapat berpengaruh pada perkembangan emosional Si Buah Hati. Meski gadget memiliki dampak positif jika digunakan dengan tepat, namun memberikan gadget untuk menenangkan tantrum anak justru memiliki efek negatif. Berikut adalah empat efek negatif jika Bunda terlalu sering mengandalkan gadget untuk menenangkan tantrum Si Buah Hati.

 

1.Dapat Memicu Gejala Gangguan Pemusatan Perhatian
Gadget memang tidak dapat menyebabkan Si Buah Hati mengalami penyakit ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) atau gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas. Namun, kecanduan gadget bisa menimbulkan gejala yang sama seperti ADHD pada Si Buah yaitu menjadi tidak peka pada keadaan sekitar, sulit fokus (memusatkan perhatian) dan mudah sekali terdistraksi saat melakukan atau mengerjakan sesuatu.

 

2. Dapat Menimbulkan Masalah Komunikasi
Saat Bunda terbiasa memberikan gadget pada Si Buah Hati yang tantrum, akan timbul masalah baru yaitu masalah komunikasi. Anak yang tantrum seharusnya diajak untuk menyalurkan emosinya lewat komunikasi yang baik. Namun ketika anak terbiasa diberikan gadget, maka ia tidak akan terbiasa menyampaikan perasaannya secara terbuka karena kemampuan komunikasinya tidak terasah dengan baik. Anak dapat belajar komunikasi lewat interaksi, namun memberikan gadget justru menghilangkan unsur interaksi yang dibutuhkan Si Buah Hati untuk mengembangkan komunikasinya.

 

3. Berisiko Menimbulkan Gangguan Karakter

Memberikan gadget untuk menenangkan tantrum Si Buah Hati juga berdampak buruk pada perkembangan karakternya. Si Buah Hati yang sedang tantrum berpotensi mengakses konten-konten tak sesuai umurnya pada gadget sebagai bentuk pelampiasan emosinya

 

4. Dapat Berefek Pada Kesehatan Mata & Fisik
Jika Bunda selalu memberi gadget pada Si Buah Hati yang tantrum dan frekuensi tantrum Si Buah Hati cukup sering, maka Si Buah Hati akan terpapar layar gadget untuk waktu yang lama. Padahal hal ini dapat membuat matanya lelah, membuat leher dan punggung sakit, hingga bisa saja membuat Si Buah Hati merasa pusing.

 

Untuk menenangkan tantrum pada anak dengan lebih baik, sebaiknya Bunda menghindari kebiasaan memberi gadget dan mengajarkan Si Buah Hati untuk mengendalikan emosinya. Agar Si Buah Hati dapat mengendalikan emosi, maka Bunda perlu membantu mengasah perkembangan sosial-emosionalnya sejak dini.

Bunda bisa mengecek apakah perkembangan sosial-emosional dan empat dimensi perkembangan Si Buah Hati yang lain sudah sesuai usianya lewat Nutritods 101 Monitor. Di Nutritods 101 Monitor, Bunda juga bisa mendapatkan ide aktivitas untuk mendukung perkembangan sosial-emosional, kognitif, motorik, bahasa, serta perkembangan kesehatannya agar tumbuh kembang Si Buah Hati semakin optimal.