Nutrisi

3 Kegiatan Menyenangkan untuk Masa Penyapihan Si Buah Hati

06-04-2020

Menyapih Menyenangkan untuk Bunda dan Anak

Masa-masa menyapih Si Buah Hati mungkin merupakan periode yang terasa manis, namun juga getir bagi Bunda. Masalahnya, meski merupakan proses yang alami, proses menyapih tak selalu berjalan mulus. Pada dasarnya proses menyapih dimulai ketika Si Buah Hati diperkenalkan pada makanan dan minuman selain ASI, dan berakhir ketika ia akhirnya berhenti menyusui. Namun, alasan dan cara menyapih anak pasti berbeda-beda untuk tiap Bunda.

 

Macam-macam Cara dan Alasan Menyapih Si Buah Hati

  1. Penyapihan Bertahap

Cara menyapih anak secara bertahap selama beberapa minggu atau bulan, namun dalam waktu yang Bunda tentukan, memungkinkan menyusui berakhir dengan cara yang nyaman.

  1. Semi-Menyapih

Menyapih sebagian dengan cara memperpendek waktu pemberian atau mengurangi frekuensinya, jika Bunda merasa kewalahan.

  1. Menyapih Secara Alami

Menyapih secara alami memungkinkan Si Buah Hati berhenti menyusui sesuai jadwalnya sendiri. Proses bertahap ini memungkinkan ASI berkurang produksinya secara perlahan dan nyaman untuk Bunda.

  1. Menyapih Karena Harus Kembali Bekerja

Banyak orang tua yang tetap memberi ASI pada anak meski telah kembali bekerja dengan cara menyimpan ASI yang dipompa sebelumnya.

Tantangan Menyapih untuk Bunda dan Si Buah Hati

Memiliki rencana untuk menyapih tidak menjamin prosesnya berjalan menyenangkan untuk Bunda, maupun Si Buah Hati. Kadang penyebabnya malah faktor eksternal, seperti orang-orang di sekeliling Bunda yang terus-menerus menanyakan kapan Si Buah Hati akan mulai disapih? Atau kadang muncul pertanyaan seperti, “Padahal sudah besar ya, kok masih nenen?” Tak hanya itu, terkadang anak-anak juga memberikan tantangan tersendiri dengan menolak atau rewel selama proses penyapihan.

 

Trik Menyapih Menyenangkan untuk Bunda dan Si Buah Hati

Yang pasti, menyapih dan parenting anak secara keseluruhan merupakan hal yang personal. Jadi apa pun kata orang lain, kecuali saran ahli medis jika ada pemeriksaan, jangan menjadi beban untuk Bunda. Semua Bunda dan anak berbeda-beda. Tidak ada aturan tentang cara menyapih Si Buah Hati, dan kapan waktu yang tepat untuk berhenti menyusui.Akhiri sesuai dengan rasa nyaman Bunda dan Si Buah Hati.

Untuk membantu memudahkan proses menyapih ini, coba lakukan berbagai kegiatan seru di lingkungan yang menyenangkan untuk anak, seperti misalnya:

  1. Piknik atau Berjalan-Jalan ke Luar Rumah

Misalnya dengan mengajak Si Buah Hati pergi ke taman untuk mengenal lingkungan di sekitarnya, mengunjungi rumah tetangga yang memiliki anak yang sebaya dengan Si Buah Hati, lebih baik lagi jika anak tersebut juga sudah disapih.

  1. Ajak Si Buah Hati untuk Duduk dan Makan Snack Bersama

Tekankan bahwa kegiatan ini dapat mengajarkan Si Buah Hati kesenangan untuk berbagi (makanan dan minuman).

  1. Ajarkan Si Buah Hati Kegiatan Menyenangkan yang Dapat Mengasah Kecerdasannya

Misalnya, ajari Si Buah Hati menggambar, memainkan alat musik, dsb. Jika sudah keasyikan, kemungkinan ia tidak akan terlalu rewel ketika disapih.

Saat menyapih, selain memperhatikan cara menyapih anak, pastikan ia tetap dapatkan asupan nutrisi yang cukup. Selain dari makanan bergizi lengkap dan seimbang, Bunda dapat memberikannya DANCOW 1+ dengan Nutritods #ToddlerExpert, susu pertumbuhan yang diformulasikan khusus untuk anak Indonesia usia Toddler 1-3 tahun, dengan kandungan 0 gram sukrosa, lebih banyak laktosa, 3X lebih banyak vitamin D dibandingkan dengan formula sebelumnya, protein, kalsium, vitamin (A, D, E, K, C), selenium, zink, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), Lactobacillus rhamnosus, serta serat pangan inulin untuk membantu mencukupi kebutuhan gizi Si Buah Hati. Dengan kebutuhan gizi yang tercukupi, Bunda dapat membantu memberikan perlindungan kesehatannya saat bereksplorasi. Jadi, Bunda tak perlu ragu bilang boleh saat Si Buah Hati ingin bereksplorasi.