Stimulasi

Apa Saja Sih, Tahapan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini?

21-02-2022

Perkembangan bahasa anak usia dini

Di usia dini seorang anak  akan mempelajari berbagai keterampilan untuk mendukung perkembangannya, salah satunya adalah keterampilan bahasa/komunikasi.

Proses untuk mempelajari berbagai keterampilan ini tidak berlangsung instan dan terbagi menjadi beberapa tahap. Namun, perkembangan bahasa anak usia dini misalnya, sudah dimulai sejak bayi lalu secara bertahap akan terus berkembang sampai ia kuasai dengan baik saat usianya lebih tua.

Keterampilan ini sangat penting untuk dikuasai si Buah Hati karena penggunaan bahasa merupakan cara ia untuk berkomunikasi. Selain itu, keterampilan bahasa juga akan  membantunya untuk mengekspresikan dan memahami perasaannya, membantunya berpikir, belajar, dan memecahkan masalah, serta membantunya membina hubungan dengan orang lain.

Keterampilan bahasa juga menjadi dasar si Buah Hati dalam belajar membaca dan menulis.

Untuk mengetahui apakah perkembangan bahasa anak usia dini sudah sesuai dengan kebanyakan anak seusianya, para ahli perkembangan anak membuat daftar tonggak perkembangan bahasa mulai dari usia 0-5 tahun.

Perlu Bunda pahami bahwa kecepatan tumbuh-kembang anak tidak selalu sama. Namun dengan adanya tonggak perkembangan ini, Bunda dan dokter anak akan mengetahui jika terjadi keterlambatan perkembangan bahasa si Buah Hati, sehingga bisa segera diambil tindakan untuk mencari penyebabnya.

Berikut ini adalah tahap perkembangan bahasa anak usia dini, serta tonggak perkembangannya, saat si Buah Hati sudah memasuki usia toddler (1-3 tahun). Yuk Bunda, disimak dan dipahami!

  • Usia 13 bulan

Si Buah Hati sudah dapat:

  • Menggunakan dan mengucapkan sekitar 10 kata yang sudah ia pahami artinya.
  • Memahami konteks kata tunggal dan mengucapkannya, kebanyakan berupa kata benda.
  • Merespon ucapan permintaan yang sederhana, misalnya “Duduk”, “Sini, nak”, atau “Kasih ke Bunda”.
  • Menggunakan gerakan-gerakan sederhana untuk menyampaikan maksudnya, misalnya melambaikan tangan dan menggelengkan kepala.
  • Membuat intonasi suara yang berbeda.
  • Mengucapkan “Mama”, “Papa”, “Bubu”, dan kata seruan seperti “O ow!”
  • Meniru kata-kata yang Bunda ucapkan.
     
  • Usia 18 bulan

Si Buah Hati sudah dapat:

  • Menggunakan dan mengucapkan 20 kata walaupun tidak jelas.
  • Merangkai dua buah kata sederhana.
  • Membuat gerakan sederhana ditambah kata yang tepat untuk menyampaikan maksudnya. Misalnya, “Nggak!” sambil menggelengkan kepala atau “Dadah!” sambil melambaikan tangan.
  • Menunjukkan jari ke sebuah benda sambil bertanya, “Apa?” dan meminta Bunda menyebutkan nama benda tersebut.
  • Mengacu kepada dirinya sendiri dengan menggunakan namanya.
     
  • Usia 24 bulan

Si Buah Hati sudah dapat:

  • Menggunakan dan mengucapkan 50 kata.
  • Memahami sebagian besar apa yang Bunda katakan.
  • Menunjuk benda atau gambar yang ada di buku saat Bunda sebutkan namanya.
  • Menyebutkan nama dari orang-orang yang dikenalnya.
  • Menyebutkan nama beberapa anggota tubuh.
  • Merangkai 2-3 kata sederhana menjadi kalimat, biasanya berupa kata benda dan kata kerja.
  • Mengerjakan apa yang diminta, misalnya, “Panggilkan Ayah, ya” atau “Taruh bukunya di meja”.
  • Mengulang kata-kata yang ia dengar saat diajak bicara.
     
  • Usia 36 bulan

Si Buah Hati sudah dapat:

  • Menggunakan dan mengucapkan 300 kata.
  • Sudah bisa mendengarkan saat diajak bicara tapi mudah terdistraksi.
  • Mengerjakan apa yang diminta sampai tiga langkah, misalnya, “Sendalnya dicopot ya, dan ditaruh di rak”.
  • Mengetahui nama benda-benda yang familiar.
  • Menyebutkan nama, umur, dan jenis kelamin.
  • Menyebutkan nama anak-anak lain yang ia anggap teman.
  • Mengucapkan aku, kamu, kita, serta kata-kata jamak.
  • Sudah bisa berbicara yang dipahami oleh orang yang tidak ia kenal.
  • Bisa mengobrol menggunakan 2-3 kalimat.

Baca Juga: Stimulasi untuk Membantu Si Buah Hati Belajar Kesehatan

Tonggak perkembangan bahasa anak usia dini sifatnya tidak pasti ya, Bun! Pasalnya, perkembangan ini bisa berlangsung lebih awal atau bisa berlangsung lebih lambat. Jika keterlambatannya berlangsung sampai berbulan-bulan, maka sebaiknya Bunda berkonsultasi dengan dokter anak agar dilakukan pemeriksaan.

Untuk mendukung perkembangan bahasa anak usia dini 0-6 tahun, pastikan kebutuhan nutrisinya tercukupi. Sebagai pelengkap pola makan sehat sehari-hari, Bunda bisa memberikan susu pertumbuhan sesuai dengan kelompok usianya.

Untuk Buah Hati usia toddler (1-3 tahun), Bunda bisa berikan Dancow 1+ Nutritods.

Susu pertumbuhan ini diformulasikan untuk anak usia 1-3 tahun, dengan kandungan 0 gram sukrosa, tinggi kalsium, protein, minyak ikan, omega-3 dan 6, serat pangan inulin, dan mikronutrien lainnya, serta Lactobacillus rhamnosus.

Memahami berbagai aspek perkembangan bahasa anak usia dini akan membantu Bunda memberikan stimulasi dan nutrisi yang tepat untuk si Buah Hati.

Dilengkapi pula dengan Lactobacillus rhamnosus, mulai sekarang, yuk ambil langkah-langkah yang tepat untuk mencegah dan mengatasi masalah kesehatan anak!

Jangan lupa untuk tetap memberikan nutrisi dukung tumbuh kembang Si Buah Hati dengan susu DANCOW. Bunda juga bisa tukarkan poin di program Parenting Rewards DANCOW. Yuk, tunggu apa lagi? Tukar poin sekarang!

Referensi:

  • CDC’s Developmental Milestones (2021) – CDC. Retrieved February 2, 2022, from https://www.cdc.gov/ncbddd/actearly/milestones/index.html
     
  • Language development in children: 0-8 years (2021) – Raising Children. Retrieved February 2, 2022, from  https://raisingchildren.net.au/babies/development/language-development/language-development-0-8
     
  • Stages of Speech and Language Development – NHS. Retrieved February 2, 2022, from https://www.hct.nhs.uk/media/2197/stages-of-speech-and-language-development.pdf