Nutrisi

Susu Bubuk vs Cair Sama atau Beda Manfaatnya? Yuk Cari Tahu di Sini Bunda

03-05-2021

Apa Benar Susu Bubuk & Susu Cair Beda Manfaatnya? Yuk Bunda, Cari Tahu di Sini!

Bunda tentu tahu pentingnya asupan nutrisi untuk dukung tumbuh kembang Si Buah Hati di masa Toddler. Untuk itu, selain memberikannya menu bergizi, Bunda juga biasanya memberikan susu pertumbuhan. Tapi di antara dua jenis susu ini, mana yang biasanya sering Bunda berikan pada Si Buah Hati? Susu bubuk atau susu cair? Yuk, kenali perbedaannya, supaya Bunda bisa terus mendukung Si Buah Hati bebas bereksplorasi untuk menjadi apa yang ia mau dan membuat Bunda bangga.

Setelah anak memasuki usia satu tahun, ia sudah mulai bisa mencoba beragam jenis susu seperti susu bubuk dan susu cair. Sebelum Bunda memutuskan akan memberikan susu yang mana, tak ada salahnya Bunda memahami terlebih dahulu apa perbedaan antara susu bubuk dan susu cair. Dengan begitu Bunda jadi lebih bisa memilih, mana jenis susu yang cocok untuk Si Buah Hati di rumah. Berikut beberapa perbedaan antara susu bubuk dan susu cair.

Cara Pembuatannya

image

Susu bubuk merupakan susu yang diolah dengan spray drying, sehingga dapat menurunkan kadar air susu dan mengubah susu menjadi berbentuk bubuk yang tahan lebih lama. Dalam proses pembuatannya, susu bubuk akan ditambahkan komposisi berupa zat gizi yang diperlukan untuk melengkapi kandungan nutrisinya. Sedangkan susu cair memiliki beberapa jenis produk, misalnya susu cair segar, atau susu cair yang diolah lagi seperti lewat proses pasteurisasi maupun UHT. 

Susu cair umumnya didapat langsung dari ternak penghasil susu, dan khusus untuk susu cair olahan seperti susu UHT maupun susu pasteurisasi akan mengalami pemrosesan lagi untuk menambah cita rasa dan umur simpan.

Baca Juga: Ini Kriteria Susu Pertumbuhan Anak 1 Tahun yang Baik Menurut Ahli 

Tingkat Ketahanannya Saat Disimpan

image

Pembuatan susu bubuk ditujukan untuk membuat susu jadi lebih tahan lama. Susu cair yang benar-benar segar biasanya tidak bertahan lama dan harus langsung dikonsumsi setelah diperah dari sapi. Sedangkan susu cair yang sudah diolah bisa bertahan lebih lama dari susu cair segar. Baik susu bubuk maupun susu cair yang diolah, sudah memiliki tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan. Namun susu bubuk memang lebih tahan lama dibanding susu cair, baik segar maupun olahan sehingga menjadi pilihan banyak orang karena sifatnya yang lebih tahan lama ini. Selain itu, susu bubuk juga tak perlu disimpan di kulkas seperti susu cair olahan. 

Cara Penyajiannya

image

Seperti yang Bunda ketahui, susu bubuk harus dicampur dengan air panas terlebih dahulu sebelum dapat dikonsumsi. Sedangkan susu cair UHT atau pasteurisasi bisa langsung disajikan dengan menuangkan susu ke dalam gelas atau botol Si Buah Hati untuk diminum.

Kandungan Nutrisi

image

Susu bubuk maupun susu cair, terutama susu untuk anak Toddler, umumnya sudah ditambah dengan zat gizi yang bertujuan menambah nilai gizi susu tersebut. Beberapa zat gizi yang juga ditambahkan atau disesuaikan dalam susu bubuk antara lain zat besi, zinc, vitamin D hingga omega 3 dan 6. Takaran kandungan gizi baik pada susu yang berbentuk bubuk maupun cair, biasanya sudah disesuaikan dengan kebutuhan anak di tiap tahapan usianya. Karena itulah, biasanya terdapat anjuran usia masing-masing anak yang bisa mengkonsumsinya. 

Bila pilihan Bunda akhirnya jatuh pada susu bubuk, sebelum memilih susu pertumbuhan untuk Si Buah Hati yang berusia Toddler, pastikan Bunda mengecek lagi kandungan nutrisinya. Pilihlah yang kandungan nutrisinya sudah sesuai dengan tahapan usia Si Buah Hati. DANCOW 1+ Nutritods, susu pertumbuhan yang diformulasi untuk anak Indonesia usia toddler 1-3 tahun, dengan kandungan 0 gram sukrosa, tinggi kalsium & protein, minyak ikan, omega 3 & 6, serat pangan inulin dan mikronutrien lainnya, serta Lactobacillus rhamnosus.

Nah, Bunda kini tak perlu bingung lagi memilih susu bubuk atau susu cair untuk Si Buah Hati. Dengan asupan nutrisi yang tercukupi, Bunda dapat mengasah perkembangan sekaligus mendukung Si Buah Hati agar ia bebas bereksplorasi.