Parenting

Stimulasi dan Cara Cepat Belajar Menulis untuk Anak 3 Tahun

03-11-2020

Tips Mengenalkan Baca, Tulis & Hitung, Anak Usia 3 Tahun

Dunia si Buah Hati yang memasuki usia 3 tahun, penuh dengan imajinasi yang bisa membuat Bunda takjub! Di fase ini, ia mungkin masih belajar membedakan antara khayalan dan kenyataan. Bisa jadi, ia berpikir bahwa ada hewan atau mobil yang bisa berbicara padanya. Ini berdasarkan tokoh kartun yang sering ia saksikan.

Dalam fase pertumbuhan anak 3 tahun ini, si Buah Hati perlu didukung untuk mengembangkan kreativitasnya. Namun di sisi lain, Bunda juga perlu membantu proses belajarnya dengan mengenalkan baca, tulis, dan hitung (calistung).

Perkembangan Kognitif Anak Usia 3 Tahun

Si Buah Hati mengalami tumbuh kembang anak 3 tahun yang cukup masif, termasuk perkembangan kognitifnya. Ini bisa jadi waktu yang tepat untuk mengenalkannya dengan calistung. Berikut ini beberapa perkembangan kognitif si Buah Hati, seperti yang diungkapkan oleh lembaga kesehatan anak di Amerika Serikat, American Academy of Pediatrics:

  • Dapat menyebutkan beberapa jenis warna dengan benar.
  • Dapat memahami konsep penghitungan dan mengenal beberapa angka.
  • Mulai dapat mengikuti perintah.
  • Mengingat bagian dari sebuah cerita.
  • Terlibat dalam pemikiran fantasi.
  • Mengenal konsep waktu, seperti pagi, siang, dan malam

Cara Mendidik Anak Usia 3 Tahun Membaca, Menulis, Berhitung

Dalam melatih si Buah Hati belajar, R. Ella Yulaelawati, Ph.D, Direktur Pembinaan PAUD Kemendikbud RI, mengatakan bahwa kemampuan anak perlu dilatih dengan mendengarkan terlebih dahulu, kemudian berbicara atas apa yang didengarnya. Contohnya, Bunda dapat kenalkan si Buah Hati lebih banyak kosa kata dengan mendongeng, menggambar, bernyanyi, atau melakukan permainan edukatif.

Perlu dicatat, proses belajar Si Buah Hati yang mengalami pertumbuhan anak 3 tahun ini tidak boleh sampai membebani pikirannya. Jadi, supaya ia mau belajar, Bunda membutuhkan cara-cara yang asyik dan menarik untuk mengajarkan calistung. Ini menjadi salah satu cara mengatasi si Buah Hati yang susah belajar, karena ia tak mudah bosan untuk menyerap informasi baru. Yuk, simak tips-nya berikut ini!

Membaca

Di tahap usia ini, Si Buah Hati mungkin belum mampu mengingat dan melafalkan semua huruf alfabet. Namun, studi yang dilakukan peneliti dari Child Development Psychology at Washington University menunjukkan bahwa anak usia 3-5 tahun memiliki kemampuan mengenal tulisan/simbol/logo dan mengaitkannya dengan satu kata.

Jadi, Bunda sebaiknya melatih kemampuan baca Si Buah Hati dengan cara paling sederhana, yaitu melihat kata atau gambar, lalu belajar melafalkannya. Misalnya, saat Bunda bacakan buku cerita, tunjuk gambar dan kata “bebek”, lalu lafalkan perlahan-lahan “be-bek”. Supaya lebih seru, tirukan juga suara berbagai hewan di dalam cerita atau gunakan boneka sebagai properti. Semakin banyak kata yang dipelajari Si Buah Hati, semakin banyak kosa kata yang diingatnya.

Menulis

Bentuk perkembangan dan pertumbuhan anak 3 tahun adalah kemampuannya menggenggam benda kecil yang makin meningkat. Ia bahkan bisa membolak-balikkan halaman buku. Peningkatan motorik halus ini merupakan tanda bahwa Bunda sudah bisa mengajarkan Si Buah Hati menulis, diawali dengan bagaimana memegang pensil dan mencoretkannya ke kertas. Berikan si Buah Hati pensil dengan berbagai warna dalam agar ia lebih tertarik untuk mencorat-coret bentuk gambar di atas kertas. 

Baca Juga: Tahapan Perkembangan Bahasa Anak

Berhitung

Menurut Judith A. Hudson, ahli tumbuh kembang anak dari Rutgers University in New Brunswick, New Jersey, Amerika Serikat, selain sudah bisa menghitung angka 1-10, pertumbuhan anak umur 3 tahun juga membuat si Buah Hati mulai mengenal konsep penambahan atau pengurangan. Nah, Bunda dapat mengajarkan hal ini melalui kegiatan sehari-hari.

Misalnya, saat si Buah Hati sedang menikmati buah apel. Letakkan beberapa irisan apel di atas piring, lalu ajak si Buah Hati menghitung jumlahnya. Sekarang, minta ia untuk melahap satu atau dua irisan apel. Setelah itu bantu ia menghitung kembali jumlah apel yang tersisa. Cara ini bisa mengenalkan Si Buah Hati tentang konsep pengurangan.

Untuk mengajarkan konsep penambahan, Bunda dapat menambahkan beberapa irisan apel lagi di atas piring, lalu ajak si Buah Hati menghitung kembali jumlah apelnya.

 

Stimulasi Tepat Pertumbuhan Anak 3 Tahun

Agar lancar dalam belajar calistung, Bunda bisa memberikan stimulasi yang tepat agar ia bersemangat untuk belajar. Berikut ini stimulasi yang bisa diberikan yang sesuai dengan perkembangan dan pertumbuhan anak 3 tahun.

Bermain

Anak usia prasekolah, terutama yang berusia 3-4 tahun, sangat suka bermain.  Tentu saja, bermain bagi mereka tak hanya untuk bersenang-senang, tapi juga untuk belajar dan mengeksplorasi perasaan terhadap teman-teman bermainnya.

Karena si Buah Hati pada usia ini senang bermain pura-pura, maka Bunda dapat memanfaatkan kondisi ini untuk menyelipkan pelajaran calistung. Misalnya, membuat ia berpura-pura menjadi kasir dan harus menghitung uang yang Bunda berikan saat membayar belanjaan.

Menjawab rasa penasaran

Perkembangan dan pertumbuhan anak 3 tahun membuat si Buah Hati punya rasa penasaran yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya. Tak heran ia akan banyak bertanya apa, mengapa, siapa, kapan, dan bagaimana dengan bahasanya sendiri.

Bunda bisa menjawab berbagai pertanyaan rasa penasaran ini dengan menyelipkan tentang calistung. Misalnya saat si Buah Hati bertanya, “Kok pohon pisang tapi nggak ada pisangnya?” Bunda bisa menjelaskan jawabannya lalu ditutup dengan, “Ada berapa sih pohon pisang di situ? Yuk hitung sama-sama Bunda!”

Bernyanyi

Buah hati pada usia ini senang mendengarkan musik dan membuat suara dengan cara memainkan alat musik dan bernyayi. Bunda bisa mengajaknya berkaraoke dengan menonton video-video lagu anak-anak yang menampilkan liriknya. Sambil bernyanyi bersama, minta ia menyebutkan huruf-huruf yang terlihat di layar televisi.

Membaca buku

Kegiatan lain yang disukai oleh si Buah Hati usia 3 tahun adalah membaca buku bersama Bunda. Karena ia senang melakukan segala sesuatu yang menstimulasi panca indranya, maka pilihkan buku sensori yang memiliki suara, tekstur, dan gambar dengan warna-warna cerah. Bunda dapat menyelipkan belajar calistung sambil membaca buku tersebut bersama si Buah Hati.

Dalam mendukung proses belajar baca, tulis, dan berhitung si Buah Hati, tentunya ia juga membutuhkan nutrisi yang cukup bagi perkembangan otaknya. Untuk itu, Bunda disarankan memberikan Si Buah Hati makanan bernutrisi lengkap dan seimbang.

Lengkapi pemenuhan kebutuhan nutrisinya dengan memberikan Dancow 3+ Nutritods adalah susu bubuk yang diformulasikan untuk anak dan keluarga Indonesia dengan kandungan 0 gr sukrosa, tinggi zat besi dan zink, minyak ikan, Omega-3 dan Omega- 6, dan tinggi Vitamin A dan C serta Lactobacillus rhamnosus. Oleh karena itu, yuk, Bunda, bantu lindungi langkah eksplorasi Si Buah Hati!

Nah, semoga cara stimulasi pertumbuhan anak 3 tahun di atas dapat Bunda terapkan untuk mendukung proses belajarnya. Satu hal yang perlu diingat, pastikan buah hati belajar sesuai dengan kemampuan di usainya saat ini. Dengan begitu, Bunda dapat mendukung Si Buah Hati tumbuh dan berkembang dengan optimal.