Stimulasi

Pentingnya Mengenal Warna Pada Anak Usia Dini

18-10-2022

Pentingnya Mengenal Warna Pada Anak Usia Dini

Saat si Buah Hati memasuki usia toddler dan prasekolah, ada begitu banyak hal menarik yang dapat ia pelajari, salah satunya adalah mengenal warna. Walaupun saat bayi ia hanya tertarik pada warna-warna primer, tapi saat usianya bertambah, ada banyak warna yang bisa akan menarik perhatiannya. Belajar mengenal warna pada anak usia dini sering dikaitkan dengan perkembangan kognitifnya. Apa saja manfaat yang bisa didapatkan si Buah Hati dengan mengenal warna?

Manfaat Mengenal Warna pada Anak Usia Dini

Saat si Buah Hati sudah memasuki usia toddler, Anda sudah bisa memaparkannya dengan berbagai warna karena ia akan mulai belajar membedakan warna saat usia 18 bulan. Dengan ada begitu banyaknya warna, perlu Bunda pahami bahwa kemampuan mengenal warna pada anak usia dini akan butuh waktu untuk berkembang. Ada anak yang belajar lebih cepat dan ada yang lebih lambat, sehingga kemungkinan akan berlangsung sampai ia masuk usia prasekolah dan belajar di TK.

Mengapa Bunda sudah didorong untuk mengajarkan si Buah Hati untuk mengenal warna pada anak usia dini? Karena dapat memberi manfaat-manfaat berikut ini:

  • Mengenal warna menjadi fondasi untuk belajar matematika. Saat ia dapat mengelompokkan benda-benda berdasarkan warna, maka ia belajar untuk berpikir logis. Selain itu, saat belajar mengenali warna, ia juga belajar mengenali pola. Hal ini merupakan dasar-dasar yang baik untuk mempelajari matematika.
  • Nama-nama warna tergolong kata-kata yang dipelajari si Buah Hati paling awal karena menggunakan warna menjadi cara paling mudah dalam mendeskripsikan sesuatu. Karena itu, belajar membedakan warna dan nama-namanya dapat membantu memperkaya kosakatanya.
  • Belajar mengenal warna pada anak usia dini membuat ia lebih cepat memahami makna yang terkandung di sebuah warna jika dihubungkan ke sebuah benda atau kondisi. Misalnya, warna merah di lampu lalu lintas berarti berhenti, sedangkan jika melihat air berwarna cokelat berarti air yang kotor.

Baca Juga: Tahapan Tumbuh Kembang dan Pentingnya Masa Usia Toddler

Manfaat Warna bagi Tumbuh-Kembang si Buah Hati

Tak hanya eksplorasi warna untuk anak yang memberi banyak manfaat, tapi warna sendiri ternyata juga berperan dalam proses tumbuh-kembangnya. Para ahli perkembangan anak menilai bahwa warna dapat memberi pengaruh kepada perilaku dan emosinya. Sebuah penelitian menunjukkan hasil kalau anak laki-laki akan berperilaku baik saat beraktivitas di ruangan dengan warna-warna cerah, sementara anak perempuan akan bersikap manis dan baik di ruangan yang dindingnya memiliki warna-warna lembut.

Jika dikaitkan dengan emosi, maka anak prasekolah dipercaya dapat mengasosiasikan sebuah warna dengan emosi. Hasil sebuah penelitian yang diadakan kepada anak-anak berusia tiga tahun menyebutkan bahwa mereka mencocokkan warna kuning dengan gambar orang yang sedang tersenyum dan mencocokkan warna biru dengan gambar orang yang sedang bersedih. Ini bisa Bunda manfaatkan untuk mengubah mood dan emosinya dengan pilihan warna yang tepat di pakaian atau mainannya.

Warna juga dapat membantu perkembangan kognitif si Buah Hati, yang mencakup melihat, memperhatikan, mengingat, memikirkan, dan mengerti tentang sesuatu yang ia pelajari. Warna yang tepat akan membantu meningkatkan perhatiannya saat ia sedang belajar. Warna merah, oranye, dan kuning disebut sebagai warna yang paling pas untuk membantu meningkatkan perhatiannya kepada pelajaran dan menstimulasinya untuk aktif belajar. Sedangkan warna biru dipercaya dapat membantu si Buah Hati mengingat kembali hal-hal yang telah dipelajarinya.

Mengajarkan si Buah Hati untuk Mengenal Warna

Cara termudah untuk mengenal warna pada anak usia dini adalah dengan menggunakan benda-benda yang ditemuinya sehari-hari dan tentu saja dengan bermain. Beberapa tip berikut bisa Bunda terapkan dalam mengajarkan ia mengenal warna:

  • Mulailah dari warna-warna primer terlebih dahulu, yaitu merah, biru, dan kuning, karena warna-warna inilah yang paling menarik perhatian si Buah Hati usia toddler.  Ajarkan juga tentang warna hitam dan putih. Fokus terlebih dahulu kepada warna-warna ini baru ajarkan warna sekunder dan tersier.
  • Hindari memaksa si Buah Hati belajar beberapa warna sekaligus, cukup ajarkan ia mengenal satu warna dalam seminggu. Pastikan ia sudah paham tentang warna tersebut baru Bunda ajarkan warna yang lain.
  • Gunakan perlengkapan pembantu. Mengajarkan mengenal warna pada anak usia dini menggunakan benda-benda yang ada di rumah dan lingkungan sekitar bisa dilakukan pada toddler, sedangkan untuk si Buah Hati usia prasekolah, Bunda bisa menggunakan perlengkapan seperti buku mewarnai, flash card, atau mainan sensori berwarna.
  • Selipkan belajar tentang warna di aktivitas sehari-hari. Misalnya, pilih baju warna biru untuk dipakai hari ini, menyebutkan warna-warna aneka buah yang ada di wadah di atas meja, atau menunjuk bunga warna merah yang tumbuh di taman.

Bantu proses belajar si Buah Hati dalam mengenal warna dengan memastikan ia mendapat asupan gizi yang lengkap dan seimbang sehari-hari. Untuk itu, jangan lupa untuk melengkapi kebutuhan gizinya dengan memberikan susu DANCOW 1+ Imunutri.

Susu bubuk ini diformulasikan untuk mendukung daya tahan tubuh toddler Indonesia usia 1-3 tahun, agar ia bebas bereksplorasi dan tumbuh percaya diri. DANCOW 1+ Imunutri memiliki 0 gr sukrosa serta tinggi kandungan Vitamin C dan zink, tinggi kalsium, protein, Vitamin D serta, minyak ikan (DHA), zat besi, omega-3 dan omega-6, dan Lactobasillus rhamnosus.

Mengetahui pentingnya mengenal warna pada anak usia dini dan manfaat warna bagi tumbuh-kembang si Buah Hati akan membantu Bunda mengajarkan mengenal warna dengan cara yang tepat dan efektif.