Parenting

5 Cara Tetap Kompak dengan Si Buah Hati di Masa Penyapihan

04-11-2020

Bagaimana Cara Tetap Kompak dengan Si Kecil di Masa Penyapihan?

Memasuki masa perkembangan anak usia toddler, Si Buah Hati makin aktif bereksplorasi. Untuk mendukung kegiatan eksplorasinya, tentu Si Buah Hati membutuhkan asupan gizi yang cukup.

Ini tidak hanya dapat dipenuhi dari ASI saja, tapi juga beragam makanan bergizi. Namun, ketika produksi ASI mulai menurun, mungkin Bunda mulai mempertimbangkan kapan waktu yang tepat untuk menyapih Si Buah Hati.

Menyapih Si Buah Hati bisa jadi memiliki tantangan sendiri untuk Bunda. Di satu sisi, mungkin Bunda tidak ingin melepaskan momen bonding bersama Si Buah Hati saat menyusui. Namun, menyapih bukanlah menghilangkan bonding, melainkan momen awal mempererat ikatan dengan cara yang berbeda.

Pada tahap perkembangan anak di usia toddler, kehangatan bersama Si Buah Hati masih dapat diciptakan lewat beberapa aktivitas berikut ini, sehingga masa penyapihan dapat berjalan dengan menyenangkan.

1. Buat Momen Minum Susu Lebih Hangat

Bunda dapat mengusap rambutnya ketika memberikan susu kepada Si Buah Hati, dan memeluknya ketika ia menghabiskan susunya. Kemudian, Bunda dapat menyelimuti Si Buah Hati dan memberikan kecupan hangat sebelum tidur.

Untuk pilihan susu pertumbuhan anak usia 1-3 tahun, Bunda dapat memberikan Si Buah Hati Susu DANCOW 1+ Nutritods. Ini merupakan produk susu yang diformulasi untuk anak Indonesia usia toddler 1-3 tahun, dengan kandungan 0 gram sukrosa, tinggi kalsium & protein, minyak ikan, omega 3 & 6, serat pangan inulin dan mikronutrien lainnya, serta Lactobacillus rhamnosus.

2. Memijat Si Buah Hati dengan Lembut

Menurut Dr. Ann Critz, spesialis tumbuh kembang anak dari Emory University School of Medicine, Atlanta, Kanada, menyentuh Si Buah Hati sesering mungkin bisa membantu mempererat bonding antara Bunda dan buah hati.

Selain membuat Si Buah Hati merasa nyaman, pijatan juga membantu tubuh Si Buah Hati berkembang secara optimal. Tak hanya itu, batin Bunda dan Si Buah Hati juga menjadi lebih erat berkat sentuhan hangat dan lembut lewat pijatan. 

3. Membacakan Buku Cerita

Aktivitas ini juga dapat menjadi momen spesial antara Bunda dan Si Buah Hati. Membaca dapat membantu Si Buah Hati mengenal suara, kata-kata, dan bahasa. Itulah sebabnya membaca sangat penting dalam perkembangan anak usia toddler. Selain itu, aktivitas membaca juga dapat meningkatkan kinerja otak Si Buah Hati serta merangsang rasa ingin tahunya.

4. Sering Mengajak Si Buah Hati Mengobrol

Berbagi cerita dengan Si Buah Hati setiap hari dapat membantu Bunda dan Si Buah Hati saling memahami. Sesingkat apa pun waktu yang Bunda habiskan dengan Si Buah Hati akan membantu mempererat hubungan Bunda dengan Si Buah Hati. 

Si Buah Hati bisa jadi belum pandai bercerita dengan baik. Namun, Bunda dapat menstimulasinya dengan menanyakan seputar hal menarik yang ia temukan setiap harinya, dengan menggunakan kalimat sederhana.

5. Jalan-Jalan Berdua dengan Si Buah Hati

Cara ini cukup efektif untuk menumbuhkan kembali ikatan antara Bunda dan Si Buah Hati saat masa penyapihan dimulai. Buatlah agenda jalan-jalan dengan destinasi yang ramah anak.

Dalam perkembangan anak usia toddler, menyapih adalah bagian dari tahapan tumbuh kembang Si Buah Hati. Bunda bisa mendukung tumbuh kembangnya selama masa penyapihan dengan memenuhi asupan nutrisinya dan dukung Si Buah Hati bebas bereksplorasi.