Stimulasi

5 Stimulasi untuk Perkembangan Anak Toddler Sambil Membaca Dongeng Aku Dan Kau

01-09-2021

5 Stimulasi untuk Perkembangan Anak Toddler Sambil Membaca Dongeng Aku Dan Kau

Bunda, ada banyak manfaat dari membacakan dongeng anak kepada Si Buah Hati usia Toddler. Salah satunya adalah mendukungnya memiliki kecerdasan dan kemampuan bahasa yang lebih baik sejak usia dini. Inilah mengapa menurut sebuah penelitian, orang tua didorong untuk mulai membacakan buku kepada anak-anak sedini mungkin, lebih cepat lebih baik.

Si Buah Hati usia Toddler memang belum bisa membaca sendiri buku dongeng anak. Namun, ada banyak aktivitas seru yang bisa Bunda lakukan sembari mengajak Si Buah Hati membaca buku Dongeng Aku Dan Kau untuk membuatnya tertarik dengan kegiatan membaca. Aktivitas ini berfungsi sebagai stimulasi untuk mendukung perkembangan Si Buah Hati usia Toddler. Yuk, simak apa saja aktivitas yang bisa Bunda lakukan di rumah.

  1. Biarkan Si Buah Hati Memilih Dongeng Sendiri

DANCOW menghadirkan 15 seri dongeng asli Indonesia yang menghadirkan berbagai cerita menarik untuk Si Buah Hati seperti “Kancil dan Kerbau”, “Balas Budi Sang Rusa”, “Keong Kecil dan Rumahnya”, dan masih banyak lagi. Saat tiba waktunya membaca dongeng, Bunda bisa meminta Si Buah Hati menunjuk dongeng mana yang jadi favoritnya untuk dibaca bersama.

image

 

2. Mendongeng dengan Suara Nyaring dan Ekspresif

image

Untuk mendukung perkembangan anak usia 1 tahun, penting bagi Bunda untuk membacakan dongeng dengan nyaring. Saat membacakan buku dongeng anak dengan nyaring untuk Si Buah Hati, ia akan belajar mengenali huruf serta memahami konsep bahwa apa yang tertulis mewakili kata-kata yang Bunda ucapkan. Inilah mengapa membacakan buku dengan nyaring juga mempengaruhi kemampuan membaca Si Buah Hati di kemudian hari. Selain dibaca dengan nyaring, Bunda juga bisa mengekspresikan suara-suara atau cerita dengan lebih menarik agar Si Buah Hati jadi lebih terhibur.

Baca Juga: Cara Mendidik Anak yang Baik agar Suka Baca Buku

 

3. Mendongeng Kreatif dengan Memanfaatkan Benda di Rumah

image

Sambil menceritakan dongeng anak, Bunda juga bisa lho memanfaatkan benda-benda yang ada di rumah agar kegiatan mendongeng jadi lebih seru. Misalnya menggunakan boneka Si Buah Hati untuk memainkan karakter-karakter yang ada di dalam dongeng. Selain membuat waktu mendongeng jadi lebih menarik untuk Si Buah Hati, berbagai penelitian menunjukkan bahwa permainan semacam ini menstimulasi perkembangan bahasa anak.

 

4. Mewarnai Karakter yang Ada di Buku Dongeng Aku Dan Kau 

image

Membaca dongeng anak sambil mewarnai juga bisa jadi salah satu stimulasi menarik untuk Si Buah Hati. Jika membacakan dongeng membantu menstimulasi perkembangan bahasa, maka mewarnai akan membantu meningkatkan kemampuan motorik dan fokus Si Buah Hati.

 

5. Ajak Si Buah Hati Mengulang Kata-Kata di Buku Dongeng

image

Agar Si Buah Hati semakin mengenal kata-kata dan mengasah kemampuan membaca, Bunda bisa mengajak Si Buah Hati mengulang kata-kata yang diucapkan saat mendongeng, ya. Tunjukkan kata yang Bunda baca lalu mintalah Si Buah Hati pelan-pelan mengulang kata-kata tersebut.

Jadikan membaca dongeng anak sebagai tradisi yang tak ternilai bagi Bunda dan Si Buah Hati tercinta, yuk. Supaya kegiatan mendongeng di rumah semakin menyenangkan, jangan lupa untuk mengumpulkan 15 seri Dongeng Aku Dan Kau dari DANCOW yang bisa Bunda dapatkan dengan membeli DANCOW 1+/3+/5+ Nutritods ukuran 800g atau 1kg bertanda khusus, ya. Bunda juga bisa mengajak Si Buah Hati untuk melakukan berbagai aktivitas seru yang bisa diakses dari halaman Dongeng Aku Dan Kau seperti berkenalan dan mewarnai karakter dongeng favorit Si Buah Hati, serta mengikuti kompetisi mendongeng.

Agar stimulasi yang diberikan lewat membacakan dongeng anak dapat diterima Si Buah Hati secara optimal, Bunda juga perlu memastikan Si Buah Hati terlindungi dan kebutuhan nutrisinya terpenuhi. DANCOW 1+ Nutritods dengan 0 gram sukrosa, Lactobacillus rhamnosus, Omega 3 & 6, Minyak Ikan, Vitamin C & D, Zat Besi, Zink, dan nutrisi penting lainnya membantu memenuhi kebutuhan nutrisi Si Buah Hati. Dengan nutrisi seimbang serta stimulasi tepat, Bunda mendukung perkembangan Si Buah Hati usia Toddler sejak dini yang lebih optimal.